Personal Development

Berpikir Kreatif adalah Penunjang Produktivitas, Simak 7 Tips Ini

Sudah membaca artikel sebelumnya mengenai alasan kreativitas adalah hal penting dalam bekerja? Setelah memahami apa itu berpikir kreatif dan mengapa penting dalam bekerja, kali ini kita akan bahas bagaimana tips berpikir kreatif. Lagi-lagi ketika kita membicarakan pekerjaan dan karir, tidak bisa terlepas dari produktivitas bukan? Nah, produktivitas itu bisa kita capai apabila kita mampu berpikir kreatif agar pekerjaan yang dilakukan bisa lebih efektif dan efisien! Yap, berpikir kreatif adalah penunjang produktivitas. Simak yuk 7 tips ini…

Berpikir Kreatif adalah Penunjang Produktivitas, Simak 7 Tips Ini

Kreativitas adalah sebuah kemampuan. Sehingga, sangat mungkin untuk berlatih meningkatkan kreativitas. Setidaknya, ada 7 tips yang bisa kamu lakukan agar dapat berpikir kreatif, yaitu:

1. Pelajari Hal-Hal di Luar Comfort Zone

Seiring waktu, orang-orang akan membaca dan mempelajari hal-hal yang semakin spesifik. Umumnya, orang akan mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan industri atau bidang kerjanya. Tentu saja hal ini tidak salah. Tapi, kalau kamu ingin menjadi kreatif, hal ini saja tidak cukup.

Kamu perlu mempelajari hal lain di luar industri atau bidang yang kamu geluti. Dengan begitu, kamu bisa melihat sesuatu secara luas dan kemampuan elaborasi yang lebih baik. Sehingga, kamu bisa menghadirkan solusi atau gagasan yang mungkin belum terpikirkan sebelumnya.

2. Buat Tulisan Bebas 500 Kata

Cobalah untuk membuat tulisan bebas sepanjang 500 kata, atau lebih, atau kurang. Pada dasarnya, cobalah untuk menulis. Kamu bisa menulis berbagai hal yang terlintas di pikiran. Tanpa harus memilih topik tertentu, tanpa harus memberi judul, tanpa dikurasi, dan yang terpenting, tanpa menilai diri sendiri.

Terlepas apakah kamu seorang penulis atau bukan, menulis adalah cara terbaik mengurai ide di kepala. Bahkan, bisa jadi kamu menemukan ide yang menarik yang tidak terpikirkan olehmu sebelumnya. Cobalah untuk menulis, setidaknya 500 kata setiap kali kamu merasa butuh kreativitas.

3. Menonton Film di Bioskop

Menonton film merupakan sebuah hiburan tersendiri. Apalagi jika Anda menyaksikannya langsung di bioskop. Cobalah untuk menonton film di bioskop alih-alih menonton dari layar kecil di rumah atau bahkan di ponsel. Menonton film di bioskop mampu memberikan pengalaman yang unik. 

Layar besar, suara yang melingkupi, kursi yang nyaman atau tidak nyaman, dan bahkan aroma popcorn dapat memberikan rangsangan sensori yang menarik. Cobalah untuk menonton film di bioskop dan sadari bagaimana perasaan dan pikiranmu setelahnya.

4. Ciptakan Suasana Baru

Suasana yang monoton membuat pikiran juga cenderung monoton. Karena itu, tidak ada salahnya menciptakan suasana baru sesekali. Misalnya dengan melewati jalan pulang kantor yang berbeda, berjalan kaki, mengganti menu makanan menjadi lebih sehat, atau berkenalan dengan orang baru.

Perubahan-perubahan kecil dapat merangsang kemampuan berpikir kreatif seseorang. Kamu juga bisa mencoba mengobrol dengan orang baru atau teman lama. Biasanya, ada banyak hal menarik atau perspektif baru yang bisa kamu dapatkan dari percakapan tersebut.

5. Luangkan Waktu untuk Melamun

Banyak orang menganggap bahwa melamun adalah sesuatu yang tidak produktif. Padahal, salah satu kunci kreativitas adalah menyediakan waktu untuk melamun. Anda bisa melamun sebentar setiap harinya. Misalnya pada saat menaiki angkutan umum, beberapa waktu sebelum berangkat kerja, atau sedikit waktu sebelum tidur di malam hari.

Kamu mungkin menyadari bahwa kamu mengonsumsi media sosial terlalu banyak. Tidak ada salahnya memiliki sosial media dan mengonsumsinya secara cukup. Namun, cobalah untuk menukar beberapa waktu yang kamu gunakan di sosial media dengan waktu untuk melamun. Dalam beberapa waktu, kamu akan merasakan perbedaannya.

6. Latihan Brainstorming dengan “Ideas Dump”

Salah satu cara menarik untuk mengasah kreativitas adalah dengan melakukan brainstorming. Sediakan sebuah kertas dan alat tulis, kemudian tuliskan semua ide yang terlintas di kepala. Saat melakukan latihan ini, pastikan kamu tidak mengedit idemu terlebih dahulu.

Asumsikan bahwa semua ide yang kamu punya adalah ide yang bagus dan menarik. Cara ini juga bisa dilakukan saat mencari solusi dalam skala tim atau organisasi. Semakin banyak ide yang dikeluarkan, maka akan semakin kreatif dan unik gagasan yang muncul.

7. Bayangkan Tiga Kemungkinan dan Solusinya

Banyak inovator memulai pemikiran kreatifnya dengan mengambil kejadian yang telah berlalu, mempertanyakan hal tersebut, kemudian memberikan sudut pandang baru pada kejadian tersebut. 

Sebagai contoh, Steve Job memulai inovasinya dalam bidang ponsel dengan mempertanyakan satu pertanyaan sederhana:

“Apa yang bisa kita lakukan untuk membuatnya lebih baik atau bahkan menjadi terbaik?”

Teknik ini juga bisa kamu gunakan untuk mengasah kemampuan berpikir kreatif. Salah satu cara paling umum adalah dengan mempertanyakan tiga hal berikut ini:

  1. Apa yang terjadi jika diubah (objek, sistem, relasi sosialnya, dsb.)?
  2. Apa yang dapat diubah atau ditingkatkan supaya bisa digunakan selama 10 tahun lebih?
  3. Apa yang bisa dikembangkan jika ada dana investasi sebesar 1M?

Tiga pertanyaan tersebut tidak bersifat kaku, kamu bisa menyesuaikannya dengan kondisi dan kebutuhan yang kamu hadapi. Cobalah berlatih dengan cara ini beberapa kali, dan kamu akan melihat bahwa kamu menjadi lebih kreatif dari sebelumnya.

Nah, itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar menjadi orang yang kreatif. Meski terlihat sederhana, kreativitas adalah salah satu kunci penting dalam karier. Jika kamu bisa menjadi orang yang kreatif, maka kamu akan memiliki nilai tambah dibandingkan kandidat atau karyawan lainnya. Sehingga, peluang untuk jenjang karier yang lebih baik akan menjadi lebih besar.

Referensi

https://www.thebalancecareers.com/creative-thinking-definition-with-examples-2063744

https://www.topuniversities.com/blog/5-ways-improve-your-creative-thinking

https://www.inc.com/jason-surfrapp/6-ways-to-boost-your-creative-thinking.html

Runa Aviena

Runa is a Freelance Content Writer at Paradigm. Also, Runa is a housewife with bipolar disorder. She loves to write and see the world from different perspective. Tell her your story, she won't judge you!

Recent Posts

Pelatihan Komunikasi Efektif: Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Hubungan dengan Pelanggan

Sebagai pekerja di suatu perusahaan, kita diharuskan untuk bisa bekerja baik secara individual maupun berkelompok,…

4 weeks ago

Menguasai Seni Penjualan: Membuka Kesuksesan dengan Sales Training Program

‘Penjualan adalah seni!’ Sebagian mengatakannya seperti itu. Memang dimana letak seninya? Kemampuan dasar dari menjual…

2 months ago

Mastering the Language of Success: How an English for Business Course Can Enhance Your Career

While attending a conference in downtown Jakarta recently, I had the opportunity to meet and…

2 months ago

Dari Baik Menjadi Unggul: Bagaimana Pelatihan Service Excellence Meningkatkan Kinerja Perusahaan

Pelanggan merupakan salah satu aset penting dalam suatu usaha, baik yang bergerak dibidang produksi barang…

2 months ago

Tingkatkan Kualitas Pemimpin, Pakuwon Jati Adakan Excellent Leadership Training

Setelah sukses menyelenggarakan Sales Training dalam rangka menghadapi event Expo Pakuwon, training untuk Pakuwon Jati…

6 months ago

Persiapan Expo, Pakuwon Jati Gaet PARADIGM adakan Sales Training

Dalam rangka memperkuat kemampuan tim sales, Pakuwon Jati menggaet PARADIGM sebagai vendor pelatihan untuk menyelenggarakan…

6 months ago