Image: Jeshoot.com for Unsplash
Pernah tidak sih kamu merasa stuck dalam pekerjaan? Membandingkan karir yang sedang kamu jalani dengan yang dijalani orang lain? Misalnya nih, dengan teman seangkatan di sekolah dulu yang sekarang sudah berkarir di perusahaan multinasional dengan gaji dua digit, atau dengan teman kuliah yang sudah menjadi influencer terkenal. Hmm… Bisa jadi, perasaan itu kamu alami karena diri kamu belum memiliki self-awareness! Padahal, self-awareness sangat penting dimiliki seseorang untuk mencapai kesuksesan, salah satunya dalam dunia karir.
Daftar Isi
Sederhananya, self-awareness adalah wawasan tentang diri sendiri dan penilaian tentang apa yang berarti bagi kita dalam hidup. Wawasan tersebut mencakup tentang apa yang disukai dan tidak disukai, kemampuan mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan, tahu tentang minat, potensi, nilai, motivasi, serta emosi diri.
Dalam psikologi, self-awareness ini merupakan salah satu konsep yang populer, loh! Dalam ranah pengembangan karir, konsep ini juga sangat penting. Memangnya apa sih pentingnya diri kita memiliki self-awareness dalam berkarir?
Pertama, setiap individu itu unik, memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tapi tidak semua orang sadar akan kelebihannya. Kamu belum tahu kelebihan dan kekuranganmu? Coba deh cari tahu menggunakan analisis SWOT!
Sebagian dari kita ada yang memiliki kelebihan misalnya dalam suara. Kalau kita sudah punya self-awareness, kelebihan tersebut bisa diasah menjadi skill yang punya peluang bagus di dunia professional. Singer, voice over talent, dan dubber adalah contoh profesi yang bisa dipilih untuk kesuksesan karir bagi kita yang punya kelebihan dalam suara. Tentunya dengan terus berlatih untuk memaksimalkan skillnya, ya!
Kedua, self-awareness penting agar tahu apa motivasi kita dalam berkarir. Motivasi ada dua jenis: internal dan eksternal. Sebanyak apapun motivasi eksternal yang kita dapat misalnya dari membaca buku motivasi, hadir dalam seminar motivasi atau membaca quotes motivasi yang bertebaran di internet, tidak akan berguna kalau kita tidak punya motivasi yang berasal dari dalam diri sendiri.
Dalam berkarir, kita perlu menyadari apa yang memotivasi kita. Ada yang motivasi terbesarnya adalah sosial sehingga memilih bekerja di NGO. Ada yang motivasi terbesarnya adalah kebebasan dalam mengatur waktu bekerja sehingga memilih bekerja sebagai freelancer. Ada pula yang prioritasnya adalah potensi pendapatan. Wajar kalau kita punya motivasi yang berbeda dari orang lain.
Karena itulah, self-awareness sangat penting untuk menyelaraskan tujuan pribadi dengan jalur karir kita. Dengan begitu, kita bisa mendapatkan energi yang besar untuk mencapai tujuan dan bertahan dari segala kesulitan yang ditemui dalam perjalanan berkarir.
Ketiga, self-awareness dalam hal menyadari kelebihan dan kekurangan membantu kita mencapai kepuasan dalam berkarir. Menyadari kekurangan bukan berarti menjadi alasan untuk menyerah dalam segala hal, ya! Punya self-awareness dalam hal keterbatasan diri membantu kita menemukan profesi yang sesuai agar mencapai kepuasan dalam berkarir. Sebagian dari kita ada yang ahli dalam seni namun memiliki keterbatasan dalam perhitungan akuntansi. Sebagian lagi justru sebaiknya.
Sekarang coba bayangkan, ada seorang seniman yang dipaksa bekerja sebagai akuntan, setiap hari Ia harus berkutat dengan angka. Apa yang terjadi? Ia bisa menjadi tidak produktif dan tidak mencapai kepuasan dalam bekerja. Ia terjebak dalam rutinitas yang membuatnya tidak bahagia, tidak produktif dan tidak berkembang. Bukankah seharusnya bekerja adalah tentang mengembangkan diri?
Terakhir, self-awareness penting agar kita sadar bahwa berkarir adalah tentang berkontribusi. Kita menggunakan keterampilan untuk melibatkan diri dan berkontribusi dalam mencapai tujuan bersama perusahaan. Bukan hanya untuk bekerja 9 to 5, 6 hari dalam sepekan seperti robot.
Louis Altman, seorang konsultan organisasi mengatakan bahwa saat kita memiliki self-awareness, kita dapat menggunakan imajinasi dan intuisi dalam menyelesaikan tugas. Bukan hanya mengandalkan metode dari Standar Operating Procedure (SOP) yang kaku. kita akan lebih fokus untuk berkontribusi daripada mengeluh dan mengkritik selama bekerja.
Baca Juga : Pekerjaan Bikin Overthinking? Simak 5 Tips Pemecahan Masalah Ini…
Nah, untuk memahami seberapa jauh self-awareness dalam dirimu, coba cek dalam 4 pola ini…
Kesimpulannya, dengan memahami pentingnya self-awareness ini, kamu tidak akan lama-lama membiarkan perasaan seperti stuck dalam karir ataupun merasa inferior. Kamu sadar bahwa kamu punya tujuan sendiri yang mungkin berbeda dari orang lain. Tapi justru jadi lebih fokus dan semangat, serta menikmati setiap proses yang dijalani dalam mencapai tujuan tersebut.
Chikwema, Ennie Chipembere. 2019. Self-awareness and its Importance in Leading your Life and achieving Career Goals – enniecareercoach (ennielifecoach.com)
Tucker, Kristine.Why Is Understanding Yourself Important in Your Career Development? (chron.com)
Sebagai pekerja di suatu perusahaan, kita diharuskan untuk bisa bekerja baik secara individual maupun berkelompok,…
‘Penjualan adalah seni!’ Sebagian mengatakannya seperti itu. Memang dimana letak seninya? Kemampuan dasar dari menjual…
While attending a conference in downtown Jakarta recently, I had the opportunity to meet and…
Pelanggan merupakan salah satu aset penting dalam suatu usaha, baik yang bergerak dibidang produksi barang…
Setelah sukses menyelenggarakan Sales Training dalam rangka menghadapi event Expo Pakuwon, training untuk Pakuwon Jati…
Dalam rangka memperkuat kemampuan tim sales, Pakuwon Jati menggaet PARADIGM sebagai vendor pelatihan untuk menyelenggarakan…