{"id":12655,"date":"2019-08-14T14:54:58","date_gmt":"2019-08-14T14:54:58","guid":{"rendered":"http:\/\/www.paradigm-education.com\/?p=12655"},"modified":"2022-12-20T09:16:21","modified_gmt":"2022-12-20T02:16:21","slug":"simpati-dan-empati-rekan-kerja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/","title":{"rendered":"Antara Simpati dan Empati pada Rekan Kerja, Apa Manfaatnya?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12pt;\">Ada sebuah kalimat menginspirasi dari World Teams Motto, \u201cSebuah tim balap yang hebat bisa beroperasi dengan 4 otak, 8 kaki, 8 lengan\u2026 dan satu hati\u201d. Ini bisa diartikan, walaupun berjalan dengan <a href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/profesionalisme-adalah-kunci-kesuksesan\/\">profesional<\/a> sebuah tim tidak akan berjalan dengan maksimal tanpa adanya satu hati atau koneksi pribadi atau kedekatan antara tim. Atau saat kamu menyukai seseorang dan seseorang itu menyukaimu, kamu tentu saja akan melakukan hal positif lebih banyak dan berusaha lebih keras agar bisa mencapai tujuan, salah satunya dengan memberikan simpati dan empati, iya kan?<\/span><\/p>\n<p><!--more--><span style=\"color: initial; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12pt;\">Untuk bisa mencapai suatu kinerja yang besar, kamu membutuhkan simpati empati yang bisa kamu lihat dari sudut pandang orang lain, artinya bukan hanya mengandalkan sudut pandang diri sendiri. Apalagi bila kamu sedang berusaha untuk mencapai tingkatan kerja yang sangat besar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12pt;\">Saat dalam proses penyelesaian, ada yang mengomentari pekerjaanmu dengan sangat buruk, hal tersebut akan sangat menyebalkan bukan? Kamu membutuhkan empati yang lebih baik. Namun sebelumnya kamu juga harus bisa berempati pada orang lain agar bisa memandang suatu hal dengan sudut pandang yang berbeda. Dalam perusahaan misalnya, bila kamu sangat ingin memiliki hubungan baik dengan kolega, klien, atau pelanggan, kamu hanya perlu berempati dengan apa yang mereka rasakan.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_55 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title \" >Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/#Memahami_Simpati_dan_Empati\" title=\"Memahami Simpati dan Empati\">Memahami Simpati dan Empati<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/#Manfaat_Memiliki_Simpati_dan_Empati_di_Tempat_Kerja\" title=\"Manfaat Memiliki Simpati dan Empati di Tempat Kerja\">Manfaat Memiliki Simpati dan Empati di Tempat Kerja<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3'><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/#1_Rasa_Simpati_dan_Empati_Membuat_Anda_Lebih_Mengenal_Rekan_Kerja\" title=\"1. Rasa Simpati dan Empati Membuat Anda Lebih Mengenal Rekan Kerja\">1. Rasa Simpati dan Empati Membuat Anda Lebih Mengenal Rekan Kerja<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/#2_Mempercepat_Adaptasi_dengan_Lingkungan_Kantor\" title=\"2. Mempercepat Adaptasi dengan Lingkungan Kantor\">2. Mempercepat Adaptasi dengan Lingkungan Kantor<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/#3_Melatih_Diri_Menjadi_Pemimpin_yang_Baik\" title=\"3. Melatih Diri Menjadi Pemimpin yang Baik\">3. Melatih Diri Menjadi Pemimpin yang Baik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/#4_Mendapat_Dukungan_dari_Rekan_Kerja_dan_Atasan\" title=\"4. Mendapat Dukungan dari Rekan Kerja dan Atasan\">4. Mendapat Dukungan dari Rekan Kerja dan Atasan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/#5_Meninggalkan_Jejak_Baik_di_Perusahaan\" title=\"5. Meninggalkan Jejak Baik di Perusahaan\">5. Meninggalkan Jejak Baik di Perusahaan<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Memahami_Simpati_dan_Empati\"><\/span><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12pt;\">Memahami Simpati dan Empati<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Lalu bagaimana caramu berempati pada rekan kerja? Hmm&#8230; Kamu perlu tahu dulu nih perbedaan antara simpati dan empati.<\/p>\n<p><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12pt;\">Menurut situs <a href=\"https:\/\/www.psychologytoday.com\/us\/blog\/click-here-happiness\/202007\/sympathy-vs-empathy\">Psychology Today<\/a>, Antara simpati dan empati hampir serupa namun efeknya berbeda bagi orang lain yang merasakannya. Simpati adalah perasaan sedih atau kasihan atas kemalangan orang lain. Sedangkan empati adalah ketika kamu dapat memahami dan berbagi perasaan orang lain. Ibaratnya, kamu mencoba berjalan di sepatu mereka, memposisikan dirimu sebagaimana yang orang lain rasakan.<\/span><\/p>\n<p>Pada dasarnya, sikap simpati juga baik untuk orang lain asal disertai dengan kepekaan dan ketulusan. Jika tidak, orang lain justru akan merasa terasingkan. Biasakanlah dirimu untuk tidak hanya sekedar simpati namun juga empati pada rekan kerja.<\/p>\n<p><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12pt;\">Rasa empati bisa digambarkan sebagai bentuk kepedulian terhadap perasaan orang lain, bila kita sudah berhasil melakukan hal tersebut maka kita sudah bisa berempati. Pada hakikatnya perasaan empati tidak hanya dibutuhkan oleh orang lain, namun diri kita sendiri pun membutuhkan empati. Apalagi saat kita sedang melakukan sebuah usaha untuk mencapai tujuan besar, hadirnya empati dari orang lain dirasa sangat penting.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12pt;\">Perasaan empati tidak hanya sekedar untuk memperlihatkan bahwa kita memahami seseorang, namun ini bisa memberikan dampak positif pada orang lain agar ia bisa merasa bahwa dirinya layak melakukan hal tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12pt;\">Berempati adalah ketika Anda menempatkan diri di posisi orang lain, merasakan apa yang mereka rasakan kemudian ditunjukkan melalui aksi, tidak hanya sekadar kata-kata. Nah, ternyata memiliki empati tidak hanya penting dan berguna dalam pertemanan dan hubungan sosial, tetapi juga dalam dunia karier.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.paradigm.co.id\/mengenal-diri-sendiri-dengan-swot\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mengenal Diri Sendiri dengan Tehnik SWOT<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_Memiliki_Simpati_dan_Empati_di_Tempat_Kerja\"><\/span><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12pt;\">Manfaat Memiliki Simpati dan Empati di Tempat Kerja<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12pt;\">Rasa empati tentunya hanya bisa dirasakan oleh orang bukan perusahaan. Namun rasa empati pada setiap orang bisa memberikan dampak positif untuk perusahaan sehingga keduanya berhubungan. Dalam dunia kerja, hal yang perlu Anda ingat adalah Anda bekerja dengan orang di mana interaksi akan terus dilakukan dan Anda akan terus bertatap muka, bukan dengan perusahaan. Perusahaan hanya sebuah wadah yang menempatkan Anda dan orang di dalamnya. Oleh sebab itulah, perasaan empati pada tiap karyawan perusahaan harus bisa dilakukan agar bisa mencapai kinerja yang besar dan positif.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-15513 \" src=\"https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/5-manfaat-memberi-simpati-dan-empati-pada-rekan-kerja-1024x1024-1-1-1024x1024.png\" alt=\"5 manfaat memberi simpati dan empati pada rekan kerja\" width=\"455\" height=\"455\" srcset=\"https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/5-manfaat-memberi-simpati-dan-empati-pada-rekan-kerja-1024x1024-1-1.png 1024w, https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/5-manfaat-memberi-simpati-dan-empati-pada-rekan-kerja-1024x1024-1-1-300x300.png 300w, https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/5-manfaat-memberi-simpati-dan-empati-pada-rekan-kerja-1024x1024-1-1-150x150.png 150w, https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/5-manfaat-memberi-simpati-dan-empati-pada-rekan-kerja-1024x1024-1-1-768x768.png 768w, https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/5-manfaat-memberi-simpati-dan-empati-pada-rekan-kerja-1024x1024-1-1-75x75.png 75w\" sizes=\"(max-width: 455px) 100vw, 455px\" \/><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Rasa_Simpati_dan_Empati_Membuat_Anda_Lebih_Mengenal_Rekan_Kerja\"><\/span><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12pt;\">1. <strong>Rasa Simpati dan Empati Membuat Anda Lebih Mengenal Rekan Kerja<\/strong><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12pt;\">Akan ada perubahan dari cara Anda memandang rekan-rekan kerja. Anda akan melihat mereka lebih dari sekadar teman kerja, tetapi individu yang juga punya kehidupan lain di luar pekerjaan. Ketika sudut pandang berubah, Anda akan lebih mudah memahami pola kerja rekan-rekan kerja dan penjelasan di balik pengambilan keputusan saat mereka bekerja.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Mempercepat_Adaptasi_dengan_Lingkungan_Kantor\"><\/span><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12pt;\">2. <strong>Mempercepat Adaptasi dengan Lingkungan Kantor<\/strong><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12pt;\">Jangan menyepelekan kekuatan adaptasi dalam bekerja. Memiliki empati akan membuat Anda lebih &#8216;meresapi&#8217; tiap karyawan dan lingkungan kantor, sehingga Anda akan lebih mudah\u00a0menyesuaikan diri dengan atmosfer kantor.\u00a0Kemampuan beradaptasi dengan cepat di lingkungan kerja akan memberikan kemudahan buat Anda diterima dengan baik oleh penghuni kantor lainnya.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Melatih_Diri_Menjadi_Pemimpin_yang_Baik\"><\/span><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12pt;\">3. Melatih Diri Menjadi <strong>Pemimpin yang Baik<\/strong><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12pt;\">Memiliki rasa empati adalah salah satu sikap yang harus dimiliki pemimpin yang baik. Memimpin dengan logika itu penting, memimpin dengan target tinggi itu wajar. Nah, memimpin dengan menggunakan empati juga sama pentingnya. Kalau Anda sudah terbiasa menggunakan nalar\u00a0berempati, Anda bisa saja lebih mudah untuk memahami rekan-rekan kerja dan mencapai target dengan lebih mudah.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Mendapat_Dukungan_dari_Rekan_Kerja_dan_Atasan\"><\/span><strong><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12pt;\">4. Mendapat Dukungan dari Rekan Kerja dan Atasan<\/span><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12pt;\">Menjadi pemimpin tak harus selalu disukai, karena <a href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/gaya-kepemimpinan-milenial\/\">pemimpin<\/a> yang baik tahu &#8216;porsi&#8217;-nya dan bisa mengerakkan anak buahnya untuk mencapai target bersama.\u00a0Nah, dengan memiliki empati namun tahu &#8216;porsi&#8217;-nya (dengan kata lain, tidak lembek), Anda pasti akan dihormati dan didukung rekan dan anak buah. Anda memahami rekan kerja dan sekaligus mampu &#8216;mengatur&#8217; mereka bekerja dengan lebih baik.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Meninggalkan_Jejak_Baik_di_Perusahaan\"><\/span><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12pt;\">5. <strong>Meninggalkan Jejak Baik di Perusahaan<\/strong><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12pt;\">Selain prestasi dan kinerja baik, cara Anda berhubungan dengan sesama karyawan juga akan membuat Anda dikenang rekan-rekan kerja ataupun lingkungan sosial yang lain. Bagaimana Anda membuat mereka nyaman bekerja, membuat mereka merasa didukung dan diapresiasi adalah prestasi yang sama tingginya dengan pencapaian-pencapaian lainnya. Ini bisa didapat jika Anda memiliki empati.<\/span><\/p>\n<h4>Source :<\/h4>\n<p>Davis, Tchiki. Sympathy vs Empathy. 2020. <a href=\"https:\/\/www.psychologytoday.com\/us\/blog\/click-here-happiness\/202007\/sympathy-vs-empathy\">Sympathy vs. Empathy | Psychology Today<\/a><\/p>\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cSebuah tim balap yang hebat bisa beroperasi dengan 4 otak, 8 kaki, 8 lengan\u2026 dan satu hati\u201d. Ini bisa diartikan, sebuah tim tidak akan berjalan dengan maksimal tanpa adanya satu hati atau koneksi pribadi atau kedekatan antara tim. Untuk bisa mencapai suatu kinerja yang besar, kamu membutuhkan simpati empati yang bisa kamu lihat dari sudut pandang orang lain. Memang, apa manfaatnya memiliki empati pada rekan kerja?<\/p>\n<p> <a class=\"more-link\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/\">Read more<\/a><\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":12656,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_mi_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false},"categories":[99],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.6.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Antara Simpati dan Empati pada Rekan Kerja, Apa Manfaatnya?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Agar mencapai kinerja yang besar, kamu perlu memberi simpati dan empati pada rekan kerja. Lantas apa manfaat dari simpati dan empati?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Antara Simpati dan Empati pada Rekan Kerja, Apa Manfaatnya?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Agar mencapai kinerja yang besar, kamu perlu memberi simpati dan empati pada rekan kerja. Lantas apa manfaat dari simpati dan empati?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"PARADIGM\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"https:\/\/web.facebook.com\/paradigm.education.ID\/?_rdc=1&amp;_rdr\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-08-14T14:54:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-12-20T02:16:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/josh-calabrese-qmnpqDwla_E-unsplash.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"5235\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"3490\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"PARADIGM\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"PARADIGM\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/en\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/en\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/\"},\"author\":{\"name\":\"PARADIGM\",\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/person\/78e3baf3114c684183d2cdfdea602c50\"},\"headline\":\"Antara Simpati dan Empati pada Rekan Kerja, Apa Manfaatnya?\",\"datePublished\":\"2019-08-14T14:54:58+00:00\",\"dateModified\":\"2022-12-20T02:16:21+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/en\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/\"},\"wordCount\":842,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Character Building\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/paradigm.co.id\/en\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/en\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/\",\"url\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/en\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/\",\"name\":\"Antara Simpati dan Empati pada Rekan Kerja, Apa Manfaatnya?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2019-08-14T14:54:58+00:00\",\"dateModified\":\"2022-12-20T02:16:21+00:00\",\"description\":\"Agar mencapai kinerja yang besar, kamu perlu memberi simpati dan empati pada rekan kerja. Lantas apa manfaat dari simpati dan empati?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/en\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/paradigm.co.id\/en\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/en\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Antara Simpati dan Empati pada Rekan Kerja, Apa Manfaatnya?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/\",\"name\":\"PARADIGM\",\"description\":\"We Don&#039;t Teach, We Educate\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#organization\",\"name\":\"PARADIGM\",\"url\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/PARADIGM-Black1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/PARADIGM-Black1.png\",\"width\":1242,\"height\":538,\"caption\":\"PARADIGM\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/person\/78e3baf3114c684183d2cdfdea602c50\",\"name\":\"PARADIGM\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b3cf59716812051a3fd58b32c6b86141?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b3cf59716812051a3fd58b32c6b86141?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"PARADIGM\"},\"description\":\"People &amp; Professional Development Company.\",\"sameAs\":[\"https:\/\/web.facebook.com\/paradigm.education.ID\/?_rdc=1&_rdr\",\"https:\/\/www.instagram.com\/paradigmeducation\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paradigmeducation\/about\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCxMSwD9XkJ7ZzTelkDGAKNQ\"],\"url\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/author\/paradigm\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Antara Simpati dan Empati pada Rekan Kerja, Apa Manfaatnya?","description":"Agar mencapai kinerja yang besar, kamu perlu memberi simpati dan empati pada rekan kerja. Lantas apa manfaat dari simpati dan empati?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Antara Simpati dan Empati pada Rekan Kerja, Apa Manfaatnya?","og_description":"Agar mencapai kinerja yang besar, kamu perlu memberi simpati dan empati pada rekan kerja. Lantas apa manfaat dari simpati dan empati?","og_url":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/","og_site_name":"PARADIGM","article_author":"https:\/\/web.facebook.com\/paradigm.education.ID\/?_rdc=1&_rdr","article_published_time":"2019-08-14T14:54:58+00:00","article_modified_time":"2022-12-20T02:16:21+00:00","og_image":[{"width":5235,"height":3490,"url":"https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/josh-calabrese-qmnpqDwla_E-unsplash.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"PARADIGM","twitter_card":"summary","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"PARADIGM","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/en\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/en\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/"},"author":{"name":"PARADIGM","@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/person\/78e3baf3114c684183d2cdfdea602c50"},"headline":"Antara Simpati dan Empati pada Rekan Kerja, Apa Manfaatnya?","datePublished":"2019-08-14T14:54:58+00:00","dateModified":"2022-12-20T02:16:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/en\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/"},"wordCount":842,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#organization"},"articleSection":["Character Building"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/paradigm.co.id\/en\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/en\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/","url":"https:\/\/paradigm.co.id\/en\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/","name":"Antara Simpati dan Empati pada Rekan Kerja, Apa Manfaatnya?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#website"},"datePublished":"2019-08-14T14:54:58+00:00","dateModified":"2022-12-20T02:16:21+00:00","description":"Agar mencapai kinerja yang besar, kamu perlu memberi simpati dan empati pada rekan kerja. Lantas apa manfaat dari simpati dan empati?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/en\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/paradigm.co.id\/en\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/en\/simpati-dan-empati-rekan-kerja\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Antara Simpati dan Empati pada Rekan Kerja, Apa Manfaatnya?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#website","url":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/","name":"PARADIGM","description":"We Don&#039;t Teach, We Educate","publisher":{"@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#organization","name":"PARADIGM","url":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/PARADIGM-Black1.png","contentUrl":"https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/PARADIGM-Black1.png","width":1242,"height":538,"caption":"PARADIGM"},"image":{"@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/person\/78e3baf3114c684183d2cdfdea602c50","name":"PARADIGM","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b3cf59716812051a3fd58b32c6b86141?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b3cf59716812051a3fd58b32c6b86141?s=96&d=mm&r=g","caption":"PARADIGM"},"description":"People &amp; Professional Development Company.","sameAs":["https:\/\/web.facebook.com\/paradigm.education.ID\/?_rdc=1&_rdr","https:\/\/www.instagram.com\/paradigmeducation\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paradigmeducation\/about\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCxMSwD9XkJ7ZzTelkDGAKNQ"],"url":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/author\/paradigm\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12655"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12655"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12655\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16511,"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12655\/revisions\/16511"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12656"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12655"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12655"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12655"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}