{"id":15162,"date":"2022-06-30T09:29:49","date_gmt":"2022-06-30T09:29:49","guid":{"rendered":"https:\/\/paradigm.co.id\/?p=15162"},"modified":"2023-02-15T15:46:57","modified_gmt":"2023-02-15T08:46:57","slug":"pengertian-komunikasi-efektif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/","title":{"rendered":"10 Tips Komunikasi Efektif Dengan Atasan, Simak Ulasannya!"},"content":{"rendered":"\n\n\n<figure id=\"attachment_15298\" aria-describedby=\"caption-attachment-15298\" style=\"width: 532px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-15298\" src=\"https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/twin-brothers-talking-through-tin-phone_1368-3183-1024x666.webp\" alt=\"komunikasi efektif\" width=\"532\" height=\"346\" srcset=\"https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/twin-brothers-talking-through-tin-phone_1368-3183-1024x666.webp 1024w, https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/twin-brothers-talking-through-tin-phone_1368-3183-300x195.webp 300w, https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/twin-brothers-talking-through-tin-phone_1368-3183-768x499.webp 768w, https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/twin-brothers-talking-through-tin-phone_1368-3183.webp 1380w\" sizes=\"(max-width: 532px) 100vw, 532px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-15298\" class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.freepik.com\/free-photo\/twin-brothers-talking-through-tin-phone_1157235.htm#query=communication&amp;position=3&amp;from_view=search\">Luis Mollinero<\/a><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/komunikasi-adalah-kunci-pelayanan\/\">Komunikasi<\/a> merupakan salah satu faktor penting yang dapat menyukseskan sebuah perusahaan dalam membangun tujuannya. Sayangnya, komunikasi efektif terkadang menjadi tantangan sulit terutama ketika harus berhubungan dengan atasan atau rekan kerja yang lebih senior.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat dituntut untuk berkomunikasi dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">top level management<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, pernah nggak sih kamu merasa kesulitan? Alasannya bisa bermacam-macam, mulai dari sungkan takut salah ngomong hingga terlalu tidak percaya diri saat berbicara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal, memiliki hubungan yang baik dengan atasan di tempat kerja dan dapat berkomunikasi dengannya secara efektif berpengaruh pada bagaimana pandanganmu dalam bekerja.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Atasan dalam perusahaan memegang peran penting untuk peningkatan karirmu. Ketika kamu bisa berkomunikasi secara efektif, kamu bisa bangun setiap hari dengan perasaan tenang untuk bekerja. Sebaliknya, mungkin kamu akan takut setiap kali masuk kerja saat komunikasimu dengan atasan tidak berjalan baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, cobalah untuk membangun komunikasi efektif dengan atasan secara stabil sekaligus tetap setia pada nilai dan pendapatmu sebagai individu saat bekerja.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_55 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title \" >Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/#Apa_itu_komunikasi_efektif\" title=\"Apa itu komunikasi efektif?\">Apa itu komunikasi efektif?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/#5_Tips_untuk_membangun_komunikasi_efektif_dengan_atasan\" title=\"5 Tips untuk membangun komunikasi efektif dengan atasan\">5 Tips untuk membangun komunikasi efektif dengan atasan<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3'><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/#Jelaskan_secara_to_the_point_apa_yang_ingin_kamu_katakan\" title=\"Jelaskan secara to the point apa yang ingin kamu katakan \">Jelaskan secara to the point apa yang ingin kamu katakan <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/#Tunjukkan_work_values_atau_nilai-nilai_dalam_bekerja_saat_berpendapat\" title=\"Tunjukkan work values atau nilai-nilai dalam bekerja saat berpendapat \">Tunjukkan work values atau nilai-nilai dalam bekerja saat berpendapat <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/#Membangun_jalur_komunikasi_terbuka\" title=\"Membangun jalur komunikasi terbuka \">Membangun jalur komunikasi terbuka <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/#Memiliki_orientasi_terhadap_solusi\" title=\"Memiliki orientasi terhadap solusi\">Memiliki orientasi terhadap solusi<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/#5_Hal_yang_tidak_boleh_dilakukan_ketika_berkomunikasi_dengan_atasan\" title=\"5 Hal yang tidak boleh dilakukan ketika berkomunikasi dengan atasan\">5 Hal yang tidak boleh dilakukan ketika berkomunikasi dengan atasan<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3'><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/#Membetulkan_atau_mengoreksi_pembicaraan_atasan_di_depan_banyak_orang\" title=\"Membetulkan atau mengoreksi pembicaraan atasan di depan banyak orang \">Membetulkan atau mengoreksi pembicaraan atasan di depan banyak orang <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/#Berbicara_dengan_atasan_saat_merasa_emosi\" title=\"Berbicara dengan atasan saat merasa emosi \">Berbicara dengan atasan saat merasa emosi <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/#Menunggu_Pujian\" title=\"Menunggu Pujian \">Menunggu Pujian <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/#Memotong_pembicaraan_atasan\" title=\"Memotong pembicaraan atasan \">Memotong pembicaraan atasan <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/#Menyembunyikan_kesalahan_dan_kesulitan_dalam_pekerjaan\" title=\"Menyembunyikan kesalahan dan kesulitan dalam pekerjaan \">Menyembunyikan kesalahan dan kesulitan dalam pekerjaan <\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_itu_komunikasi_efektif\"><\/span><b>Apa itu komunikasi efektif?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Komunikasi efektif adalah proses pertukaran informasi, gagasan serta perasaan yang terjalin dengan baik dan saling mendengarkan. Dalam sebuah organisasi perusahaan, komunikasi efektif menjadi bagian integral dari bisnis yang efisien dan sukses.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak hanya menyampaikan informasi, komunikasi efektif memungkinkan sebuah gagasan mampu dijelaskan dengan baik, sehingga bisa dipahami oleh lawan bicara secara jelas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pola komunikasi tersebut membantu setiap orang dalam perusahaan memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, membantu membangun hubungan klien dan karyawan yang berkualitas, dan membuat karyawan tetap terlibat sekaligus produktif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, komunikasi efektif didasarkan pada hubungan interpersonal dan profesional yang dikembangkan melalui kesadaran terhadap kesopanan, mendengarkan dengan penuh perhatian, partisipasi aktif, dan bahasa tubuh yang sesuai dengan situasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak heran bila komunikasi tersebut jadi salah satu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">soft skill<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang perlu dikembangkan saat bekerja, karena memiliki pengaruh besar bagi individu dan perusahaan terutama dalam menjalin hubungan internal antar karyawan serta atasan.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cCommunication &#8211; the human connection &#8211; is the key to personal and career success,\u201d &#8211; Paul J. Meyer.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dilansir dari laman pencari kerja <\/span><a href=\"https:\/\/www.indeed.com\/career-advice\/career-development\/communication-benefits\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Indeed<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, bentuk komunikasi di tempat kerja yang paling umum digunakan diantaranya adalah:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Komunikasi tertulis, melalui memo atau surel.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Komunikasi lisan, seperti berbicara dengan orang lain.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Komunikasi non-verbal, misalnya mengangguk sebagai tanda mengerti.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Keterampilan mendengarkan, termasuk diantaranya mendengarkan secara aktif.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pentingnya komunikasi di tempat kerja tak hanya perlu dipelajari oleh karyawan, tetapi juga atasan. Pasalnya, karyawan jadi komponen penting dalam komunikasi di tempat kerja terutama saat merasa dipahami dan didengar oleh manajemen atau atasan mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat karyawan merasa nyaman berkomunikasi dengan pihak manajemen, kemungkinan mereka akan lebih memahami apa yang diharapkan perusahaan dan tetap produktif sepanjang hari dalam bekerja.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski begitu, komunikasi efektif karyawan ke atasan dinilai lebih sulit dibangun dibanding atasan ke karyawan. Banyak faktor yang membuat seorang pekerja merasa ragu untuk berkomunikasi kepada pihak manajemen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, bagaimana penerapan komunikasi efektif dengan atasan yang baik? Simak 5 Tipsnya berikut ini:<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Tips_untuk_membangun_komunikasi_efektif_dengan_atasan\"><\/span><b>5 Tips untuk membangun komunikasi efektif dengan atasan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jelaskan_secara_to_the_point_apa_yang_ingin_kamu_katakan\"><\/span><strong>Jelaskan secara <i>to the point<\/i><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong> apa yang ingin kamu katakan<\/strong><br><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Atasanmu mungkin sibuk dan tidak memiliki banyak waktu untuk duduk dan mendengarkan hal yang akan kamu sampaikan. Daripada membicarakan banyak informasi yang tidak berhubungan dengan apa yang akan kamu katakan, nyatakan dengan jelas pesanmu agar atasan dapat memutuskan hasilnya tepat waktu.<\/p>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tunjukkan_work_values_atau_nilai-nilai_dalam_bekerja_saat_berpendapat\"><\/span><strong>Tunjukkan <i>work values <\/i><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>atau nilai-nilai dalam bekerja saat berpendapat<\/strong><br><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Selalu ingat bahwa kamu diterima bekerja karena suatu alasan, seperti memiliki kualifikasi, pengalaman, dan kepribadian yang sesuai dengan perusahaan. Oleh karena itu, jangan ragu untuk menyuarakan pendapat.<br>Karyawan yang dapat mengemukakan pendapatnya terhadap realitas dan tantangan perusahaan dapat menjadi salah satu kunci dalam membangun kepercayaan atasan. Meski begitu, tetaplah berbicara dengan fakta, keyakinan, dan saran yang masuk akal.<\/p>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<p><strong>Sadar akan bahasa tubuh saat berbicara<\/strong><\/p>\n<p>Saat berkomunikasi dengan atasan, pastikan kamu memiliki gestur atau bahasa tubuh yang percaya diri. Berdirilah tegak dan hindari gelisah serta postur tubuh membungkuk. Selalu pertahankan kontak mata dan condongkan tubuh ke dalam percakapan.<\/p>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Membangun_jalur_komunikasi_terbuka\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Membangun jalur komunikasi terbuka<\/strong><br><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Komunikasi efektif dengan atasan salah satunya dapat berjalan dengan baik ketika memiliki hubungan komunikasi yang terbuka. Untuk melawan perasaan ragu saat akan berkomunikasi dengan atasan, cobalah membangun transparansi dan kepercayaan dalam hubungan kerja.<br>Sejumlah kegiatan yang bisa kamu lakukan untuk lebih terbiasa berkomunikasi dengan atasan diantaranya menjadwalkan pertemuan mingguan untuk membahas masalah apapun, membangun hubungan baik, dan mencari saran.<br>Jika hal tersebut tidak diperlukan dalam peranmu di perusahaan, coba untuk bersosialisasi dengan atasan sebanyak mungkin. Seperti di dapur atau saat makan siang tim (tanpa terlihat menyebalkan).<\/p>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Memiliki_orientasi_terhadap_solusi\"><\/span><strong>Memiliki orientasi terhadap solusi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Ketika kamu menemui atasan untuk membicarakan suatu masalah, pastikan juga telah memiliki solusi. Hal tersebut akan menunjukkan bahwa kamu cukup proaktif dan dipercaya untuk melanjutkan pekerjaan yang diberikan.<br>Tunjukkan bahwa kamu akan menceritakan masalah ke atasan dan mengatakan bahwa masalah tersebut telah kamu kendalikan akan membuktikan bahwa kamu memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk maju dalam perusahaan. Jangan lupa juga untuk menanyakan pendapat atasan tentang solusi yang kamu berikan.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain tips penerapan komunikasi efektif dengan atasan seperti yang telah dijelaskan, pastikan juga jangan lakukan 5 hal berikut ini saat berbicara dengan bos:<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Hal_yang_tidak_boleh_dilakukan_ketika_berkomunikasi_dengan_atasan\"><\/span><b>5 Hal yang tidak boleh dilakukan ketika berkomunikasi dengan atasan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Membetulkan_atau_mengoreksi_pembicaraan_atasan_di_depan_banyak_orang\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Membetulkan atau mengoreksi pembicaraan atasan di depan banyak orang<\/strong><br \/><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\nSejumlah orang tidak suka dikoreksi di hadapan banyak orang. Valid nggak? Oleh karena itu, jika topik yang dibicarakan atasan atau rekan kerja dalam rapat merupakan kesalahan serius dan perlu dikoreksi, cobalah untuk mengatakannya saat semua tim telah meninggalkan ruang rapat.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Berbicara_dengan_atasan_saat_merasa_emosi\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Berbicara dengan atasan saat merasa emosi<\/strong><br \/><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\nAkan ada suatu waktu dimana kamu merasa kesal dan ingin berbicara pada atasan karena rekan kerja atau pekerjaan yang berjalan tak sesuai dengan rencana. Padahal, kamu telah mengerahkan banyak waktu dan tenaga untuk mendapatkan hasil maksimal dari pekerjaan tersebut.<br \/>Meski sedang merasa begitu emosi, cobalah memberi waktu pada diri sendiri agar lebih tenang sekaligus untuk mengendalikan perasaan. Berbicara dengan atasan saat merasa kesal tak dapat menyelesaikan apapun, selain pembicaraan yang hanya membingungkan satu sama lain.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menunggu_Pujian\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Menunggu Pujian<\/strong><br \/><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\nSaat harus mempresentasikan pekerjaan, lakukan dengan percaya diri sesuai dengan kemampuan yang kamu miliki. Jangan berbicara atau membangun komunikasi efektif hanya untuk mendapatkan pujian. Atasan tidak dapat membaca pikiranmu ketika kamu merasa kurang yakin dengan pekerjaan, langsung tanyakan bagaimana kinerjamu ketika membutuhkan validasi.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Memotong_pembicaraan_atasan\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Memotong pembicaraan atasan<\/strong><br \/><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\nKetika sedang membangun komunikasi efektif dengan atasan, jangan sekalipun mencoba untuk memotong topik saat atasan berbicara. Pastikan kamu sabar dan mau menunggu hingga atasan selesai bicara, sehingga setelah obrolan selesai, kamu bisa menyampaikan pendapat yang lebih konstruktif sekaligus tidak menyinggung.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menyembunyikan_kesalahan_dan_kesulitan_dalam_pekerjaan\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Menyembunyikan kesalahan dan kesulitan dalam pekerjaan<\/strong><br \/><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\nMenyembunyikan kesalahan dalam pekerjaan termasuk tindakan tidak etis di tempat kerja. Ketika kamu salah atau kesulitan di tempat kerja, jangan disembunyikan apalagi ketika mengobrol dengan atasan. <br \/>Jika melakukan kesalahan atau memiliki kesulitan, coba komunikasikan dengan atasan. Sebab, tugas mereka adalah membimbing dan mengajari kamu cara untuk maju. Hal itu dapat mengatasi masalah kecil sebelum masalah besar terjadi.<br \/>Komunikasi efektif merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki saat bekerja, terutama untuk mengatasi rasa sungkan saat berbicara dengan atasan. Oleh karena itu, terapkan cara-cara yang penting untuk membangun komunikasi efektif seperti 5 tips yang telah dijelaskan. Sudah siap berani berdiksusi dengan atasan?<br \/><br \/><a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?phone=6281388770805\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-16774 size-large\" src=\"https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/b-1024x527.jpg\" alt=\"Mau meningkatkan komunikasi dengan klien lebih efektif?\" width=\"800\" height=\"412\" srcset=\"https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/b-1024x527.jpg 1024w, https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/b-300x154.jpg 300w, https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/b-768x395.jpg 768w, https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/b-18x9.jpg 18w, https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/b.jpg 1400w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/a><\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Komunikasi merupakan salah satu faktor penting yang dapat menyukseskan sebuah perusahaan dalam membangun tujuannya. Sayangnya, komunikasi efektif terkadang menjadi tantangan sulit terutama ketika harus berhubungan dengan atasan atau rekan kerja yang lebih senior. Saat dituntut untuk berkomunikasi dengan top level management, pernah nggak sih kamu merasa kesulitan? Cobalah untuk membangun komunikasi efektif dengan atasan secara stabil sekaligus tetap setia pada nilai dan pendapatmu sebagai individu saat bekerja. Simak 10 Tipsnya!<\/p>\n<p> <a class=\"more-link\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/\">Read more<\/a><\/p>","protected":false},"author":9,"featured_media":15375,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_mi_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false},"categories":[3],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.6.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>10 Tips Komunikasi Efektif Dengan Atasan, Simak Ulasannya!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Komunikasi efektif adalah proses pertukaran informasi, gagasan serta perasaan yang terjalin dengan baik dan saling mendengarkan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"10 Tips Komunikasi Efektif Dengan Atasan, Simak Ulasannya!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Komunikasi efektif adalah proses pertukaran informasi, gagasan serta perasaan yang terjalin dengan baik dan saling mendengarkan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"PARADIGM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-06-30T09:29:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-02-15T08:46:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/10-Tips-Komunikasi-Efektif-Dengan-Atasan.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"427\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Asy Syaffa Nada A.\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Asy Syaffa Nada A.\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/\"},\"author\":{\"name\":\"Asy Syaffa Nada A.\",\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/person\/4089962edcfaaf6a63d46e738528e66d\"},\"headline\":\"10 Tips Komunikasi Efektif Dengan Atasan, Simak Ulasannya!\",\"datePublished\":\"2022-06-30T09:29:49+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-15T08:46:57+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/\"},\"wordCount\":1155,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Our Programs\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/\",\"url\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/\",\"name\":\"10 Tips Komunikasi Efektif Dengan Atasan, Simak Ulasannya!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2022-06-30T09:29:49+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-15T08:46:57+00:00\",\"description\":\"Komunikasi efektif adalah proses pertukaran informasi, gagasan serta perasaan yang terjalin dengan baik dan saling mendengarkan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"10 Tips Komunikasi Efektif Dengan Atasan, Simak Ulasannya!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/\",\"name\":\"PARADIGM\",\"description\":\"We Don&#039;t Teach, We Educate\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#organization\",\"name\":\"PARADIGM\",\"url\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/PARADIGM-Black1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/PARADIGM-Black1.png\",\"width\":1242,\"height\":538,\"caption\":\"PARADIGM\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/person\/4089962edcfaaf6a63d46e738528e66d\",\"name\":\"Asy Syaffa Nada A.\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566e64056ef945f2d9e3c1e477401dad?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566e64056ef945f2d9e3c1e477401dad?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Asy Syaffa Nada A.\"},\"description\":\"Syaffa is a Freelance Content Writer at Paradigm, type of an introvert who always excited to learn and adaptable with new things. Besides writing, she loves to making story and drawing doodle at @dudlethings~\",\"url\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/author\/syaffa\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"10 Tips Komunikasi Efektif Dengan Atasan, Simak Ulasannya!","description":"Komunikasi efektif adalah proses pertukaran informasi, gagasan serta perasaan yang terjalin dengan baik dan saling mendengarkan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"10 Tips Komunikasi Efektif Dengan Atasan, Simak Ulasannya!","og_description":"Komunikasi efektif adalah proses pertukaran informasi, gagasan serta perasaan yang terjalin dengan baik dan saling mendengarkan.","og_url":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/","og_site_name":"PARADIGM","article_published_time":"2022-06-30T09:29:49+00:00","article_modified_time":"2023-02-15T08:46:57+00:00","og_image":[{"width":640,"height":427,"url":"https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/10-Tips-Komunikasi-Efektif-Dengan-Atasan.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Asy Syaffa Nada A.","twitter_card":"summary","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Asy Syaffa Nada A.","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/"},"author":{"name":"Asy Syaffa Nada A.","@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/person\/4089962edcfaaf6a63d46e738528e66d"},"headline":"10 Tips Komunikasi Efektif Dengan Atasan, Simak Ulasannya!","datePublished":"2022-06-30T09:29:49+00:00","dateModified":"2023-02-15T08:46:57+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/"},"wordCount":1155,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#organization"},"articleSection":["Our Programs"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/","url":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/","name":"10 Tips Komunikasi Efektif Dengan Atasan, Simak Ulasannya!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#website"},"datePublished":"2022-06-30T09:29:49+00:00","dateModified":"2023-02-15T08:46:57+00:00","description":"Komunikasi efektif adalah proses pertukaran informasi, gagasan serta perasaan yang terjalin dengan baik dan saling mendengarkan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/pengertian-komunikasi-efektif\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"10 Tips Komunikasi Efektif Dengan Atasan, Simak Ulasannya!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#website","url":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/","name":"PARADIGM","description":"We Don&#039;t Teach, We Educate","publisher":{"@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#organization","name":"PARADIGM","url":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/PARADIGM-Black1.png","contentUrl":"https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/PARADIGM-Black1.png","width":1242,"height":538,"caption":"PARADIGM"},"image":{"@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/person\/4089962edcfaaf6a63d46e738528e66d","name":"Asy Syaffa Nada A.","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566e64056ef945f2d9e3c1e477401dad?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566e64056ef945f2d9e3c1e477401dad?s=96&d=mm&r=g","caption":"Asy Syaffa Nada A."},"description":"Syaffa is a Freelance Content Writer at Paradigm, type of an introvert who always excited to learn and adaptable with new things. Besides writing, she loves to making story and drawing doodle at @dudlethings~","url":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/author\/syaffa\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15162"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15162"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15162\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16780,"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15162\/revisions\/16780"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15375"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15162"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15162"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15162"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}