{"id":16701,"date":"2023-01-23T14:05:04","date_gmt":"2023-01-23T07:05:04","guid":{"rendered":"https:\/\/paradigm.co.id\/?p=16701"},"modified":"2024-01-03T15:23:52","modified_gmt":"2024-01-03T08:23:52","slug":"apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/","title":{"rendered":"Apa Itu Resolusi 2024? 5 Alasan Resolusi Kamu Gagal Dan 5 Tipsnya"},"content":{"rendered":"<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cNew Year, New Resolution!\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Siapa nih yang 1 Januari 2024 kemarin bertekad seperti itu? Membuat resolusi tahunan di momen pergantian tahun merupakan hal wajib bagi sebagian orang, mungkin kamu salah satunya. Awal tahun seolah menjadi momen yang sangat pas bagi kita untuk mulai meninggalkan kebiasaan buruk dan membangun kebiasaan baik. Tapi coba ingat-ingat daftar resolusi kamu di tahun 2022 lalu, berapa banyak sih yang terlaksana? Kalau sebagian besarnya tercapai sih sudah bagus. Tapi kalau tidak ada satupun yang tercapai, untuk apa itu resolusi kalau akhirnya hanya menjadi sebuah wacana! Tahun ini juga paling akan sama saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena itu, mumpung sekarang kita masih di pekan pertama tahun 2024, masih ada 11 bulan 3 pekan lagi untuk mencapai resolusimu, yuk kita coba evaluasi! Bisa jadi, resolusi kamu terlalu tinggi alias tidak realistis. Bisa jadi kamu hanya FOMO, hanya sekedar ikut-ikutan teman, sekadar buat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">update <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di media sosial. Hayo ngaku!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi tenang saja, learner. Kalau resolusi tahunan kamu pernah atau sering tidak tercapai, kamu tidak sendirian. Kamu bukan satu-satunya orang yang gagal dalam mewujudkan resolusi tahunan. Dalam artikel ini, kita akan lebih dulu membahas data statistik tentang tingkat keberhasilan dan kegagalan resolusi tahun baru di Amerika Serikat.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_55 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title \" >Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/#Studi_Tentang_Kegagalan_Resolusi\" title=\"Studi Tentang Kegagalan Resolusi\">Studi Tentang Kegagalan Resolusi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/#5_Alasan_Gagalnya_Resolusi_Kamu_Yang_Mana\" title=\"5 Alasan Gagalnya Resolusi, Kamu Yang Mana? \">5 Alasan Gagalnya Resolusi, Kamu Yang Mana? <\/a><ul class='ez-toc-list-level-3'><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/#Resolusi_Terlalu_Besar\" title=\"Resolusi Terlalu Besar \">Resolusi Terlalu Besar <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/#Resolusi_Terlalu_Banyak\" title=\"Resolusi Terlalu Banyak \">Resolusi Terlalu Banyak <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/#Resolusi_Saling_Bertentangan\" title=\"Resolusi Saling Bertentangan \">Resolusi Saling Bertentangan <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/#Tidak_Benar-Benar_Tahu_%E2%80%98Kenapa%E2%80%99\" title=\"Tidak Benar-Benar Tahu \u2018Kenapa\u2019 \">Tidak Benar-Benar Tahu \u2018Kenapa\u2019 <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/#Belum_Siap_Berubah\" title=\"Belum Siap Berubah \">Belum Siap Berubah <\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/#5_Cara_Agar_Resolusi_Tidak_Gagal_Lagi\" title=\"5 Cara Agar Resolusi Tidak Gagal Lagi\">5 Cara Agar Resolusi Tidak Gagal Lagi<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3'><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/#Fokus_Pada_Melakukan_Bukan_Menghindari\" title=\"Fokus Pada Melakukan, Bukan Menghindari \">Fokus Pada Melakukan, Bukan Menghindari <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/#Pahami_Dulu_Arti_%E2%80%98Sukses%E2%80%99\" title=\"Pahami Dulu Arti \u2018Sukses\u2019 \">Pahami Dulu Arti \u2018Sukses\u2019 <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/#Antisipasi_Tantangan_dan_Fleksibel\" title=\"Antisipasi Tantangan dan Fleksibel \">Antisipasi Tantangan dan Fleksibel <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/#Jadikan_Value_Sebagai_Motivasi\" title=\"Jadikan Value Sebagai Motivasi \">Jadikan Value Sebagai Motivasi <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/#Jadilah_SMART\" title=\"Jadilah SMART \">Jadilah SMART <\/a><ul class='ez-toc-list-level-4'><li class='ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/#4Specific_spesifik\" title=\"4Specific (spesifik)\">4Specific (spesifik)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/#Measurable_terukur\" title=\"Measurable (terukur)\">Measurable (terukur)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/#Attainable_dapat_dicapai\" title=\"Attainable (dapat dicapai)\">Attainable (dapat dicapai)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/#Realistic_realistis\" title=\"Realistic (realistis)\">Realistic (realistis)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-18\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/#Time_Bound\" title=\"Time Bound\">Time Bound<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Studi_Tentang_Kegagalan_Resolusi\"><\/span><b>Studi Tentang Kegagalan Resolusi<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dilansir dari <\/span><a href=\"https:\/\/discoverhappyhabits.com\/new-years-resolution-statistics\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Discover Happy Habit<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, sebuah studi pada tahun 2006 menyatakan bahwa 41% dari orang Amerika yang membuat resolusi tahunan, hanya 9% yang berhasil mempertahankannya hingga akhir tahun. Sedangkan studi sebelumnya pada tahun 2007, menyatakan bahwa meskipun di awal ada 52% peserta yang merasa yakin resolusinya akan sukses, nyatanya hanya 12% dari mereka yang benar-benar sukses mencapainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Studi tersebut juga menemukan, komitmen dari mereka yang membuat resolusi tahunan, persentasenya semakin menurun dalam 6 bulan pertama<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah 1 minggu membuat resolusi tahunan, 75% orang masih berhasil mempertahankannya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah 2 minggu, jumlahnya turun menjadi 71% orang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah 1 bulan, turun lagi menjadi 64%.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah 6 bulan, jumlahnya turun menjadi hanya 46% yang masih punya komitmen untuk mempertahankannya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari kedua penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa hanya 9-12% orang yang tetap berkomitmen pada resolusi tahunan mereka. Kira-kira apa ya yang membuat resolusi mereka tidak tercapai?<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Alasan_Gagalnya_Resolusi_Kamu_Yang_Mana\"><\/span><b>5 Alasan Gagalnya Resolusi, Kamu Yang Mana?<br \/><\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_16720\" aria-describedby=\"caption-attachment-16720\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-16720\" src=\"https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Apa-itu-Resolusi-2023-5-Alasan-Gagalnya-Resolusi-dan-5-Tipsnya-1024x683.jpg\" alt=\"Apa itu Resolusi 2023, 5 Alasan Gagalnya Resolusi dan 5 Tipsnya\" width=\"500\" height=\"333\" srcset=\"https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Apa-itu-Resolusi-2023-5-Alasan-Gagalnya-Resolusi-dan-5-Tipsnya-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Apa-itu-Resolusi-2023-5-Alasan-Gagalnya-Resolusi-dan-5-Tipsnya-300x200.jpg 300w, https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Apa-itu-Resolusi-2023-5-Alasan-Gagalnya-Resolusi-dan-5-Tipsnya-768x512.jpg 768w, https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Apa-itu-Resolusi-2023-5-Alasan-Gagalnya-Resolusi-dan-5-Tipsnya-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Apa-itu-Resolusi-2023-5-Alasan-Gagalnya-Resolusi-dan-5-Tipsnya-2048x1365.jpg 2048w, https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Apa-itu-Resolusi-2023-5-Alasan-Gagalnya-Resolusi-dan-5-Tipsnya-18x12.jpg 18w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-16720\" class=\"wp-caption-text\">Source: freestocks.org for Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Resolusi_Terlalu_Besar\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Resolusi Terlalu Besar<br \/><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Salah satu hal yang bisa membuat resolusi gagal adalah kita ingin mencapai sesuatu yang terlalu besar. Membuat perubahan besar dalam setahun memang terdengar keren, ya? Misalnya berat badan turun sekian kilogram atau fasih berbahasa asing. Namun seringkali kita tidak siap dengan konsekuensi untuk mewujudkan perubahan besar tersebut.<\/p>\n<p>Menurut Kowalski, untuk mengubah perilaku, kita harus merasa tidak nyaman sedangkan tidak ada manusia yang ingin merasa tidak nyaman. Untuk membuat perubahan besar, kita perlu berada dalam keadaan yang tidak nyaman dalam jangka waktu yang sangat lama. Agar berat badan turun sekian kilo, kita akan mengalami ketidaknyamanan dalam perubahan pola makan dan pola hidup. Agar fasih berbahasa asing, kita bisa jadi akan kehilangan waktu santai karena digunakan untuk belajar dan berlatih. Tentu saja hal-hal yang belum menjadi kebiasaan tersebut membuat tidak nyaman dalam jangka waktu tertentu.<\/p>\n<p>Menurut Terri Bly, seorang Psikolog Klinis, sebagai manusia kita tidak terikat untuk membuat perubahan besar dan menyeluruh. Jadi, kita perlu menetapkan resolusi-resolusi yang lebih kecil.<\/p>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Resolusi_Terlalu_Banyak\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Resolusi Terlalu Banyak<br \/><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Coba kamu evaluasi, apakah daftar resolusi kamu terlalu banyak? Kalau kamu membuat 32 resolusi dalam setahun, pada akhir tahun kamu akan merasa sangat kecewa karena merasa gagal. Apalagi jika semua resolusi yang kamu buat adalah resolusi besar. Paling tidak, prioritaskan hanya 3 resolusi di awal tahun, apabila kamu ingin menambahnya seiring berjalannya waktu maka hal itu bisa kamu sesuaikan. Kan, mencetuskan resolusi tidak hanya harus di awal tahun?<\/p>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Resolusi_Saling_Bertentangan\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Resolusi Saling Bertentangan<br \/><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Bisa jadi, dalam daftar resolusimu ada yang saling bertentangan. Misalnya yang pertama adalah kamu ingin lebih menghemat banyak uang, namun resolusi kedua kamu memanjakan diri dengan adalah membeli barang baru yang memuaskan keinginan misalnya perabotan rumah tangga. Padahal kamu tidak butuh itu. Jadi pastikan kalau resolusi yang kamu buat saling melengkapi. Dengan begitu akan lebih mungkin untuk dicapai.<\/p>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tidak_Benar-Benar_Tahu_%E2%80%98Kenapa%E2%80%99\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak Benar-Benar Tahu \u2018Kenapa\u2019<br \/><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Seringkali, resolusi yang kita buat cenderung menuntut, sesuatu yang kita rasa kita \u2018harus\u2019 melakukannya. Namun kita lebih fokus pada apa yang harus dilakukan daripada fokus pada apa untungnya bagi kita. Salah satu alasan kita gagal adalah karena kita tidak memahami alasan internal, kenapa kita menginginkannya? Apa itu resolusi yang benar-benar kamu ingin capai atau hanya sekedar agar terlihat keren dimata orang lain?<\/p>\n<p>Jika kita tahu apa alasan kita membuat sebuah rencana, lebih memungkinkan bagi kita untuk menemukan cara yang menyenangkan dan memuaskan. Misalnya resolusi tahun baru adalah pergi ke gym. Kita perlu menggali lebih dalam dan bertanya pada diri sendiri, kenapa? Apakah karena kita ingin lebih sehat, ingin membentuk badan, atau hanya ikut-ikutan <i>trend<\/i>?<\/p>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Belum_Siap_Berubah\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Belum Siap Berubah<br \/><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Alasan gagalnya resolusi bisa jadi juga karena kita sebetulnya belum siap berubah. Menurut Terri Bly, ada yang dinamakan model tahapan perubahan yang perlu dilalui seseorang untuk berubah,<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pra Kontemplasi: Kita mulai sadar bahwa mungkin ada sesuatu yang perlu diubah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kontemplasi: kita berpikir untuk membuat perubahan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Persiapan: kita mulai menyusun rencana untuk membuat perubahan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tindakan: kita membuat perubahan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemeliharaan: kita menentukan cara untuk mempertahankan perubahan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bly berpendapat bahwa orang-orang yang berkomitmen pada resolusi tahun baru mereka, kemungkinan besar karena sudah berada di tahap tindakan saat membuat resolusi. sedangkan mereka yang gagal, belum ada di tahap tersebut.<\/span><\/p>\n\n\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Cara_Agar_Resolusi_Tidak_Gagal_Lagi\"><\/span><b>5 Cara Agar Resolusi Tidak Gagal Lagi<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fokus_Pada_Melakukan_Bukan_Menghindari\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Fokus Pada Melakukan, Bukan Menghindari<br><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\nPenelitian menunjukkan kalau kita akan lebih mungkin mencapai tujuan yang spesifik untuk melakukan sesuatu daripada menghindari sesuatu.<br>Daripada kamu menetapkan seperti \u2018kurangi mengeluh\u2019 atau \u2018jangan terlalu sering mengeluh\u2019 lebih baik \u2018lebih sering bersyukur\u2019 atau \u2018membuat daftar rasa syukur dan menuliskan tiga hal yang disyukuri setiap harinya\u2019.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pahami_Dulu_Arti_%E2%80%98Sukses%E2%80%99\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Pahami Dulu Arti \u2018Sukses\u2019<br><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\nKalau dalam membuat resolusi, yang kamu bayangkan adalah proses yang hanya berisi hal-hal positif dan menyenangkan, kamu mungkin akan lengah.<br><i style=\"font-size: revert; color: initial;\"><span>\u201cIt is crucial to understand that achieving \u2018big goals\u2019 is going to involve a degree of grief and loss,\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Britt Frank.<br><\/span>Selalu ada \u2018harga\u2019 yang harus dibayar dalam mencapai kesuksesan akan suatu hal. Harus ada yang dikorbankan entah itu kenyamanan, waktu, hubungan dan lainnya. Setiap pencapaian ada tantangannya masing-masing. Jadi sebelum menetapkan resolusi, pahami dulu kalau kamu akan menghadapi berbagai tantangan, dan kamu harus siap! Tidak mudah memang, namun bukan berarti tidak bisa dilalui.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Antisipasi_Tantangan_dan_Fleksibel\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Antisipasi Tantangan dan Fleksibel<br><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\nSeperti yang telah dipaparkan, jalan menggapai resolusi memiliki berbagai tantangan. Kamu ingin berjalan kaki 1000 langkah sehari, namun cuaca yang terlalu panas atau dingin bisa membuat kamu malas berjalan, hanya ingin bersantai di depan TV. Kamu punya resolusi untuk lebih menghemat namun saat sedih kamu ingin sekali membeli banyak makanan untuk menghibur diri. Antisipasi dan berkomitmenlah pada tantangan anda, namun tetap fleksibel. Mungkin kamu bisa membeli sedikit makanan untuk menghibur diri namun keesokan harinya pengeluaran harus lebih sedikit dari hari-hari biasanya.<br><br><a href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/fleksibel-dalam-bekerja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Baca Juga: Fleksibel dalam Bekerja, Terapkan 5 Tips Ini<\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jadikan_Value_Sebagai_Motivasi\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jadikan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Value<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Sebagai Motivasi<br><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<i style=\"font-size: revert; color: initial;\"><span>Value<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang kamu pegang seperti kompas yang terus memberi info dan memandu sikap dan perlakuanmu. <\/span><i style=\"font-size: revert; color: initial;\"><span>Value <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">membantu kamu mengingat mengapa kamu menetapkan resolusi sejak awal.<br><\/span>Sabrina Romanoff, merekomendasikan agar kita menghindari tujuan seperti mencapai berat badan sekian. Namun lebih baik adalah menggunakan <i style=\"font-size: revert; color: initial;\"><span>value<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dibalik tujuan tersebut misalnya \u2018menjadi lebih sehat\u2019. Dengan begitu, proses mewujudkannya akan menjadi lebih bermakna.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jadilah_SMART\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jadilah SMART<br><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\nNah, hal ini sangat penting untuk dipahami. Pasti kamu sering mendengarnya bukan? SMART kepanjangan dari <i style=\"font-size: revert; color: initial;\"><span>Specific, Measurable, Attainable, Realistic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan <\/span><i style=\"font-size: revert; color: initial;\"><span>Timebound<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Tetapkan resolusi yang SMART. Misalnya dalam tahun ini, tujuan kamu adalah menabung. Maka gunakan metode SMART seperti berikut ini,<\/span><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4Specific_spesifik\"><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">4Specific<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (spesifik)<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentukan berapa jumlah uang yang ingin kamu kumpulkan dalam setahun misalnya 48 juta.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Measurable_terukur\"><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Measurable<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (terukur)<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah kamu menentukan berapa jumlahnya, agar memudahkan kamu mengumpulkannya dalam setahun, coba hitung, berarti berapa banyak yang harus kamu kumpulkan setiap bulannya? Yap, paling tidak 4 juta. Atau kamu bisa juga membaginya dalam kurun waktu setiap 2 minggu, 2 bulan atau berapa pun.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Attainable_dapat_dicapai\"><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Attainable<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (dapat dicapai)<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kami pikir menabung 48 juta per tahun itu masih masuk akal. Yang tidak masuk akal adalah ketika kamu punya resolusi lain seperti menabung 1 milyar sehari. Mungkin bisa saja namun hampir mustahil untuk dicapai.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Realistic_realistis\"><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Realistic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (realistis)<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Coba pikirkan juga, apakah ada kondisi dimana tidak memungkinkan bagimu untuk menabung 4 juta setiap bulannya? Apakah pendapatan kamu memungkinkan untuk mencapai resolusi tersebut? Kalau pendapatan kamu perbulannya misalkan 10 juta, mungkin-mungkin saja. Tapi jika pendapatan kamu perbulan hanya 3 juta, bagaimana bisa? Kecuali kalau kamu ingin menambah kran pemasukan dari pekerjaan sampingan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Atau misalnya kamu adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sandwich generation <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang masih harus menanggung biaya hidup orang tua bahkan adikmu. Kamu perlu mempertimbangkan hal lainnya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Time_Bound\"><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Time Bound<\/span><\/i><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentukan kapan anda ingin mencapainya? Apakah persis di akhir tahun? Tanggal berapa setiap bulannya kamu ingin menabung?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan kamu sudah menerapkan metode SMART dalam resolusimu ya. Dibarengi dengan 4 hal lainnya yang telah disebutkan diatas, agar resolusi kamu tidak gagal lagi dan tidak hanya sekedar wacana!<\/span><\/p>\n<h5><span style=\"font-weight: 400;\">Referensi<\/span><\/h5>\n<p><a href=\"https:\/\/www.verywellmind.com\/why-new-years-resolutions-fail-6823972\"><span style=\"font-weight: 400;\">The Psychology Behind Why New Year\u2019s Resolutions Fail (verywellmind.com)<\/span><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/fashionispsychology.com\/the-psychology-of-new-years-resolutions-why-they-fail-and-how-to-make-sure-they-dont\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">The Psychology Of New Year&#8217;s Resolutions: Why They Fail And How To Make Sure They Don&#8217;t! (fashionispsychology.com)<\/span><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.webmd.com\/balance\/features\/psychology-of-new-year-resolutions\"><span style=\"font-weight: 400;\">The Psychology of New Year\u2019s Resolutions (webmd.com)<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Membuat resolusi tahunan di momen pergantian tahun merupakan hal wajib bagi sebagian orang, mungkin kamu salah satunya. Tapi coba ingat-ingat daftar resolusi kamu di tahun 2022 lalu, berapa banyak sih yang terlaksana? Kalau sebagian besarnya tercapai sih sudah bagus. Tapi kalau tidak ada satupun yang tercapai, untuk apa itu resolusi kalau akhirnya hanya menjadi sebuah wacana!<\/p>\n<p> <a class=\"more-link\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/\">Read more<\/a><\/p>","protected":false},"author":8,"featured_media":16710,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_mi_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false},"categories":[47],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.6.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa Itu Resolusi 2024? 5 Alasan Resolusi Kamu Gagal Dan 5 Tipsnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu resolusi kalau tiap tahunnya gagal lagi? Evaluasi deh, simak 5 alasan gagalnya serta 5 tipsnya, agar resolusi tak sekedar wacana!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu Resolusi 2024? 5 Alasan Resolusi Kamu Gagal Dan 5 Tipsnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu resolusi kalau tiap tahunnya gagal lagi? Evaluasi deh, simak 5 alasan gagalnya serta 5 tipsnya, agar resolusi tak sekedar wacana!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"PARADIGM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-01-23T07:05:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-01-03T08:23:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Apa-itu-Resolusi-2023-5-Alasan-Resolusi-Gagal-dan-5-Tips-Agar-Tak-Gagal-Lagi-2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"427\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Widya Imrani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Widya Imrani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/\"},\"author\":{\"name\":\"Widya Imrani\",\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/person\/33f27f06f69e012e144fc64eeefc0c8b\"},\"headline\":\"Apa Itu Resolusi 2024? 5 Alasan Resolusi Kamu Gagal Dan 5 Tipsnya\",\"datePublished\":\"2023-01-23T07:05:04+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-03T08:23:52+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/\"},\"wordCount\":1453,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Personal Development\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/\",\"url\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/\",\"name\":\"Apa Itu Resolusi 2024? 5 Alasan Resolusi Kamu Gagal Dan 5 Tipsnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-01-23T07:05:04+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-03T08:23:52+00:00\",\"description\":\"Apa itu resolusi kalau tiap tahunnya gagal lagi? Evaluasi deh, simak 5 alasan gagalnya serta 5 tipsnya, agar resolusi tak sekedar wacana!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Itu Resolusi 2024? 5 Alasan Resolusi Kamu Gagal Dan 5 Tipsnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/\",\"name\":\"PARADIGM\",\"description\":\"We Don&#039;t Teach, We Educate\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#organization\",\"name\":\"PARADIGM\",\"url\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/PARADIGM-Black1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/PARADIGM-Black1.png\",\"width\":1242,\"height\":538,\"caption\":\"PARADIGM\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/person\/33f27f06f69e012e144fc64eeefc0c8b\",\"name\":\"Widya Imrani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1175037afbf8a65b6d08823399198f5a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1175037afbf8a65b6d08823399198f5a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Widya Imrani\"},\"description\":\"Widya is the Content Writer of PARADIGM. She is an outgoing introvert who loves drinking tea. You must try to tell a story to her, she can listen you for hours!\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.instagram.com\/widyaimra\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/widyaimrani\/\",\"https:\/\/widyaimrani.tumblr.com\/\"],\"url\":\"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/author\/widya\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu Resolusi 2024? 5 Alasan Resolusi Kamu Gagal Dan 5 Tipsnya","description":"Apa itu resolusi kalau tiap tahunnya gagal lagi? Evaluasi deh, simak 5 alasan gagalnya serta 5 tipsnya, agar resolusi tak sekedar wacana!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa Itu Resolusi 2024? 5 Alasan Resolusi Kamu Gagal Dan 5 Tipsnya","og_description":"Apa itu resolusi kalau tiap tahunnya gagal lagi? Evaluasi deh, simak 5 alasan gagalnya serta 5 tipsnya, agar resolusi tak sekedar wacana!","og_url":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/","og_site_name":"PARADIGM","article_published_time":"2023-01-23T07:05:04+00:00","article_modified_time":"2024-01-03T08:23:52+00:00","og_image":[{"width":640,"height":427,"url":"https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Apa-itu-Resolusi-2023-5-Alasan-Resolusi-Gagal-dan-5-Tips-Agar-Tak-Gagal-Lagi-2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Widya Imrani","twitter_card":"summary","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Widya Imrani","Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/"},"author":{"name":"Widya Imrani","@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/person\/33f27f06f69e012e144fc64eeefc0c8b"},"headline":"Apa Itu Resolusi 2024? 5 Alasan Resolusi Kamu Gagal Dan 5 Tipsnya","datePublished":"2023-01-23T07:05:04+00:00","dateModified":"2024-01-03T08:23:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/"},"wordCount":1453,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#organization"},"articleSection":["Personal Development"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/","url":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/","name":"Apa Itu Resolusi 2024? 5 Alasan Resolusi Kamu Gagal Dan 5 Tipsnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#website"},"datePublished":"2023-01-23T07:05:04+00:00","dateModified":"2024-01-03T08:23:52+00:00","description":"Apa itu resolusi kalau tiap tahunnya gagal lagi? Evaluasi deh, simak 5 alasan gagalnya serta 5 tipsnya, agar resolusi tak sekedar wacana!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/apa-itu-resolusi-alasan-gagal-dan-tips\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu Resolusi 2024? 5 Alasan Resolusi Kamu Gagal Dan 5 Tipsnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#website","url":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/","name":"PARADIGM","description":"We Don&#039;t Teach, We Educate","publisher":{"@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#organization","name":"PARADIGM","url":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/PARADIGM-Black1.png","contentUrl":"https:\/\/paradigm.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/PARADIGM-Black1.png","width":1242,"height":538,"caption":"PARADIGM"},"image":{"@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/person\/33f27f06f69e012e144fc64eeefc0c8b","name":"Widya Imrani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1175037afbf8a65b6d08823399198f5a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1175037afbf8a65b6d08823399198f5a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Widya Imrani"},"description":"Widya is the Content Writer of PARADIGM. She is an outgoing introvert who loves drinking tea. You must try to tell a story to her, she can listen you for hours!","sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/widyaimra\/","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/widyaimrani\/","https:\/\/widyaimrani.tumblr.com\/"],"url":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/author\/widya\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16701"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16701"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16701\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17427,"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16701\/revisions\/17427"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16710"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16701"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16701"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paradigm.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16701"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}