Source: Austin Distel
Sebagai leader ditempat kerja, tentu anda ingin semua karyawan anda produktif bukan? Lebih banyak menghasilkan untuk kemajuan dan kesuksesan perusahaan yang anda pimpin. Mengingat karyawan adalah salah satu aset terpenting yang berpengaruh pada keberlanjutan sebuah perusahaan. Tapi apakah anda pernah berpikir, sebenarnya kenapa sih produktivitas mengacu pada peningkatan bisnis anda? Hmm… Mari kita bahas ya 5 alasannya, serta 3 cara mengukur produktivitas karyawan anda.
Daftar Isi
Apabila karyawan anda produktif, anda akan menghabiskan lebih sedikit biaya untuk tenaga kerja. Anda bisa memaksimalkan potensi mereka, hal ini tidak sama dengan nda mengeksploitasi mereka ya. Memaksimalkan potensi dapat dirasakan manfaatnya, bukan hanya oleh perusahaan anda namun juga oleh diri mereka sendiri. Anda bisa berinvestasi pada kemampuan mereka, membayar mereka dengan lebih untuk membantu mengembangkan bisnis dari waktu ke waktu, sekaligus mengembangkan diri mereka sendiri.
Baca Juga: Produktivitas Artinya Apa? Pahami 7 Perbedaan Sibuk dan Produktif
Ketika karyawan anda produktif dan mampu menyelesaikan tugas-tugas mereka tepat waktu bahkan lebih cepat dari yang dijadwalkan, pelanggan akan merasa puas dengan kinerja perusahaan anda karena tim anda mampu menunjukkan profesionalitas. Kepuasan pelanggan pada akhirnya akan meningkatkan loyalitas mereka. Produktivitas kerja karyawan yang baik juga menjadikan anda dan tim punya lebih banyak waktu untuk menyelesaikan tugas-tugas lainnya.
Ketika karyawan anda produktif, bukan hanya pelanggan lo yang akan merasa puas. Namun juga masing-masing karyawan anda. Kami pikir, tidak ada individu yang menyukai tempat kerja yang bergerak lambat, bukan? Saat anda berupaya meningkatkan produktivitas karyawan, anda juga secara tidak langsung meningkatkan kepuasan mereka terhadap hasil kerja mereka sendiri.
Ketika karyawan produktif dan mampu menyelesaikan tugas-tugas lebih cepat, mereka jadi punya waktu luang yang bisa digunakan untuk membantu tim lainnya. Jika tugas-tugas setiap karyawan dangat lambat diselesaikan, bagaimana ia bisa membantu tim lainnya bukan? Karena itu, bantulah karyawan untuk meningkatkan produktivitas kerja mereka.
Coba bayangkan kalau rekan kerja anda malas-malasan dan tidak semangat? Lebih banyak mengeluh setiap harinya. Bisa jadi membuat anda tidak semangat bekerja juga. Semangat itu menular lo. Karyawan yang semangat akan membuatnya lebih produktif dan menularkannya kepada rekan lainnya. Lingkungan kerja menjadi lebih positif bukan? Jangan lupa bahwa anda juga harus menjadi leader yang bersemangat dan produktif ya untuk memberikan contoh kepada mereka!
Setelah memahami 5 alasan mengapa produktivitas mengacu pada peningkatan bisnis anda, lalu bagaimana anda bisa menilai bahwa produktivitas karyawan meningkat? Mengukur produktivitas karyawan bisa menjadi tantangan tersendiri bagi sebuah bisnis, apalagi dengan adanya perubahan sistem kerja yang tidak selalu mewajibkan karyawan work from office, 5 hari kerja dengan sistem 9 to 5. Bagaimana cara mengukurnya sedangkan anda tidak setiap hari bertemu dengan mereka?
Pada artikel sebelumnya mengenai Produktivitas Itu Apa dan 7 Perbedaan Sibuk dan Produktif, kita telah membahas bahwa produktivitas bukan hanya tentang menceklis daftar aktivitas yang telah dibuat, namun jumlah nilai yang dihasilkan dibagi dengan jumlah biaya (atau waktu) yang dibutuhkan. Begitu juga dengan produktivitas kerja karyawan. Bukan hanya berbicara mengenai seberapa banyak tugas yang telah dikerjakan namun seberapa nilai yang bisa mereka hasilkan untuk perusahaan anda. Berikut ini 3 cara mengukur produktivitas kerja karyawan anda,
Untuk mengukurnya, pertama anda harus berdiskusi dengan karyawan anda untuk menentukan standar yang akan digunakan. Mungkin beberapa hal dibawah ini bisa menjadi preferensi anda dalam mengukur produktivitas kerja mereka,
Source: Andreas Klassen for Unsplash
Referensi
Workforce Productivity: Workplace Productivity Definition and Meaning | Ascentis
What Is Productivity? A Complete Guide for Improving Yours (betterup.com)
Sebagai pekerja di suatu perusahaan, kita diharuskan untuk bisa bekerja baik secara individual maupun berkelompok,…
‘Penjualan adalah seni!’ Sebagian mengatakannya seperti itu. Memang dimana letak seninya? Kemampuan dasar dari menjual…
While attending a conference in downtown Jakarta recently, I had the opportunity to meet and…
Pelanggan merupakan salah satu aset penting dalam suatu usaha, baik yang bergerak dibidang produksi barang…
Setelah sukses menyelenggarakan Sales Training dalam rangka menghadapi event Expo Pakuwon, training untuk Pakuwon Jati…
Dalam rangka memperkuat kemampuan tim sales, Pakuwon Jati menggaet PARADIGM sebagai vendor pelatihan untuk menyelenggarakan…