PARADIGMPARADIGM
  • HOME
  • Blog
    • Paradigm Latest Event
    • Personal Development
    • Professional English
    • Service Excellence
    • Our Programs
    • Character Building
    • Others
  • Programs
  • Prakerja
  • About
  • Contact Us
  • en_USEN
    • id_IDID
June 15, 2022 by Asy Syaffa Nada A.

Kerja Keras Tak Cukup! 7 Tips Kerja Cerdas Adalah Sebagai Berikut

Kerja Keras Tak Cukup! 7 Tips Kerja Cerdas Adalah Sebagai Berikut
June 15, 2022 by Asy Syaffa Nada A.

Learner, pernah nggak sih kamu mendengar istilah ‘kerja keras tak akan menghianati hasil’ atau ‘kerja cerdas adalah untuk menghemat waktu’? Sebenarnya, cara kerja mana sih yang lebih baik untuk diterapkan? 

Dinamika kerja setiap orang pada dasarnya berbeda-beda sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Terkadang, kamu juga akan merasa kewalahan bekerja atau tiba-tiba menyadari bahwa pekerjaan tak kunjung selesai meskipun telah melakukannya dengan maksimal.

Pasti diantara kita masih sering berasumsi bahwa apapun yang dicapai dengan kerja keras akan membutuhkan lebih banyak waktu dan energi. Sebaliknya, bekerja dengan cerdas dapat lebih menghemat waktu sekaligus energi yang dimiliki. Tapi, apakah kita kita sudah benar memaknai kedua cara kerja tersebut?

Daftar Isi

  • Perbedaaan kerja keras dan kerja cerdas adalah
  • Karakteristik Kerja Keras
  • Karakteristik Kerja Cerdas
  • 7 Tips Bekerja Lebih Cerdas
    • Menulis daftar tugas yang akan dikerjakan setiap hari
    • Memiliki pola pikir atau mindset yang berkembang
    • Kerja Cerdas Adalah Memiliki Rencana
    • Berbagi tugas
    • Memiliki keterampilan manajemen waktu
    • Jangan menunda pekerjaan
    • Jadilah adaptif dan fleksibel

Perbedaaan kerja keras dan kerja cerdas adalah

Perbedaan antara kerja keras dan kerja cerdas adalah terlihat dari bagaimana kamu mengatur ritme pekerjaan yang sedang dilakukan. Kedua cara kerja tersebut berbeda, tetapi memiliki hasil akhir yang sama. 

Kerja keras lebih menekankan pada menghabiskan waktu lebih lama, sedangkan kerja cerdas bergantung pada menemukan cara yang lebih efisien. Dilansir dari Egypt today, perbedaan kerja keras dan kerja cerdas dapat terlihat dari rincian berikut ini:

Karakteristik Kerja Keras

  • Fokus pada kuantitas daripada kualitas.
  • Memulai tugas sebelum atau tanpa perencanaan.
  • Mengikuti pendekatan dan metode konvensional untuk menyelesaikan tugas.
  • Menambah lebih banyak stres.
  • Memiliki dedikasi, tetapi hasilnya tidak mencolok atau bahkan tidak terlihat.

Karakteristik Kerja Cerdas

  • Mencapai kualitas dan kuantitas pekerjaan.
  • Memiliki hasil kerja yang terlihat selama proses berlangsung.
  • Dimulai dengan evaluasi dan perencanaan sebelum pekerjaan yang sebenarnya.
  • Menggunakan teknik lebih cerdas dan fleksibel untuk mengurangi stres.

Baca Juga: Generalis vs Spesialis? Pentingnya Memilih Bidang Pekerjaan Agar Karirmu Terarah

Meski keduanya memiliki pendekatan bekerja yang berbeda, bekerja keras tidak lantas dipandang negatif dan harus diabaikan. Pasalnya, meski kerja cerdas dapat meningkatkan efisiensi, hal tersebut belum tentu dapat memberikan hasil yang diinginkan dalam jangka panjang. 

Oleh karena itu, kita harus menyadari bahwa penting untuk bekerja keras pada awal bekerja. Cara tersebut dapat membantu kita melakukan perencanaan lebih baik dan memikirkan rencana lebih cerdas dalam menyelesaikan tugas. Maka, kombinasi kerja keras dan kerja cerdas justru akan menjadi jalan terbaik yang perlu dilakukan.

“Believe in yourself, work hard, work smart and passionately present your best self to the world.” – Hill Harper

7 Tips Bekerja Lebih Cerdas

Kerja Cerdas adalah Cara Kerja yang Lebih Baik dari Kerja Keras? Masa Sih?
Source: Magnet.me for Unsplash
  1. Menulis daftar tugas yang akan dikerjakan setiap hari

    Sebelum memulai hari untuk bekerja, pastikan kamu menulis daftar tugas apa saja yang perlu dilakukan tepat pada hari itu. Buatlah daftar singkat dan fokus pada 5 hal yang perlu dilakukan serta hindari mengisi daftar tidak penting. Pastikan juga untuk menempatkan tugas yang berat di awal agar bisa diselesaikan lebih dulu.
  2. Memiliki pola pikir atau mindset yang berkembang

    Meski telah disibukkan dengan pekerjaan, setidaknya luangkan waktu untuk meningkatkan keterampilan dengan belajar melalui pelatihan atau media lainnya. Memiliki lebih banyak pengetahuan dalam berbagai aspek pada bidang pekerjaan yang ditekuni mampu membantu kamu bekerja lebih cerdas. Semakin banyak pengetahuan, semakin mudah bagi kamu untuk menemukan solusi cerdas dalam mengatasi sesuatu saat bekerja.
  3. Kerja Cerdas Adalah Memiliki Rencana

    Seseorang yang bekerja dengan cerdas akan memiliki rencana kedepan dibandingkan hanya mengikuti arus. Sebab, bekerja sesuai dengan kerangka waktu dan rencana akan memudahkan kamu mengukur hasil sekaligus kemajuan tugas yang dikerjakan. Cobalah untuk mulai membuat strategi atau rencana langkah demi langkah untuk mencapai tujuan penyelesaian pekerjaan yang diharapkan.

    Sebelum menjalankan pekerjaan, penting mempersiapkan rencana apa saja yang akan lakukan untuk mencapai penyelesaian tugas. Kamu bisa memulainya dengan menjawab pertanyaan seperti “apa tujuan akhir dari pekerjaan?”, “bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut?”, dan “berapa banyak pekerjaan yang harus dilakukan?”.

  4. Berbagi tugas

    Apakah kamu termasuk orang yang cenderung suka mengerjakan setiap tugas sendiri daripada membaginya bersama orang lain? Jika iya, berhenti untuk melakukannya. Sebab, hal tersebut merupakan salah satu kesalahan fatal yang bisa memengaruhi produktivitas dalam bekerja lho. Percayai timmu dan berbagilah tugas sekaligus kepercayaan kepada mereka dengan memberi ruang untuk mengerjakan tugas dengan cara yang menurut mereka benar.
  5. Memiliki keterampilan manajemen waktu

    Kerja Cerdas adalah Cara Kerja yang Lebih Baik, Salah Satunya Manajemen Waktu
    Source: Brad Neathery for Unsplash

    Saat bekerja keras kita akan cenderung mengerjakan tugas tanpa mengenal waktu agar bisa selesai sesuai rencana. Tetapi, ketika kamu bisa mengelola manajemen waktu dengan memprioritaskan tugas yang ada, dapat membuatmu bekerja keras dengan lebih cerdas. Pasalnya, mengerjakan beberapa tugas secara bersamaan akan membuat perhatianmu mudah teralihkan. Alih-alih selesai, tugas yang dikerjakan secara bersamaan justru akan menghambat waktumu.


    Jika kamu ingin menyelesaikan suatu pekerjaan dengan berkualitas, tanamkan pada pikiran bahwa kamu hanya memiliki waktu terbatas. Maka dari itu, gunakanlah waktu dengan bijak sesuai porsi kebutuhan.
  6. Jangan menunda pekerjaan

    Saat diberikan tugas, siapa yang sering menunda untuk mengerjakannya karena alasan mau ‘mengumpulkan energi’ atau ‘menunggu suasana hati lebih baik’ terlebih dahulu?  Hati-hati, bisa jadi itu adalah cara halus yang tanpa kamu sadari merupakan salah satu faktor kamu sering menunda pekerjaan. Memang sih dalam melakukan pekerjaan kita harus memiliki ‘semangat’, namun bukan berarti hal tersebut bisa membuat kamu membenarkan prokrastinasi atau menunda pekerjaan.

    Oleh karena itu, untuk bisa menerapkan kerja keras yang cerdas, kamu harus bisa memiliki prioritas saat akan mengerjakan tugas. Jangan menunda pekerjaan, apalagi sering menghindari tugas berat dan menggantinya dengan tugas lebih mudah. Percuma, karena pada akhirnya kita akan selalu berhadapan pada tugas berat yang perlu diselesaikan.

  7. Jadilah adaptif dan fleksibel

    Saat berada dalam situasi yang tiba-tiba tak sesuai rencana, cepatlah beradaptasi dan mencari jalan keluar lain. Terjebak dalam masalah dan hanya memikirkan bagaimana seharusnya rencana tersebut berjalan hanya akan menghambat proses pekerjaan. Oleh karena itu, cobalah untuk beradaptasi dan fleksibel dalam menghadapi hal-hal yang tak sesuai rencana dengan sigap.

    Menggabungkan kerja keras dan kerja cerdas adalah cara untuk memaksimalkan pekerjaan lebih baik dibandingkan hanya menggunakan salah satunya. Meski begitu, kerja keras yang berlebihan walau telah mencoba mengkombinasikannya dengan kerja cerdas juga hanya akan melelahkan secara mental dan fisik.

    Untuk menentukan mana yang terbaik, kamu perlu memahami bahwa tidak hanya kerja keras atau kerja cerdas agar menuju kesuksesan. Namun rahasianya bisa dicapai melalui bekerja keras dengan rencana cerdas yang dapat membantumu sampai pada tujuan dan kesuksesan lebih baik.

    Memiliki strategi mengerjakan tugas dengan ambisius diiringi pola pikir cerdas agar mencapai penyelesaian yang efisien dari segi waktu dan tenaga memang bukan perkara mudah. Oleh karena itu, dibutuhkan kebiasaan yang dapat membentuk hal tersebut. Lebih banyak berlatih, kebiasaan bekerja keras dengan cara cerdas dapat lebih kuat dan memudahkan hidup.

    Nah, itulah penjelasan tentang kerja keras dan kerja cerdas yang bisa kamu pertimbangkan untuk diterapkan sebagai cara kerja dalam mengerjakan tugas. Kombinasi keduanya dapat memberikan sejumlah keuntungan maksimal. Jadi, mana yang sesuai dengan dinamika kerjamu?

Reference:

https://www.lifehack.org/articles/productivity/8-reasons-why-you-need-work-smarter-but-not-harder.

htmlhttps://www.egypttoday.com/Article/6/108685/Smart-Work-vs-Hard-Work-How-to-Become-More-Productive

Working Hard or Working Smart – Which is better?

Previous articleKomunikasi adalah Kunci Service Excellent, Pahami 5 Faktor IniKomunikasi adalah Kunci Pelayanan Unggul Pada Pelanggan Restoran dan Kafe, Pahami 7 Faktor IniNext article Profesionalisme adalah Kunci Karir Sukses, Berikut 15 TipsnyaProfesionalisme adalah Kunci Kesuksesan dalam Bekerja, Berikut 15 Tipsnya
Asy Syaffa Nada A.
Syaffa is a Freelance Content Writer at Paradigm, type of an introvert who always excited to learn and adaptable with new things. Besides writing, she loves to making story and drawing doodle at @dudlethings~

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST POPULAR

  • Pelatihan Komunikasi Efektif 'Passion with Action & Effective Communication'
    Pelatihan Komunikasi Efektif: Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Hubungan dengan PelangganMarch 31, 2024
  • Menguasai Seni Penjualan: Membuka Kesuksesan dengan Sales Training ProgramFebruary 29, 2024
  • Mastering the Language of Success: How an English for Business Course Can Enhance Your Career
    Mastering the Language of Success: How an English for Business Course Can Enhance Your CareerFebruary 29, 2024
  • Dari Baik Menjadi Unggul: Bagaimana Pelatihan Service Excellence Meningkatkan Kinerja Perusahaan
    Dari Baik Menjadi Unggul: Bagaimana Pelatihan Service Excellence Meningkatkan Kinerja PerusahaanFebruary 28, 2024
  • Excellent Leadership Training Pakuwon Jati bersama PARADIGM
    Tingkatkan Kualitas Pemimpin, Pakuwon Jati Adakan Excellent Leadership TrainingOctober 31, 2023
logo paradigm white

PARADIGM endeavors to treat each customer with respect and kindness, to grow through innovation, invention, and creativity and to incorporate honesty and integrity in all aspects of business.

recent post

Pelatihan Komunikasi Efektif: Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Hubungan dengan PelangganMarch 31, 2024
Menguasai Seni Penjualan: Membuka Kesuksesan dengan Sales Training ProgramFebruary 29, 2024
Mastering the Language of Success: How an English for Business Course Can Enhance Your CareerFebruary 29, 2024
Dari Baik Menjadi Unggul: Bagaimana Pelatihan Service Excellence Meningkatkan Kinerja PerusahaanFebruary 28, 2024

CONTACT INFORMATION

OPERATIONAL OFFICE
Gedung Permata Cikini
lt. 3, Jl. Pegangsaan Timur No 7 Kel. Pegangsaan Kec. Menteng Jakarta Pusat 10320

CORRESPONDING OFFICE
Penthouse Plaza Marein
lt. 23, Jakarta Selatan, Indonesia
business@paradigm.co.idwww.paradigm.co.id
Monday - Friday 9.00 AM - 6.00 PM (WIB)
PT. Paradigma Lintas Semesta ©2023