Leader, saat ini salah satu tantangan yang sering dihadapi setiap generasi saat bekerja yaitu bertemu dengan teman bekerja hingga pemimpin dengan karakter yang beragam. Kita bisa menemukan pemimpin yang berusia sama, berusia tidak jauh berbeda atau malah lintas generasi. Baby boomers, generasi milenial (gen X) dan generasi Z (gen Z) bisa berada dalam satu tempat kerja yang sama. Adanya perbedaan generasi jelas mempengaruhi gaya kepemimpinan yang berbeda-beda, termasuk di tempat Anda bukan? Apalagi jika Anda menduduki posisi penting yang membawahi mereka sebagai tim kerja.
Generasi yang berbeda tentu akan melahirkan lingkungan dan juga suasana yang berbeda. Hal ini mungkin yang dirasakan di lingkunan kerja/kantor saat ini. Kita bertemu dengan banyak sekali pekerjaan, jabatan dan jenis pekerjaan. Belum lagi dengan berbagai latar belakang, pendidikan, usia dan juga tentu saja generasi yang bisa menyebabkan adanya perdebatan.
Mulai dari kendala komunikasi, misinformasi, dan juga rasa tidak setuju atau bahkan kontra yang timbul dari opini atau pendapat masing-masing. Termasuk Gen Z atau GenerasiNet. Mereka yang masuk ke dalam generasi Z memiliki usia produktif yang sudah tentu memenuhi area perkantoran, lingkungan atau bidang pekerjaan sekarang ini. Simak informasi mengenai gaya kepemimpinan yang efektif dan idaman para Gen Z, yuk! Agar kepemimpinan Anda bisa efektif untuk mereka.
Daftar Isi
Siapa sih Generasi Z?
Dengan usia yang beragam, pandangan dalam dunia kerja pun akan berbeda. Termasuk mereka yang masuk kedalam generasi Z. Menurut jurnal komunikasi dari Untar mengatakan bahwa pada Agustus 2018 total angkatan kerja generasi Z mencapai 13,5% di Indonesia. Tentu saja akan bertambah seiring berkembangnya waktu.
Bagi yang belum paham, generasi Z merupakan mereka yang lahir pada tahun 1995 hingga 2011 menurut Badan Statistik Kanada, namun ada juga beberapa perdebatan lain yang dimulai di tahun 1996. Alasan paling utama mengapa disebut GenerasiNet atau generasi Z adalah adanya penggunakan teknologi dan internet sejak kecil, sehingga generasi Z sudah terbiasa untuk akrab dengan berbagai gadget, teknologi, internet dan secara tidak langsung dan memengaruhi kehidupan pribadi.
Latar belakang itu mempengaruhi sistem atau cara bekerja yang mereka lakukan. Alasan ini juga yang menyebabkan generasi Z dan akan kesulitan untuk bisa mengikuti sistem bekerja generasi Boomer atau orang-orang yang lahir di tahun 50-an dan juga mereka yang lahir di generasi X atau sekitar tahun 60-an.
Baca Juga: Gaya Kepemimpinan Milenial vs Tradisional, Kamu dan Seniormu Tipe Leader yang Mana?
Karaketristik dalam Gaya Kepemimpinan Idaman Generasi Z
Lantas, kira-kira karakteristik seperti apa yang diharapkan Generasi Z dari Anda sebagai Leader mereka?
-
Identitas Hal yang Penting

Source : Pixabay for Pexels Pertama, gaya kepemimpinan yang sangat efektif untuk para generasi Z adalah leader yang memperhatikan identitas diri, jabatan dan label. Hal ini dikarenakan menurut beberapa teori, generasi Z tidak mendefinisikan mereka sebagai seseorang yang sulit untuk menemukan identitas.
Justru sebaliknya, mereka sangat percaya diri dengan apa yang mereka raih dan identitas merupakan hal yang sangat penting. Misalnya saja dalam lingkungan kerja, generasi Z menghargai seseorang yang pekerja keras dan bertanggung jawab pada pekerjaannya, orang tersebut layak mendapatkan jabatan dan identitas yang jelas misalnya Manager atau Kepala Cabang.
Begitupun saat generasi Z berusaha bekerja sesuai dengan tanggung jawabnya dan loyalitas pada pekerjaan tersebut. Mereka merasa berhak mendapatkan jabatan atau posisi sesuai dengan usaha mereka dalam bekerja.
-
Ruang Beropini

Source :
RF._.studio for PexelsTeknologi yang canggih dan juga berbagai informasi yang bisa didapatkan dengan mudah menjadikan gaya kepemimpinan efektif, selanjutnya yang bisa diaplikasikan kepada gen Z yaitu mereka yang memiliki ruang memberikan ruang untuk beropini. Tujuannya agar bisa berpikir dan juga menemukan solusi yang tepat.
Mereka cenderung penasaran dan lebih senang untuk diberikan ruang agar bisa berpikir dan juga menemukan solusinya masing-masing. Hal ini juga berkaitan dengan terbiasanya generasi z dalam menemukan sebuah masalah dan juga memecahkannya sendiri.
Mungkin kurang cocok apabila dipadukan dengan gaya kepemimpinan otoriter, dimana karyawan ataupun pekerjanya harus patuh terhadap perintah dan juga tatanan ataupun struktural yang sudah ada sebelumnya. Baik itu memberikan dampak buruk atau pendapat baik. Kondisi dan perintah ini membatasi ruang gerak generasi Z untuk bisa mengeksplor diri, dan informasi untuk menemukan solusi dari masalah yang mereka miliki.
-
Komunikasi To The Point
Basa-basi ataupun berbicara tidak sesuai dengan topiknya menjadi hal yang kurang disukai oleh generasi Z, mungkin hal ini bisa menjadi patokan gaya kepemimpinan yang efektif untuk mereka. Hal ini dikarenakan generasi Z merupakan generasi pertama dari digital natives.
Mereka sangat terbiasa dengan informasi yang cepat dan juga instan selain itu mereka juga memiliki refleks dan juga atensi yang sangat baik. Sehingga berkomunikasi dengan gen Z sesuai dengan alur dan juga kebutuhan. Terbiasa untuk komunikasi dengan cepat menggunakan media sosial ataupun teknologi menjadikan gen Z lebih senang berbicara langsung dibandingkan dengan pertukaran teks ataupun pesan yang mungkin membutuhkan waktu. -
Mudah Beradaptasi dan Belajar
Kepiawaian dalam mengolah teknologi atau menggunakan teknologi dan juga terbiasa dengan hal baru, menjadikan gen Z sangat mudah untuk menerima dan juga beradaptasi dengan lingkungan serta sistem pekerjaan yang baru. Gaya kepemimpinan yang idaman selanjutnya tidak boleh statis.
Justru sebaliknya seorang leader atau pemimpin bagi gen Z adalah haruslah seseorang yang dinamis dan bisa membawa mereka ke arah yang lebih baik. Dengan adanya perberkembangan ke arah lebih baik, leader atau seorang pemimpin sudah pasti bisa menarik hati pekerja yang lahir di generasi Z.
Ditambah lagi, istilah learning by doing sangat cocok bagi mereka. Sembari belajar dan juga mencoba atau mempraktekannya secara langsung. Bisa menjadi kelebihan dan daya tarik seorang pempimpin di depan Gen Z. Cobalah untuk mengajak mereka, agar mengembangkan kemampuan dan juga keahlian yang sudah mereka miliki sebelumnya. Potensi juga perlu digali dan berikan banyak pelatihan bagi mereka. Tetapi jika pekerjaan bersifat monoton dan tidak ada pengembangan diri umumnya tidak terlalu suka ataupun senang dengan gaya literasi tersebut.
Nah, dari keempat karakteristik tersebut, gaya kepemimpinan yang paling efektif adalah Gaya Kepemimpinan Tranformasional. Berikut penjelasannya…
Gaya Kepemimpinan Transformasional Bagi Generasi Z
Lantas gaya kepemimpinan seperti apa yang diidamkan atau diharapkan oleh generasi Z? Terutama jika kita lahir dengan generasi yang berbeda. Sebenarnya ada salah satu komenan yang mungkin sering kali disebut terutama di dunia atau di lingkungan kerja yaitu gaya kepemimpinan transformasional.
Istilah ini sebenarnya setelah diciptakan oleh James Macgregor, pada tahun 1978 yang memanfaatkan leadership ataupun sistem kepemimpinan dengan menyusun visi yang luas dan membiarkan karyawan ataupun pekerja ikut di dalamnya.
Ciri khas dari kepemimpinan ini yaitu visioner, dimana sebuah perusahaan ataupun kepemimpinan memiliki suatu pola yang optimis dan berkembang setiap harinya. Kemudian menginspirasi yaitu memiliki sumber daya yang berkualitas, dan tidak diterapkan secara paksa ataupun dalam tekanan.
Di sisi lain transformasional juga memiliki kemampuan beradaptasi yang sangat baik dan cocok sekali untuk generasi Z. Dalam perusahaan anggota organisasi dan pemimpin dapat berpikiran terbuka. Bisa dikatakan kepemimpinan transformasional ini masuk ke dalam agen perubahan, karena mereka bersedia menerima gagasan dan juga melakukan praktik call terbaik untuk atau dengan tujuan perusahaan semakin baik.
Namun, gaya kepemimpinan transformasional memiliki resiko yang kurang baik, misalnya arah perusahaan yang terancam bangkrut atau dihadapkan pada masalah finansial. Hal ini dikarenakan gaya kepemimpinan transformasonal tidak takut menjajaki area baru. Tapi Sangat cocok dengan rasa penasaran dan juga penerimaan informasi yang baru dengan baik seperti yang dilakukan oleh generasi Z.
Nah, itulah gaya kepemimpinan yang efektif untk pekerja Gen Z, terutama jika kamu salah satu atasan yang merasa kesulitan apabila memiliki tim kerja dengan kelahiran 1995 hingga 2011.
Source :
https://greatdayhr.com/id-id/blog/leader-untuk-gen-z/
https://reputationtoday.in/leadership-and-gen-z/



