Apakah anda pernah ada dalam FGD? Alias Focus Group Discussion. Ada juga yang menyebutnya Forum Group Discussion. Mungkin anda pernah merasakan terlibat dalam FGD ketika menjalani proses seleksi kerja atau ketika perusahaan tempat anda bekerja sedang melakukan evaluasi. Yap, Focus Group Discussion adalah teknik pengumpulan data kualitatif yang banyak digunakan termasuk di dunia profesional. Memang apa sih tujuan FGD?
Sebelum mengetahui tujuan FGD, mari kita bahas dulu yuk sebetulnya FGD itu apa sih?
Daftar Isi
Dilansir dari Legal Zoom, FGD lahir setelah adanya Perang Dunia II, ada sekelompok orang yang fokus menyelidiki topik tertentu dengan bantuan moderator. Awalnya mereka menyebutnya dengan ‘Group Depth Interviews’ karena mereka menyatukan sekelompok orang tertentu dengan bantuan moderator. Pada saat itu, 10 orang yang tadinya tidak saling mengenal menjawab pertanyaan selama 90 menit di sebuah ruangan. Sementara itu ada seorang penilai yang mengawasi mereka.
Dalam dunia professional, FGD dijadikan sebagai metode penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan pendapat dan feedback dari sekelompok orang. Topik yang dibahas bisa terkait produk, konsep atau layanan tertentu. Orang yang terlibat dalam FGD akan mendiskusikan pendapat, pemikiran dan perasaan mereka. Dengan berdiskusi bersama, permasalahan lebih mudah diselesaikan, bukan? Seperti kata founder FocusGroupIt,
“You can do that one on one, but it’s often more efficient to do it with a group.” Matt Foley
Sebetulnya, tujuan FGD bisa berbeda-beda tergantung pada kebutuhan. Namun pada intinya penyelenggara FGD berusaha untuk memahami suatu permasalahan dan mencari solusi untuk mengatasinya.
Misalnya, sebuah perusahaan menggunakan FGD sebagai cara untuk mengetahui apakah mereka telah memenuhi harapan pelanggan atas pelayanan mereka dan mencari solusi bagaimana meningkatkan pelayanan pelanggan.
“The best way to do that is to have an open-ended discussion,” Matt Foley, founder of FocusGroupIt
Sebelum mengadakan FGD, perjelas dulu apa tujuannya. Apa yang ingin anda pelajari atau ketahui? Misalnya sebagai general manager di sebuah perusahaan yang mempunyai beberapa cabang, anda ingin meningkatkan pelayanan pada pelanggan di setiap cabang.
Apabila sudah tahu tujuannya, and bisa menyusun pertanyaan evaluasi. Misalnya berapa kali komplain pelanggan yang diterima setiap cabang? Sebutkan 2 komplain yang paling sering diterima. Pertanyaan evaluasi ini jangan disamakan dengan pertanyaan yang akan disusun untuk di FGD ya.
Protokol disini termasuk syarat dan ketentuan moderator FGD (misalnya ditinjau dari skill yang dibutuhkan, kode etik, peran moderator) serta panduan FGD itu sendiri (misalnya urutan pertanyaan dan batasan pembahasan agar diskusi tetap terarah).
Rekrut peserta yang ditargetkan untuk berpartisipasi dalam FGD. Bisa dengan pemilihan seperti nominasi, panggilan terbuka atau secara acak. Ingat bahwa komposisi kelompok (homogen atau heterogen) juga perlu dipertimbangkan ya.
Apabila FGD sedang berjalan, jangan lupa dokumentasikan.
Sebagai penyedia training dan coaching, PARADIGM juga menggunakan FGD dalam proses training, terutama training yang berfokus pada peningkatan pelayanan pelanggan. FGD yang belum lama dilakukan yaitu bagian dari program Service Excellence Training untuk Urban Wagyu Steakhouse Surabaya pada 4 Juli 2023. FGD ini bertujuan untuk membahas seluruh hal positif ataupun negatif di tiap-tiap tim yang dipimpin oleh leader-leader di Urban Wagyu Surabaya (DHU, Opak, Darmo).
Sebelum para leader melakukan FGD, PARADIGM telah menyiapkan 12 pertanyaan evaluasi yang telah ditanyakan pada perwakilan dari leader/staff dari Urban Wagyu Jakarta dan Surabaya. Setelah itu, respon dari pertanyaan evaluasi tersebut dibawa dalam FGD para leader. FGD ini dipenuhi dengan pertanyaan-pertanyaan yang mengundang nalar dari para pemimpin tersebut, untuk dapat menyelesaikan masalah yang sering terjadi dengan solusi yang mudah dan tepat untuk diterapkan menggunakan variabel-variabel yang datang dari mereka.
Total dari leader yang berpartisipasi dalam Forum Group Discussion adalah 9 orang. Setidaknya, ada 3 agenda dalam FGD tersebut yaitu cara penerapan value dalam keseharian outlet, real case study setiap outlet dan dilanjutkan dengan action plan.
Ingin seperti Urban Wagyu Steakhouse yang menjadikan PARADIGM sebagai vendor Service Excellence Training? Sila konsultasikan kebutuhan perusahaan anda dengan PARADIGM dengan menghubungi kontak yang tertera.
https://www.legalzoom.com/articles/how-focus-groups-can-help-your-business
https://www.annmurraybrown.com/single-post/steps-to-conducting-a-focus-group-discussion-fgd
Sebagai pekerja di suatu perusahaan, kita diharuskan untuk bisa bekerja baik secara individual maupun berkelompok,…
‘Penjualan adalah seni!’ Sebagian mengatakannya seperti itu. Memang dimana letak seninya? Kemampuan dasar dari menjual…
While attending a conference in downtown Jakarta recently, I had the opportunity to meet and…
Pelanggan merupakan salah satu aset penting dalam suatu usaha, baik yang bergerak dibidang produksi barang…
Setelah sukses menyelenggarakan Sales Training dalam rangka menghadapi event Expo Pakuwon, training untuk Pakuwon Jati…
Dalam rangka memperkuat kemampuan tim sales, Pakuwon Jati menggaet PARADIGM sebagai vendor pelatihan untuk menyelenggarakan…