Our Programs

7 Tanda Karyawan Anda Butuh Coaching Adalah Berikut Ini

Coaching adalah satu dari sekian metode pengembangan diri. Istilah coaching tentunya sudah tidak asing lagi di dunia korporasi (perusahaan). Tidak hanya dunia olahraga saja yang mengadopsi istilah coaching. Sejak lebih dari 30 tahun yang lalu, dunia pengembangan SDM telah menggunakan metode coaching untuk mengembangkan kapasitas karyawan, khususnya pemimpin di organisasi atau perusahaan.

International Coaching Federation (ICF) mendefinisikan coaching sebagai “proses kolaboratif yang memicu pemikiran kreatif dan mendorong kinerja yang terinspirasi dari individu atau tim yang difasilitasi oleh seorang pelatih (coach)”. ICF juga mendefinisikan pelatih (coach) sebagai “seseorang yang bekerja dengan individu atau tim untuk mengembangkan keterampilan, membangun kesadaran, dan mencapai tujuan yang didefinisikan bersama”.

Karyawan di perusahaan membutuhkan coaching karena dapat membantu mereka mencapai potensi terbaik mereka dalam kinerja dan pengembangan karir mereka. Seorang Coach professional dapat membantu karyawan mengidentifikasi keterampilan yang perlu ditingkatkan dan memberikan umpan balik dan dukungan untuk membantu karyawan mencapai tujuan mereka.

Pertanyaannya, apa saja kriteria karyawan di perusahaan yang memerlukan coaching untuk pengembangan diri mereka?

7 Tanda Karyawan Anda Butuh Coaching Adalah Berikut Ini

  1. Adanya kebutuhan untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan maupun manajerial seorang karyawan.

    Jika seorang karyawan ingin meningkatkan keterampilan mereka, coaching dapat membantu mengidentifikasi area keterampilan yang perlu ditingkatkan dan memberikan umpan balik dan dukungan untuk membantu mereka mencapai tujuan pengembangan keterampilan mereka. Karyawan yang baru masuk ke dalam perusahaan atau baru dipromosikan ke dalam posisi manajerial juga membutuhkannya untuk membantu mereka mengembangkan keterampilan baru yang diperlukan untuk sukses dalam peran baru mereka.

  2. Kinerja yang stagnan atau menurun

    Jika seorang karyawan mengalami kinerja yang stagnan atau menurun dalam pekerjaannya, coaching dapat membantu untuk mengidentifikasi hambatan atau masalah yang mungkin menghambat kinerja mereka. Selain itu, juga dapat membantu mereka untuk mengidentifikasi tujuan yang lebih realistis dan memberikan dukungan serta strategi yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.

  3. Adanya masalah interpersonal di dalam pekerjaan.

    Jika seorang karyawan mengalami masalah dengan hubungan antarpersonal dalam lingkungan kerja, coaching dapat membantu mereka mengembangkan keterampilan komunikasi yang lebih efektif dan meningkatkan kemampuan mereka dalam berinteraksi dengan orang lain.
    Seorang Coach yang kompeten tidak akan memberikan label maupun penilaian (judgement) kepada Coachee atau klennya. Dengan demikian, karyawan yang memiliki masalah interpersonal dapat lebih jujur dan terbuka untuk mengevaluasi pandangannya tanpa merasa takut dihakimi. Hal ini akan memudahkan karyawan untuk lebih objektif dan memiliki sudut pandang yang lebih luas dalam melihat masalah yang dialami.
    Baca Juga: Menghidupi Tugas dan Tanggung Jawab Manager di Perusahaan

  4. Munculnya kekhawatiran untuk mencapai suatu tujuan di perusahaan.

    Melalui coaching, seorang Coach dapat membantu karyawan mengidentifikasi penyebab kecemasan mereka, baik itu berkaitan dengan pekerjaan, kehidupan pribadi, atau faktor lain yang memengaruhi keseimbangan hidup mereka. Dengan memahami akar penyebab kecemasan, karyawan dapat mengembangkan strategi yang efektif untuk mengatasi masalah tersebut.
    Dampak lain yang akan dirasakan adalah coaching dapat membantu karyawan dalam mengembangkan rasa percaya diri mereka, yang dapat membantu mengurangi kecemasan dan meningkatkan performa kerja mereka.

  5. Adanya perubahan besar yang terjadi pada seorang karyawan.

    Karyawan yang mengemban tugas sebagai orang tua baru, adanya karyawan yang kehilangan orang yang dicintai, maupun perpindahan domisili yang mungkin terjadi akibat kebijakan perusahaan, adalah beberapa contoh perusahaan besar yang sangat mungkin dialami seorang karyawan. Perubahan ini dapat mempengaruhi cara pandang, kualitas kerja, hingga produktivitas mereka.
    Karyawan yang mengalami stres atau kelelahan karena tuntutan pekerjaan yang tinggi, namun di sisi lain juga harus mengatasi kendala yang mereka hadapi di kehidupan pribadi mereka. Pendekatan coaching akan tepat digunakan untuk membantu mereka mengembangkan strategi manajemen stres dan meningkatkan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi mereka.

  6. Sudah memiliki impian, namun bingung harus mulai dari mana.

    Coaching dapat sangat berguna bagi karyawan yang memiliki impian atau tujuan karir tetapi bingung tentang bagaimana memulai untuk mencapai tujuan tersebut. Seorang Coach dapat membantu karyawan memperjelas tujuan mereka dan membantu mereka mengembangkan rencana tindakan yang spesifik dan terukur untuk mencapai tujuan tersebut. Dengan memiliki tujuan yang jelas, karyawan akan lebih mungkin merasa termotivasi dan fokus dalam mencapai tujuan mereka.
    Selain itu, coaching dapat membantu karyawan mempertanggungjawabkan tindakan mereka dan memastikan bahwa mereka terus bekerja menuju tujuan mereka. Pelatih dapat membantu karyawan mengukur kemajuan mereka secara teratur dan memberikan umpan balik yang konstruktif untuk membantu mereka terus berkembang.

  7. Kebutuhan untuk meningkatkan produktivitas kerja.

    Seorang Coach dapat membantu karyawan menemukan pola manajemen waktu yang lebih efektif. Lewat percakapan yang dibangun saat sesi coaching, karyawan akan diajak untuk belajar menetapkan prioritas, menghindari gangguan, dan mengembangkan rutinitas yang efektif. Dengan mengelola waktu mereka dengan lebih efektif, karyawan dapat meningkatkan produktivitas mereka dan mencapai tujuan mereka dengan lebih mudah.
    Jika seorang karyawan menunjukkan tanda-tanda di atas, maka coaching mungkin dapat membantu mereka mencapai potensi terbaik mereka dan meningkatkan kinerja mereka di tempat kerja. Namun, penting untuk memastikan bahwa karyawan tersebut bersedia menerima coaching dan melihat manfaatnya dalam jangka panjang.

    Baca Juga: 5 Cara dan Contoh Komunikasi Efektif Seorang Manager Kepada Tim

    Di PARADIGM, kami berkomitmen untuk membantu klien kami dalam pengembangan kapasitas kepemimpinan dari mulai level supervisor dan manajer melalui proses coaching. Para Coach kami yang telah tersertifikasi akan membantu mengidentifikasi kebutuhan pengembangan bagi karyawan Anda, dan melakukan pendampingan selama 2-3 bulan dalam sebuah proses coaching berkelanjutan.

    Para karyawan akan dipasangkan dengan Coach di PARADIGM yang telah memiliki kompetensi sebagai seorang Corporate Coach, untuk kemudian mengikuti 3-4 kali sesi one on one secara tatap muka, baik daring maupun luring. Setiap karyawan yang mengikuti sesi coaching (Coachee) akan membuat rencana aksi yang kemudian akan dipertanggung jawabkan melalui Action Plan Presentation di akhir sesi.

    Dampaknya, tidak hanya karyawan merasa berkembang, perusahaan pun sangat diuntungkan dengan adanya short term project yang mereka lakukan saat menjalani sesi coaching bersama kami. Hubungi PARADIGM sekarang untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana kami dapat membantu karyawan Anda lebih mahir menjadi pemimpin melalui coaching yang kami lakukan.

Sumber:

  1. https://coachfederation.org/about-coaching/what-is-coaching
  2. https://www.forbes.com/sites/forbescoachescouncil/2019/07/11/five-reasons-why-coaching-is-important-for-employee-development/?sh=71786c283f22
  3. https://www.inc.com/joseph-steinberg/how-to-know-when-an-employee-needs-coaching.html
  4. https://www.hbrascend.org/topics/when-to-coach-your-employees-and-when-to-let-them-be/
  5. “Coaching for Workplace Anxiety: 7 Strategies to Help Employees Cope” (https://positivepsychology.com/coaching-for-workplace-anxiety/)
  6. “How Executive Coaching Can Improve Performance and Productivity” (https://www.forbes.com/sites/ashleystahl/2018/04/17/how-executive-coaching-can-improve-performance-and-productivity/?sh=36f85a2546b2)
Cinta Maulida

Cinta is the Digital Strategist of PARADIGM. She enjoys writing as well as eating Takoyaki and Dimsum. Brace yourself, she can be your future life coach.

Recent Posts

Pelatihan Komunikasi Efektif: Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Hubungan dengan Pelanggan

Sebagai pekerja di suatu perusahaan, kita diharuskan untuk bisa bekerja baik secara individual maupun berkelompok,…

4 minggu ago

Menguasai Seni Penjualan: Membuka Kesuksesan dengan Sales Training Program

‘Penjualan adalah seni!’ Sebagian mengatakannya seperti itu. Memang dimana letak seninya? Kemampuan dasar dari menjual…

2 bulan ago

Mastering the Language of Success: How an English for Business Course Can Enhance Your Career

While attending a conference in downtown Jakarta recently, I had the opportunity to meet and…

2 bulan ago

Dari Baik Menjadi Unggul: Bagaimana Pelatihan Service Excellence Meningkatkan Kinerja Perusahaan

Pelanggan merupakan salah satu aset penting dalam suatu usaha, baik yang bergerak dibidang produksi barang…

2 bulan ago

Tingkatkan Kualitas Pemimpin, Pakuwon Jati Adakan Excellent Leadership Training

Setelah sukses menyelenggarakan Sales Training dalam rangka menghadapi event Expo Pakuwon, training untuk Pakuwon Jati…

6 bulan ago

Persiapan Expo, Pakuwon Jati Gaet PARADIGM adakan Sales Training

Dalam rangka memperkuat kemampuan tim sales, Pakuwon Jati menggaet PARADIGM sebagai vendor pelatihan untuk menyelenggarakan…

6 bulan ago