Source : Ron Lach for Pexels
Pernah tidak Anda makan di suatu restoran atau kafe, tapi merasa kesal karena pelayanan mereka buruk? Misalnya karena Anda terlalu lama menunggu pesanan datang atau waitress yang Anda panggil berkali-kali tidak menggubris. Arrrrrggggghhh! Rasanya Anda ingin sekali marah-marah kepada pihak restoran bahkan komplain langsung di depan pemiliknya. Pernah mengalaminya? Nah, kalau Anda adalah pemilik bisnis misalkan restoran atau kafe tersebut, coba bayangkan customer Anda kabur karena hal-hal tadi. Tidak mau, kan? Untuk itu Anda perlu mengenal customer journey.
Sadar tidak sadar, sebagai customer, ketika datang ke sebuah restoran Anda memiliki harapan kepada mereka. Anda ingin mereka memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan Anda selama berada disana. Berharap ketika datang akan disambut dengan senyum dan sapa oleh pihak restoran, tidak perlu mencari-cari dimana harus duduk karena mereka lebih dulu bertanya,
“Untuk berapa orang, Pak/Bu?” Lalu Anda diantarkan ke tempat duduk yang masih tersedia.
Nah, sama halnya ketika Anda adalah pemilik bisnis. Anda harus belajar memahami customer expectation ketika mereka datang ke restoran Anda. Anda atau siapa pun pemilik bisnis, tidak peduli apakah bisnis kafe, restoran atau pun lainnya, Anda perlu memposisikan diri sebagai customer agar memahami mereka. Pertama-tama, Anda perlu mengenal apa itu customer expectation, mengenal customer journey dari segi definisi dan apa pentingnya bagi sebuah bisnis.
Daftar Isi
Customer expectation adalah serangkaian perilaku atau tindakan yang diharapkan individu sebagai customer ketika berinteraksi dengan perusahaan. Dilansir dari Sales Force, secara histori customer mengharapkan hal-hal mendasar seperti pelayanan unggul (service excellence) dan harga yang adil. Namun customer di masa kini memiliki harapan yang jauh lebih tinggi seperti layanan proaktif, interaksi personal dan pengalaman terhubung dengan saluran digital.
Untuk kali ini yang akan kita bahas adalah mengenai customer expectation pada restoran. Ketika customer berjalan ke sebuah restoran, mereka datang dengan harapan yang jelas dan tergambar di kepala, sebagaimana kamu juga mempunyai harapan ketika ingin menikmati sajian di suatu temapt. Umumnya, tahapannya adalah sebagai berikut,
Sambutan berupa senyum dan sapa, baik di awal ketika datang maupun di akhir ketika akan meninggalkan restoran
Mendapat perhatian penuh dari staf restoran
Pelayanan cepat, mulai dari memilihkan tempat duduk, proses memesan makanan dan minuman hingga siap diinimati, serta proses pembayaran
Suasana nyaman, menyenangkan tanpa gangguan
Makanan dan minuman yang berkualitas tinggi, setara dengan standar restoran
Perlakuan baik dan ramah oleh staf sepanjang menikmati sajian
Mengapa mengetahui customer expectation menjadi penting bagi pemilik bisnis restoran? Karena menjadi faktor kesuksesan restoran! Harapan pelanggan yang terpenuhi akan menciptakan kepuasan pelanggan. Kepuasan pelanggan menjadi penentu apakah mereka akan kembali ke restoran Anda lagi atau tidak. Hal itu tentunya berpengaruh pada pendapatan dan perkembangan bisnis Anda, bukan?
“The customer journey is the series of interactions between a customer and a company that occur as the customer pursues a specific goal.” – Forrester
Yap, customer journey adalah serangkaian interaksi antara pelanggan dan perusahaan yang terjadi saat pelanggan mengejar tujuan tertentu.
Berbicara mengenai bisnis restoran, di masa lalu sebelum memasuki era digital, customer journey dimulai dengan pesanan, lalu diakhiri dengan meninggalkan restoran. Namun dimasa kini menjadi lebih kompleks. Customer akan memulai dari melacak keberadaan restoran, berkomunikasi dengan pihak restoran (entah secara langsung atau melalui sebuah aplikasi), melakukan pemesanan, pembayaran dengan beberapa opsi yang tersedia, pengambilan atau pengiriman pesanan, bahkan berbagi ulasan melalui kanal-kanal digital. Karena itu, customer journey sangat penting guna meningkatkan pelayanan dan kepuasan customer.
Pada dasarnya, customer journey restoran tersebut bukanlah sebuah form belaka tetapi jutstu sebuah konsep. Konsep yang menginterpretasikan pengalaman customer terkait dengan apa yang mereka cari ketika datang ke sebuah restoran dan hal signifikan apa yang membuat mereka merasa puas.
Baca Juga : Kamu Seorang Manager? Pelajari 5 Contoh Komunikasi Efektif dengan Tim
Mengapa Mengenal Customer Journey Penting Untuk Pemilik Restoran dan Kafe?
Menurut survey yang dilakukan oleh Deloitte (salah satu dari empat organisasi akuntansi terbesar dan jaringan jasa professional terbesar di dunia), 60% customer mengakui bahwa mereka akan sering memilih sebuah restoran jika restoran menawarkan pengalaman positif. Juga, 40% customer mengusulkan agar mereka membelanjakan lebih banyak untuk restoran yang memberikan service excellence, bukan hanya terbatas pada kualitas makanan dan minumannya saja.
Lalu, apa langkah pertama yang harus Anda ambil untuk memahami customer journey bisnis Anda? Dengan membuat Customer Journey Mapping! Ya, Anda bisa memulainya dengan mencari banyak referensi tentang itu.
By the way, pembuatan customer journey mapping termasuk dalam salah satu program unggulan kami yaitu Service Excellence Program, khususnya mengenai Service Design Thinking. Dalam menganalisis customer journey, kami meminta pihak klien berdiskusi mengenai customer expectation dalam empathy map board.
Anyway, Jika Anda ingin mengetahui lebih jauh mengenai program kami, perlu berdiskusi untuk menemukan solusi demi kemajuan bisnis Anda, sila hubungi kami di kontak yang tertera ya!
What Are Customer Expectations, and How Have They Changed? – Salesforce.com
10 Restaurant Customer Service Ideas That Increase Loyal Guests (eatapp.co)
Customer Journey: What is the Customer Journey? (emplifi.io)
Sebagai pekerja di suatu perusahaan, kita diharuskan untuk bisa bekerja baik secara individual maupun berkelompok,…
‘Penjualan adalah seni!’ Sebagian mengatakannya seperti itu. Memang dimana letak seninya? Kemampuan dasar dari menjual…
While attending a conference in downtown Jakarta recently, I had the opportunity to meet and…
Pelanggan merupakan salah satu aset penting dalam suatu usaha, baik yang bergerak dibidang produksi barang…
Setelah sukses menyelenggarakan Sales Training dalam rangka menghadapi event Expo Pakuwon, training untuk Pakuwon Jati…
Dalam rangka memperkuat kemampuan tim sales, Pakuwon Jati menggaet PARADIGM sebagai vendor pelatihan untuk menyelenggarakan…