Personal Development

15 Rekomendasi Buku Self Improvement Atomic Habit, Wajib Kamu Baca!

Learner, pernah mendengar suatu konsep bahwa membentuk kebiasaan baru hanya perlu waktu 21 hari? Terdengar menarik sekali, ya? Bagaimana tidak, seolah kita hanya butuh waktu kurang dari sebulan untuk bisa punya kebiasaan baru. Namun konsep tersebut masih menjadi perdebatan alias masih dipertanyakan kebenarannya. Salah satu penulis terkenal, James Clear, berpendapat bahwa konsep tersebut bukanlah fakta. Ia mempunyai gagasan sendiri tentang membentuk kebiasaan yang dituliskan dalam buku berjudul ‘Atomic Habits’. Buku tersebut menjadi rekomendasi buku self improvement terlaris di dunia.

Ya, sebagian orang bilang bahwa konsep 21 membentuk kebiasaan adalah terbukti benar alias fakta, sebagian lagi bilang kalau konsep tersebut hanyalah mitos. Hmm… Mari kita bahas mulai dari bagaimana awal mula konsep tersebut muncul.

Rekomendasi buku self improvement – Teori By. Maxwell Maltz

Pencetus konsep tersebut bernama Maxwell Maltz, seorang ahli bedah plastik. Pada tahun 1950-an, Ia mulai memperhatikan pola aneh yang terjadi pada pasien-pasiennya. Setelah mengoperasi pasien misalnya operasi hidung, Ia menemukan bahwa pasiennya perlu waktu sekitar 21 hari agar terbiasa dengan wajah baru. Sama halnya ketika ada pasiennya yang diamputasi lengan atau kakinya, pasien tersebut baru bisa menyesuaikan diri setelah 21 hari. Hal itu membuat Maltz berpikir bahwa sesuai dengan pengalamannya sendiri pun, untuk  menyesuaikan diri terhadap perubahan dan perilaku baru membutuhkan waktu 21 hari.

Di tahun 1960, pemikiran tersebut Maltz publikasikan di audio book berjudul Psycho-Cybernetics. Banyak para profesional yang membagi pemikiran tersebut. Sayangnya, semakin banyak yang membagikan, semakin banyak yang salah menafsirkan. Kalimat “minimal sekitar 21 hari” bergeser menjadi “perlu 21 hari untuk membentuk kebiasaan baru”. Paham dong masalah dimana? Yap! Kata ‘minimal’ menjadi tidak ada. Menurut James Clear, pengarang buku best seller Atomic Habits, konsep yang digagas Maltz tersebut hanya dari pengamatan, bukan fakta. 

15 Rekomendasi Buku Self Improvement yang wajib dibaca.

Berikut rekomendasi – rekomendasi buku tentang self improvement, yang membuat anda lebih percaya diri dan dapat berkomunikasi dengan lebih baik lagi yang pastinya sangat berpengaruh untuk diri anda.

Rekomendasi buku self improvement

1. The 7 Habits of Highly Effective People by Stephen. R. Covey Rekomendasi buku self improvement pertama

Covey berbagi ada tujuh kebiasaan yang harus disesuaikan untuk menjadi benar-benar efektif dalam apa pun yang ingin di capai. Tentu saja, itu tidak semudah kedengarannya. Dia menekankan fakta bahwa kita perlu melalui perubahan paradigma mendasar dalam cara kita memandang dunia dan diri kita sendiri. Buku ini bisa dibaca sebagai panduan, dengan latihan dan segala sesuatunya, untuk melewati tahapan-tahapan agar perubahan itu terjadi. Sebagian terapi kejut, sebagian kebijaksanaan spiritual awet muda, buku Covey dikemas dengan kebijaksanaan yang benar-benar membuat perbedaan.

2. The 48 Laws of Power by Robert Greene

Buku ini mencakup berbagai perkembangan manusia dan bagaimana orang menggunakan kekuasaan untuk keuntungan mereka sendiri dan apa yang harus dilakukan untuk melindungi diri dari penyalahgunaan kekuasaan tertentu. Jika anda, lebih tertarik pada sesuatu yang tidak terlalu egois, buku ini sangatlah tepat. 

3. The Psychedelic Explorer’s Guide by James Fadiman

Buku ini berisi semua yang perlu diketahui tentang menggunakan psikedelik sebagai alat untuk perbaikan diri sambil menggambar pada literatur ilmiah yang luas dan kebijaksanaan pribadi, yang sangat berpengaruh dalam kehidupan sehari – hari.

4. Eat That Frog! by Brian Tracy

Buku ini bercerita tentang mendekonstruksi tugas yang lebih besar menjadi yang lebih kecil, belajar kapan harus menangani sesuatu yang besar terlebih dahulu atau memulai dengan sesuatu yang lain. Carilah prioritas mana yang harus di dahulukan, meskipun kelihataanya mustahil atau sulit dikerjaan, tetapi dengan focus pada hal tersebut, kamu pasti bisa melakukannya.

5. Think and Grow Rich by Napoleon Hill

Buku selanjutnya bisa menjadi buku yang tepat dalam upaya memperbaiki diri, salah satunya adalah Think and Grow Rich yang dirilis tahun 1937. dan termasuk buku self improvement terbaik. Buku ini akan membekali kita terkait pelajaran dalam hidup. Poin yang paling terlihat adalah 13 prinsip umum yang biasa diaplikasikan oleh orang-orang sukses dan prinsip-prinsip tersebut masih relevan hingga saat ini.

6. The Attention Revolution by Alan Wallace, salah satu Rekomendasi buku self improvement terbaik

Dalam The Attention Revolution, Wallace menjelaskan jalan untuk mencapai Shamatha, keadaan pikiran meditasi Buddhis yang bebas dari gangguan apa pun. Ini adalah jalan yang sulit dan panjang, mungkin tidak mungkin kita capai dalam hidup ini.  Sebelum membaca buku ini, Anda mungkin ingin melihat panduan ini sehingga Anda mendapatkan ide yang lebih baik tentang bagaimana memprioritaskan hidup Anda.

7. The Paleo Manifesto by John Durant

Buku yang luar biasa ini adalah sebuah refleksi. Ini kembali ke paleolitik mencari jawaban untuk kesehatan dan umur panjang. Di antara sains dan eksperimen pribadinya, Durant menjalin kisah menakjubkan yang akan menyampaikan pentingnya perspektif evolusioner tentang cara hidup dengan baik.

8. Mindsight by Daniel J. Siegel

Penuh dengan teknik, wawasan, dan pencerahan, buku ini berisi semua yang perlu Anda ketahui untuk memprogram ulang otak anda dan untuk menggunakan kapasitas neuroplastisitasnya secara optimal. Buku yang bagus untuk para pencari spiritual dan ilmuwan.

9. How to Win Friends & Influence People by Dale Carnegie

Ini adalah buku pengembangan diri. Ditulis pada tahun 1937, terutama untuk penjual dari pintu ke pintu pada masa itu, buku karya Carnegie ini benar-benar dapat disebut klasik. Ini menunjukkan apa yang kita semua tahu secara intuitif. Tidak masalah apa bidang pekerjaan  atau apa yang ingin anda capai. Jika ingin melakukan bisnis apa pun, Anda harus membuatnya tentang orang lain.

10. Feeling Good by David D. Burns

Terapi Perilaku Kognitif adalah terapi yang paling efektif digunakan oleh psikolog saat ini. Ini terdiri dari mengidentifikasi pola pikir yang memiliki efek merugikan pada citra diri dan suasana hati anda dan mendekonstruksi ini untuk keluar dari siklus destruktif ini. Berikut adalah buku yang menjelaskan tentang Pola pikir dan bagaimana mengatasi penilaian diri dan rasa bersalah. 

11. Thinking, Fast and Slow by Daniel Kahneman

Buku brilian oleh pemenang hadiah Nobel Daniel Kahneman ini adalah penjelasan yang jelas dari semua penelitian luar biasa yang telah dia lakukan selama bertahun-tahun. Dia adalah pendiri ekonomi perilaku – cara psikologi kita memengaruhi keputusan kita – dan menjelaskan dalam prosa sederhana bagaimana pemikiran kita terbagi dalam dua sistem : satu cepat dan satu lambat. Dikemas dengan contoh-contoh yang menakjubkan dan analisis yang tajam, buku ini mengajarkan anda bagaimana belajar membuat penilaian yang baik dan menggunakan yang terbaik dari kedua sistem tersebut.

12. Perfect Health Diet by Paul Jaminet & Shou-Ching Jaminet

Tidak ada daftar perbaikan diri yang lengkap tanpa buku nutrisi dan Diet Kesehatan Sempurna bisa dibilang buku diet terbaik di pasaran saat ini. Jika anda kelebihan berat badan atau tidak, merasa sakit, atau hanya mencari tambahan kesehatan (dan tetap seperti ini), maka tidak perlu mencari lagi. Buku ini merupakan suplemen yang bagus untuk Manifesto Paleo karena berbagi perspektif evolusioner dasarnya; kami berevolusi untuk makan tidak beracun, tinggi lemak, protein sedang dan karbohidrat.

13. Failing Forward by John C. Maxwell

Pada satu waktu atau yang lain, kita semua akan gagal. Yang paling penting adalah bagaimana anda menghadapinya setelah anda melakukannya. Apakah anda akan menyerah? Atau akankah anda menggunakannya sebagai batu loncatan untuk sukses? Buku yang luar biasa ini akan mengajarkan bagaimana melakukan hal ini dengan tepat. Buku jujur ​​untuk semua orang yang mencari cermin bersih.

14.The Power of Now by Eckhart Tolle

Ini adalah teknik yang meredakan depresi, meningkatkan kecerdasan emosional dan mengembangkan kasih sayang. Dan baru-baru ini telah datang ke barat, yang tetap lelah dan skeptis sampai sains telah memvalidasi beragam klaimnya. Otak bisa dilatih, Kekuatan Sekarang mengajarkan Anda bagaimana melepaskan keterikatan Anda pada pikiran dan keadaan pikiran tertentu, dengan demikian menjernihkan pikiran untuk sepenuhnya merangkul saat ini.

15. Philosophy for Life by Jules Evans, salah satu Rekomendasi buku self improvement terbaik selanjutnya.

Buku ini adalah ekspresi luar biasa dari perspektif ini. Dari tabah hingga Terapi Perilaku Kognitif, Jules Evans menulis tentang beberapa teknik filosofis luar biasa yang dapat kita gunakan untuk melatih dan meningkatkan sistem kekebalan kognitif kita. Dia menjalin cerita kuno dengan aplikasi modern, dari kepahlawanan hingga kontemplasi kosmik. Filsafat untuk Kehidupan adalah buku yang ditulis dengan indah yang memudahkan untuk memahami sifat praktis filsafat.

Rekomendasi self improvement, Butuh Berapa Lama?

Phillippa Lally, seorang peneliti psikologi kesehatan di University College, London, menerbitkan penelitian dalam Journal of Social Psychology kepada 96 orang selama 12 minggu. Setiap orang memilih satu perilaku baru, diantaranya ada yang memilih perilaku yang sederhana seperti minum sebotol air saat makan siang. Yang lainnya memilih perilaku yang lebih berat seperti berlari 15 menit sebelum makan malam.

Hasilnya, rata-rata dari mereka perlu lebih dari 2 bulan, tepatnya 66 hari agar perilaku mereka secara otomatis menjadi kebiasaan. Jadi, waktu yang dibutuhkan untuk punya kebiasaan baru sangat variatif, tergantung dari perilakunya, orangnya dan keadaannya. Menurut  Lally, untuk membentuk kebiasaan baru, manusia butuh 18-254 hari. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada angka mutlak dalam membentuk kebiasaan.

Baca juga: Karir Fresh Graduate, Haruskah dengan Passion

Rekomendasi buku Self Improvement, 21 Hari Membentuk Kebiasaan Adalah Mitos?

Kalau kita mengacu pada penelitian Lally, 21 hari tidak bisa dijadikan jaminan bahwa akan terbentuk kebiasaan baru. Tapi bukan berarti konsep tersebut sama sekali salah. Memulai sesuatu seringkali bukan hal mudah, kan? Kalau kita mampu berkomitmen di 3 minggu awal, 21 hari bisa menjadi awal yang baik untuk membentuk kebiasaan baru.  Kuncinya, jangan menyerah di hari ke-22 dan hari-hari berikutnya.

Kebiasaan Adalah Proses, Bukan Peristiwa

Dalam perjalanan membentuk kebiasaan baru, mungkin ada satu-dua hari dimana kita tidak melakukannya. Dan itu bisa saja membuat kita merasa gagal dan kecewa pada diri sendiri. Padahal, menurut para peneliti itu bukan masalah besar!

Pertama, karena membangun kebiasaan adalah proses, bukan peristiwa. Kita tidak perlu merendahkan diri hanya karena tidak bisa membentuk kebiasaan baru dalam waktu singkat. Kedua, kita tidak harus sempurna. Berilah jeda untuk diri sendiri kalau memang diperlukan. Gunakan untuk mengatur kembali strategi untuk meneruskan kebiasaan yang sedang kamu bangun. Ketiga, targetkan waktu yang lebih panjang dalam membangun kebiasaan. Hal itu akan menyadarkan kita kalau kebiasaan adalah sebuah proses yang harus dijalani dengan komitmen.

Memahami ketiga hal tersebut mempermudah kita dalam mengelola ekspektasi dan berkomitmen pada kemajuan-kemajuan kecil dan bertahap. 

Rekomendasi self improvement. 5 Cara Membentuk Kebiasaan Baru Menurut Buku ‘Atomic Habits’

Rekomendasi Buku Self Improvement

Yap. Atomic Habits merupakan salah satu rekomendasi buku Self Improvement bagi kamu yang ingin membentuk kebiasaan baru. Berikut ini adalah 5 cara yang bisa kamu terapkan dari buku tersebut :

1. Rekomendasi self improvement yang pertama, Mulai Aja Dulu!

Membangun kebiasaan itu butuh usaha nyata. Berapa lama waktu yang kita butuhkan untuk membentuk kebiasaan baru tidak menjadi masalah. Mau 30 hari, mau 300 hari tidak perlu terlalu dipikirkan. Yang jadi masalah adalah kalau kita terlalu memikirkan berapa lama kira-kira kebiasaan tersebut akan terbentuk. Satu-satunya cara untuk tahu ya kamu harus mulai! Yap, mulai dari hari ke-1. Lupakan angkanya dan fokuslah membiasakan diri dengan perilaku tersebut.

Ingin membiasakan diri bangun lebih pagi? Niatkan dimalam hari, pasang alarm berkali-kali atau minta dibangunkan oleh keluarga. Lakukan setiap hari.

2. Self-Improvement Break down

Sebelum mulai kebiasaan baru, kamu pasti punya tujuan tertentu, dong? Nah, pecahkan tujuanmu menjadi kebiasaan-kebiasaan yang lebih kecil. Misalnya dalam sehari kamu harus membaca minimal 30 halaman buku. Tetapkan waktunya, misalnya kamu harus membaca 15 lembar halaman sebelum tidur dan setelah bangun tidur. Hal ini akan membuat kamu merasa lebih ringan dalam menjalankannya.

3. Beri Pancingan

Menurut penelitian, manusia punya insting untuk mengambil sesuatu yang lebih dekat. Kalau kamu mau punya kebiasaan lebih rajin membaca buku, maka berilah pancingan seperti menaruh buku yang mau kamu baca di dekat tempat tidur, jadi saat mau tidur dan bangun tidur, yang kamu lihat pertama kali adalah buku. Hal itu akan membuat kamu terstimulasdan ada keinginan untuk membaca buku tersebut.

4. Reward & Punishment

Kalau kamu telah berhasil melakukan sesuatu, berilah penghargaan ke diri sendiri. Misalnya saat kamu berhasil membaca 1 buku dalam waktu 1 bulan, boleh banget loh untuk menghadiahi dirimu sendiri seperti makan es krim jika kamu menyukainya.

Begitu juga saat kamu tidak berhasil melakukan sesuatu. Misalnya kamu bolos membaca buku selama 1 minggu, berilah hukuman ke diri sendiri seperti tidka boleh bermain games meskipun hanya 5 menit.

5. Evaluasi

Rekomendasi Buku Self Improvement Atomic Habits

Terakhir, agar perkembanganmu dalam membentuk kebiasaan baru bisa terlihat dan terukur, lakukanlah evaluasi. Boleh setiap pekan atau setiap bulan. Agar lebih terorganisir, siapkan satu buku untuk menulis to-do-list, ceklis setiap kali kamu berhasil membaca 30 halaman buku setiap harinya. Kalau gagal, cari tahu juga apa penyebabnya.

Mau rekomendasi buku self improvement lainnya? Tunggu artikel kami selanjutnya, ya!

Baca juga: Arti introvert dan tips menjadi pemimpin yang berpengaruh

Source :

James Clear

Freelestic

Widya Imrani

Widya is the Content Writer of PARADIGM. She is an outgoing introvert who loves drinking tea. You must try to tell a story to her, she can listen you for hours!

Recent Posts

Pelatihan Komunikasi Efektif: Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Hubungan dengan Pelanggan

Sebagai pekerja di suatu perusahaan, kita diharuskan untuk bisa bekerja baik secara individual maupun berkelompok,…

4 minggu ago

Menguasai Seni Penjualan: Membuka Kesuksesan dengan Sales Training Program

‘Penjualan adalah seni!’ Sebagian mengatakannya seperti itu. Memang dimana letak seninya? Kemampuan dasar dari menjual…

2 bulan ago

Mastering the Language of Success: How an English for Business Course Can Enhance Your Career

While attending a conference in downtown Jakarta recently, I had the opportunity to meet and…

2 bulan ago

Dari Baik Menjadi Unggul: Bagaimana Pelatihan Service Excellence Meningkatkan Kinerja Perusahaan

Pelanggan merupakan salah satu aset penting dalam suatu usaha, baik yang bergerak dibidang produksi barang…

2 bulan ago

Tingkatkan Kualitas Pemimpin, Pakuwon Jati Adakan Excellent Leadership Training

Setelah sukses menyelenggarakan Sales Training dalam rangka menghadapi event Expo Pakuwon, training untuk Pakuwon Jati…

6 bulan ago

Persiapan Expo, Pakuwon Jati Gaet PARADIGM adakan Sales Training

Dalam rangka memperkuat kemampuan tim sales, Pakuwon Jati menggaet PARADIGM sebagai vendor pelatihan untuk menyelenggarakan…

6 bulan ago