Sudah membaca artikel sebelumnya tentang ‘10 Skill Wajib Demi Pengembangan Karir 5 Tahun Lagi’? Barangkali, akan timbul pertanyaan seperti, “Lalu persiapan diri saya harus mulai dari mana?”.
Yap! Walaupun perubahan dalam dunia kerja diperkirakan World Economic Forum akan dirasakan 5 tahun lagi, tapi tidak ada yang tahu, loh, apakah di Indonesia akan dirasakan lebih lambat atau bahkan lebih cepat. Untuk itu demi pengembangan karir kita, yuk simak 4 hal tentang persiapan diri kita agar bisa bersaing di dunia kerja tahun 2025 mendatang!
Daftar Isi
Persiapan Diri Seperti Apa?
1. Berubah, sebelum Diubah!
Dunia terus bergerak. Tren, teknologi, dan kebutuhan dunia kerja terus berkembang. Jangan menolak perubahan! Jadi, persiapan diri kamu yang pertama adalah tanamkan mindset kalau perubahan berarti kemajuan.

Bayangkan kalau karir yang kamu jalani stagnan dan tidak ada tantangan, membosankan bukan? Anggap setiap perubahan pada karir adalah peluang untuk mencoba pengalaman baru, merupakan pengembangan diri dan pengembangan karir. Sadari kalau perubahan di dunia kerja dapat berkontribusi pada self-development asalkan kita mau beradaptasi.
Ada beberapa tips praktis yang bisa kamu terapkan.
1. Minta feedback dari orang lain
Terutama yang pernah bekerja denganmu seperti atasan ataupun teman satu divisi.
2. Bangun support-network
Perbanyak berada di lingkaran pertemanan yang sama-sama memiliki growth-mindset dalam berkarir.
3. Mulai dari mengubah kebiasaan
Sesederhana mulai mengatur jadwal tidur yang berantakan agar bisa lebih produktif setiap harinya.
2. You Have to Know Exactly What You Want!
Persiapan diri yang kedua, kamu harus tahu benar apa yang kamu inginkan. Begitu banyak bidang dalam dunia kerja, daripada berambisi untuk menguasai semuanya, sadari bahwa kita tidak bisa menjadi ahli di semua bidang. Dalam pengembangan karir, pilih bidang yang kita ingin dikuasai. Tapi, bagaimana agar tahu bidang apa yang benar-benar kita inginkan?
1. Pikirkan tentang hal apa yang membuat lebih bergairah
Karena dengan gairah, kamu bisa terus melewati masa-masa sulit dalam perjalanan karir
2. Ingat hal dikuasai secara natural
Ini berkaitan juga dengan kepribadianmu, cari tahu tentang kelebihan yang kamu miliki dimana potensinya besar untuk dikembangkan.
3. Ikuti tes pilihan karir
Yang bisa mencocokkan minat dan potensi yang ada pada dirimu
4. Ambil internship
Ini bisa menguji apakah kamu tertarik untuk mendalami jenis karir yang sudah kamu jalani dalam beberapa waktu
5. Carilah mentor
Mentor bisa sangat berperan loh dalam pertumbuhan karirmu. Ingin membaca artikel kami tentang pentingnya mentor? Klik disini
3. Know Your Most Significant Power!
Kekuatan bukan hanya tentang kemampuan, keterampilan ataupun bakat, namun juga tentang karakter kamu seperti setia, adil, senang belajar ataupun cerdas dalam mengelola emosi. Setiap dari kamu pasti punya kekuatan. Untuk itu, persiapan selanjutnya adalah kamu perlu tahu kekuatan diri, coba deh gunakan analisis SWOT. Dengan begitu, kamu bisa lebih percaya diri dan bisa membantu orang lain, mengarahkan dalam mengambil keputusan untuk mencapai tujuan mereka.

Berawal dari sana, kredibilitas kamu dihadapan orang lain akan terbangun dengan sendirinya. Ada 2 hal yang bisa kamu terapkan untuk menemukan kekuatan diri.
1. Renungkan tentang misi dan tujuan hidup
Tanyakan pada dirimu,“Peristiwa apa yang paling berarti dalam hidup saya?” Misalnya kamu ingat kalau pernah merawat dan mengurusi sanak saudara yang sakit, dan kamu seperti menemukan ‘aha’ momen dimana kamu merasa apa yang kamu lakukan sangat berarti. Maka bisa jadi adalah kekuatanmu adalah dalam hal merawat orang lain, bisa jadi profesi yang cocok untukmu adalah menjadi seorang perawat.
2. Terbuka pada pandangan orang lain tentangmu
Ketika dipuji, terimalah karena kamu memang layak mendapatkannya. Misalnya, kenalanmu bilang bahwa suaramu saat berbicara sangat enak untuk didengar. Bisa jadi, kamu baru menyadari apa kekuatanmu dari apa yang orang lain bilang. Lalu pikirkan, apa yang bisa kamu maksimalkan dari kekuatan yang kamu punya tersebut untuk diselaraskan dengan karir? Begitu pula ketika kamu dikritik, jujurlah pada diri sendiri dan cari cara untuk mengatasinya.
4. Invest in Life-Long Learning!
Telah selesai menempuh pendidikan formal, bukan lantas kita berhenti belajar. Manfaatkan waktu yang kita punya sekarang untuk terus belajar, tidak peduli berapa pun usia kita karena belajar itu sepanjang hayat
1. Mulai dari menetapkan tujuan belajar
Mulailah memikirkan tentang apa yang ingin kamu capai, lalu pelajari.
2. Perbanyak membaca dan perluas bacaanmu
Jadikan membaca sebagai kebiasaan dan kebutuhan.
3. Eksplorasi cara belajar yang baru
Hal ini bisa membuat kamu menemukan cara belajar yang menyenangkan agar tidak terasa sebagai beban. Misalnya belajar dengan cara mendengar podcast, berdiskusi di forum online, menonton film dokumenter atau dengan cara ikut kursus dan pelatihan di tempat yang terpercaya seperti Paradigm. Mau tahu lebih banyak program kami? Klik disini.
SOURCE :
Maulida, Cinta. 2020. Handout ‘Memahami Masa Depan Dunia Kerja Tahun 2025’. Paradigm Connection Online Gathering.
Pettersson, Grand. 2015. 10 reasons why change is important for personal development | Bdaily
Pinola, Melanie. 2019. How to Find Your Career Path (lifehacker.com)
Selig, Meg. 2016. Know Yourself? 6 Specific Ways to Know Who You Are | Psychology Today
Teach Though Staff. 2020. 10 Simple Ways To Engage In Lifelong Learning (teachthought.com)



