“Yaelah, nggak profesional banget sih!” Pernah tidak kamu mendengar komentar pedas seperti itu? Misalnya ada kasus dimana seseorang mencampuradukkan urusan pekerjaan dan urusan pribadinya. Hmm… Jika bicara tentang pekerjaan, profesionalisme adalah sesuatu yang sangat penting. Tapi mengapa sih kita harus bersikap profesional? Apa saja manfaat yang bisa didapat dari bersikap profesional?
Melalui artikel ini, kamu bisa menemukan apa itu profesionalisme, mengapa orang yang profesional lebih mudah sukses, dan bagaimana menjadi orang yang lebih profesional dalam bekerja. Sehingga, kamu bisa menerapkan profesionalisme dengan cara terbaik versi kamu. Yuk baca hingga akhir ya!
Daftar Isi
Apa Itu Profesionalisme
Secara sederhana, profesionalisme adalah tingkah laku, kebiasaan, dan etika yang dimiliki oleh seseorang. Secara khusus, profesionalisme umumnya diterapkan dalam lingkup pekerjaan atau bisnis. Namun, tidak menutup kemungkinan kalau profesionalisme bisa diterapkan dalam hal lain di luar pekerjaan.
Secara umum, profesionalisme masih berkaitan dengan tanggung jawab yang dimiliki. Sehingga, penerapan profesionalisme bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Bahkan, akan lebih baik jika kamu dapat menjadikan profesionalisme sebagai value dalam diri kamu.
Mengapa Profesionalisme Membuat Lebih Sukses
Pernah merasa kalau kamu sudah berusaha keras dalam bekerja? Atau bahkan jauh lebih keras dibandingkan rekan kerja lain. Tapi justru orang lain yang lebih dulu mendapatkan promosi. Seringkali, sikap dan kesan profesionalisme adalah salah satu penyebabnya.
Tak bisa dipungkiri, kerja keras saja sering kali tidak cukup. Apalagi jika kamu mengharapkan promosi atau jenjang karier yang lebih baik. Namun, bukan berarti tidak ada hal yang bisa kamu lakukan. Salah satunya adalah dengan menunjukkan kesan profesional.
Dalam dunia kerja, menunjukkan kesan profesional sama pentingnya dengan menyelesaikan pekerjaan secara sempurna. Saat kamu ingin mendapatkan promosi, maka kamu perlu menunjukkan kalau kamu berhak mendapatkan hal tersebut.
Dalam banyak kasus, memiliki profesionalitas dan menunjukkan kesan profesionalisme adalah kuncinya. Dengan menampilkan profesionalisme, atasan akan lebih mudah menyadari keberadaanmu. Sehingga, kesempatan mendapatkan promosi juga jadi lebih besar.
Lalu, bagaimana cara untuk menjadi lebih profesional?
Tips Menjadi Lebih Profesional Dalam Bekerja
Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk tampil profesional. Berikut ini adalah 15 tips yang bisa kamu lakukan agar terlihat lebih profesional dalam bekerja:
1. Jaga Produktivitas Kerja
Tidak ada orang yang suka melihat orang lain membuka sosial media saat bekerja. Kecuali jika kamu memang bekerja di bagian tersebut. Karena itu, hindari sosial media, ponsel, dan distraksi lainnya saat bekerja. Pastikan kamu menggunakan waktu dengan produktif sesuai dengan tanggung jawab pekerjaan yang kamu punya.
2. Perhatikan Cara Berpakaian

Kunci profesionalisme adalah dengan membangun kesan profesional yang tepat. Termasuk bagaimana cara kamu berpakaian. Meski tempat kerjamu membebaskan karyawannya dalam berpakaian, pastikan kamu tetap berpakaian pantas saat datang ke kantor.
Cobalah untuk berpakaian sesuai dengan pekerjaan yang kamu harapkan. Bukan menyesuaikan dengan pekerjaanmu saat ini. Perhatikan cara berpakaian manager dan orang lain di level tersebut, kemudian jadikan hal tersebut sebagai referensi.
3. Selalu Jaga Postur Tubuh
Apa yang kamu pikirkan saat melihat orang lain duduk dengan malas di kursinya? Sangat sulit memberikan kesan yang baik saat melihat orang lain menunjukkan postur malas.
Cobalah untuk selalu menjaga postur tubuh. Baik saat duduk maupun saat berjalan. Postur tubuh yang baik menunjukkan bahwa kamu profesional, serius, dan bertanggung jawab dengan pekerjaan.
4. Percaya Diri
Agar terlihat profesional, kamu harus menghadirkan rasa percaya diri. Jangan ragu untuk menyapa orang lain saat ke pantry, melakukan eye-contact, atau mengemukakan pendapat. Orang yang percaya diri selalu terlihat lebih dapat diandalkan dibandingkan dengan orang yang terlihat minder dengan dirinya.
5. Pelajari Public Speaking

Salah satu cara menghadirkan profesionalisme adalah dengan melatih kemampuan public speaking. Dalam dunia kerja, kemampuan public speaking adalah salah satu kemampuan penting. Apalagi jika kamu ingin mendapatkan promosi kerja yang lebih baik.
Baca Juga: 21 Pertanyaan Tentang Public Speaking Paling Umum. Ini Jawabannya!
6. Ambil Inisiatif
Jangan ragu mengajukan diri untuk proyek penting perusahaan. Selain itu, kamu juga bisa mengambil inisiatif dengan menawarkan diri atau memberi bantuan yang dibutuhkan perusahaan. Hal ini menunjukkan kalau kamu memiliki rasa kepemilikan terhadap perusahaan. Banyak orang yang berhasil mendapatkan promosi dengan cara ini.
7. Bekerja Secara Efektif dan Efisien
Ada banyak cara untuk membangun kebiasaan kerja yang efektif dan efisien. Mulai dari membuat rencana, menentukan prioritas, menetapkan tujuan, hingga membangun action plan. Jangan lupa juga untuk melakukan follow up kepada anggota tim dan berkoordinasi dengan supervisor.
8. Jaga Integritas
Sebaik apapun pekerjaanmu, orang lain juga melihat etika yang kamu miliki. Integritas dan profesionalisme adalah dua hal yang tidak boleh terpisahkan. Bersikap tanggung jawab atas pekerjaan sama pentingnya dengan memiliki perilaku dan etika yang baik setiap waktu.
9. Berikan Hasil di Atas Ekspektasi
Setiap orang senang jika kamu dapat memberikan hasil yang melebihi ekspektasi mereka. Hal ini bukan hanya menunjukkan kalau kamu mampu, tapi juga menyatakan bahwa kamu bangga dengan apa yang kamu kerjakan.
10. Menjadi Problem-Solver
Masalah adalah sesuatu yang pasti terjadi dalam dunia kerja. Saat kamu menemukan hambatan atau masalah dalam pekerjaan, cobalah untuk melakukan brainstorming sejenak. Temukan solusi atau alternatif yang sekiranya dapat menjadi jalan keluar dari masalah tersebut. Baru setelah itu, kamu bisa mengajukan ide tersebut kepada atasan atau supervisor.
11. Bangun Mindset Positif
Salah satu keahlian yang perlu kamu punya untuk membangun profesionalisme adalah mindset yang positif. Dengan mindset yang positif, kamu akan memandang masalah sebagai tantangan yang membangun. Sehingga, kamu tidak mudah patah semangat atau terpuruk.
12. Belajar Mengelola Emosi
Bersikap profesional membutuhkan kematangan mengelola emosi. Kamu perlu mengetahui hal-hal yang bisa memicu emosimu dan belajar untuk mengelolanya. Sehingga, kamu bisa memberikan reaksi yang lebih positif dan produktif.
13. Bangun Hubungan Baik dengan Rekan Kerja
Tidak ada salahnya membangun hubungan baik dengan rekan kerja. Hampir setiap orang senang disapa dan mengobrol. Membangun hubungan baik juga membuat kamu lebih mudah dikenal dan disadari oleh atasan. Namun, pastikan untuk tidak terjebak dalam gosip kantor yang justru merugikan.
14. Bersikap Seperti Pemimpin
Hampir sebagian besar atasan akan memberikan promosi kepada orang yang sudah memiliki potensi sebagai pemimpin. Bukan berarti kamu harus bersuara keras atau menjadi extrovert. Banyak pemimpin yang bersuara lembut, namun memiliki karisma dan dapat diandalkan selayaknya seorang pemimpin.
15. Jangan Menulis Email yang Bertele-Tele
Email yang profesional adalah email yang singkat dan to the point. Email yang panjang justru dapat membuat beberapa informasi penting terlewat. Selain itu, email yang panjang juga menunjukkan kalau kamu tidak menghargai waktu mereka.
Pada dasarnya, profesionalisme adalah suatu keahlian yang sangat mungkin untuk dilatih. Dengan melakukan 15 tips tersebut, sangat mungkin kamu bisa meraih kesuksesan dalam dunia kerja. Akan tetapi, ada satu hal yang perlu diingat jika kamu ingin mendapat promosi:
“Daripada bertanya-tanya,
“Kapan saya akan mendapatkan promosi?” cobalah untuk bertanya,
“Apa yang perlu saya lakukan agar bisa berkontribusi di level yang lebih tinggi?”
Source:
How to be More Professional at Work (The Distilled Man)
Professionalism (Virginia Tech)



