Hi, Learner. Siapa nih yang malam ini telah join event online Paradigm Connection bersama Haikal Basagili? Event yang sudah dilaksanakan pada Senin, 31 Oktober 2022 pukul 19.00-20.30 WIB tersebut membahas mengenai strategi bisnis lo, khususnya tentang bagaimana sih membentuk pola pikir kreatif agar menghasilkan branding yang kuat. Tentu saja tujuannya untuk meningkatkan kesuksesan sebuah bisnis. Ilmunya ‘daging’ dan berguna banget buat kamu yang baru mau mulai atau sedang merintis bisnis.
Nah, biar ilmunya semakin meluas bukan hanya untuk peserta yang telah join, PARADIGM ingin memberikan rangkuman dari pemaparan Haikal nih. Pertama mengenai bagaimana strategi memulai branding dengan menggunakan 8 brand checklist. Kedua, bagaimana memaksimalkan branding yang telah kita mulai dengan mengikuti 7 tips jitu. Baca sampai akhir ya agar bisa mendapatkan insight dari 15 strategi bisnis tersebut!
Daftar Isi
Siapa Haikal Basagili?
Haikal adalah founder dari Beranda Brand, brand agency yang fokus membangun brand lokal. Ia juga co-founder dari @iban_id. Menurutnya, brand lokal itu banyak yang bagus namun skalanya kecil, padahal punya potensi yang besar. Mereka membutuhkan sebuah ekosistem agar bisa bertumbuh dan berdampak. Karena itulah ia membentuk brand agency. Anyway, berbicara tentang branding, sudah tahu kah branding itu apa? Yuk kita bahas.
Apa Itu Branding?
Menurut Haikal, branding adalah melibatkan setiap bagian dari bisnis kita yang berinteraksi dengan publik. Artinya, kita berusaha untuk melakukan serangkaian kegiatan agar profil atau brand kita melekat pada persepsi orang-orang yang sifatnya jangka panjang.
4 Hal yang Menjadi ‘wajah’ sebuah Brand:
- Brand identity, logo, tipografi, warna, dan elemen visual lainnya. Coba tebak brand perusahaan BUMN apa yang logonya terdiri dari 3 warna berupa merah biru dan hijau?
- Pilihan kata dan jenis bahasa, satu kalimat yang langsung mengingatkan produk suatu brand, salah satunya tagline. Kamu ingat dong tagline ‘ada manis-manisnya’ itu brand apa?
- Kualitas pelayanan pelanggan
- Penyampaian layanan brand
Kenapa Branding Penting?
Menurut Haikal, branding menjadi penting karena itulah cara kita mengomunikasikan brand kepada pelanggan, yang pada akhirnya akan membangun kepercayaan dari pelanggan. Biasanya ada 3 hal yang kita komunikasikan: purpose, core values dan personality. 3 hal tersebut akan membuat pelanggan bisa membedakan brand kita dari brand-brand lainnya. Harapannya, kelak branding mampu meningkatkan loyalitas pelanggan.
Strategi Bisnis dalam Memulai Branding
Agar memudahkan kita membangun branding, Haikal membagikan ilmu tentang 8 brand checklist yang bisa digunakan dalam memulai strategi bisnis kita,
-
Brand Goals
Ingin membuat brand kita sukses? Tetapkan dulu apa tujuan kita! Dalam konsep brand goal ada istilah ’why’ yang artinya apa alasan dibalik pembuatan brand, juga ‘how to’ yang artinya bagaimana cara agar brand bisa sukses. Nah, ‘why’ ini tidak boleh berubah ya! Sedangkan ‘how to’ boleh saja berubah. -
Ideal Client
Siapa target pasar yang mau anda tuju? Artinya kita perlu mementukan target yang spesifik, misalnya menetapkan dari segi usia dan jenis kelamin. Hal itu juga dikenal dengan buyer persona. Menurut Haikal, semakin spesifik ideal client kita maka semakin baik. -
Brand Purpose
“Setiap brand yang kuat dibangun diatas ‘why’ yang kuat.” – Haikal Basagili, founder of Beranda Brand.
Lagi-lagi, kuncinya adalah ‘why’. Proses untuk membangun branding akan lebih maksimal apabila motivasinya kuat. -
Core Values
Brand checklist ini sangat berguna agar brand kita tetap on the track, selain itu, hal ini membantu anda mendapatkan kepercayaan dari pelanggan. Cobalah untuk memahami sudut pandang para pelanggan agar menemukan titik temu antara value yang ingin kita berikan pada pelanggan dengan persepsi mereka tentang kita, termasuk harapan pelanggan -
Brand Personality & Voice
Cobalah cari tahu kepribadian dari brand kita itu seperti apa. Setiap brand itu unik, brand fashion akan berbeda dengan brand f&b. Mengapa brand personality penting? Karena diluar sana banyak sekali brand dengan produk yang sama, bisa jadi kita juga tidak sadar bahwa brand kita sangat mirip dengan brand lainnya. -
Identity System: Logo
Seperti yang telah disebutkan diawal, logo adalah salah satu ‘wajah’ dari brand kita, gunanya untuk memberikan kesan pertama yang baik. Juga agar lebih dikenal dan dibedakan oleh orang-orang. Nah, untuk membuat logo, bedakan dengan clip art ya!
Logo harus merepresentasikan nilai dari brand. Tidak perlu rumit, buat yang simpel saja namun representatif. Inti dari logo adalah untuk memudahkan pelanggan dalam mengingat brand. Jangan lupa pahami sudut pandang dari orang ke-3 dalam membuatnya. Kalau suatu saat logo brand anda ganti, jangan lupa komunikasikan pada pelanggan. -
Identity System: Other Elements
Visual itu penting! Other elements misalnya komposisi warna dan font. Gunakan other elements ini pada setiap proses mengomunikasikan brand, misalnya dalam konten-konten brand anda di sosial media. -
Brand Culture
Adalah bagaimana kita membangun culture, bukan hanya dengan pihak eksternal seperti pelanggan. Namun juga dengan pihak internal seperti tim yang bekerja untuk brand kita.
7 Tips Strategi Bisnis dalam Memaksimalkan Branding
-
Membaca Trend
Menurut Haikal, pandai-pandailah dalam membaca trend, kita bisa menggunakan google trend dan twitter untuk tahu hal apa yang sedang ramai dibicarakan. Kita perlu berinteraksi dengan pelanggan tentang hal-hal yang sedang hangat didiskusikan. Hal ini juga mampu membuat kita bepikir lebih kreatif. -
Melakukan Market Research
Jika kita punya target market yang terukur, langkah-langkah yang akan kita lakukan dalam proses branding jadi lebih jelas. -
Memulai Experiment
Melakukan market research saja belum cukup, selanjutnya kita perlu bereksperimen dan mencobanya. Dalam hal ini, kita perlu melakukan pendekatan design thinking. -
Menentukan Channels yang Tepat
Channels bisa berupa seperti channel digitla seperti sosial emdia, website, dan market place. Sebagai pelaku bisnis kita perlu melek digital marketing. Selain itu contoh channel lain adalah tradisional media seperti tv, radio, billboard. Sesuaikan dengan kebutuhan brand anda. Namun kelebihan dari channels social media adalah feedback dan insightnya dapat terlihat. -
Berkolaborasi
Sekarang bukan lagi jamannya berkompetisi, saat ini yang kita perlukan adalah mencari titik temu dengan brand-brand lain dan berkolaborasi dengan catatan sama-sama menguntungkan. -
Leveling
Bagaimana agar kita relevan dengan lawan bicara atau dalam hal ini pelanggan sehingga berada di level yang sama. Levelling sangat berguna untuk bisa memahami karakter pelanggan dan target market. Budayakan mengobrol sebagai pendekatan kreatif untuk lebih memahami pelanggan. -
Bangun Komunitas & Dokumentasikan Karya

Referensi
Haikal Basagili, 2022. Handout Paradigm Connection Online Gathering ‘Creative Mindset for Powerful Branding’.




