PARADIGMPARADIGM
  • HOME
  • Blog
    • Paradigm Latest Event
    • Personal Development
    • Professional English
    • Service Excellence
    • Our Programs
    • Character Building
    • Others
  • Programs
  • Prakerja
  • About
  • Contact Us
  • id_IDID
    • en_USEN
Maret 26, 2021 by PARADIGM

AGILE DALAM BEKERJA, 4 KARAKTER INI WAJIB ADA!

AGILE DALAM BEKERJA, 4 KARAKTER INI WAJIB ADA!
Maret 26, 2021 by PARADIGM

Learner, kamu setuju tidak sih kalau kita sebagai manusia dihadapkan dengan ketidakpastian? Hari ini, kita bisa saja merencanakan apa yang akan dilakukan esok hari. Tapi esok tetaplah tidak bisa diprediksi. Agar bisa bertahan, kita tidak punya pilihan selain beradaptasi dengan perubahan. Dengan begitu, kita bahkan bisa lebih maju. Namun hal itu tidaklah semudah membalikkan telapak tangan! Kita harus punya mindset ‘agile’ atau ‘agility’. Kamu sudah pernah mendengar istilah tersebut belum, nih?

Kalau kita flashback, sepanjang tahun 2020 adalah hari-hari yang penuh dengan ketidakpastian. Mungkin kita sudah merencanakan berbagai hal baik untuk direalisasikan di 2020. Tapi pandemi membuatnya tertunda bahkan sama sekali tidak bisa direalisasikan. Bahkan, kondisi ekonomi menjadi semakin sulit karena adanya resesi. Banyak yang kehilangan pekerjaan, banyak juga bisnis yang sempat terhenti bahkan mati. 

Secara harfiah, agile berarti lincah, tangkas dan gesit. Sepanjang tahun 2020 kita belajar bahwa mindset agility sangat penting untuk dimiliki baik oleh individu maupun perusahaan. Karena nyatanya, dalam situasi sulit ini, tidak sedikit bisnis yang bertahan, maju bahkan baru bermunculan di tengah pandemi. Hal itu tidak terlepas dari orang-orang didalamnya yang punya mindset agility.

Nah, untuk bisa dikatakan ‘agile’, setidaknya kamu harus memiliki 4 karakteristik seperti berikut :

Daftar Isi

  • 4 Karakter Agile Dalam Bekerja
    • Punya value dan purpose yang kuat
    • Mampu berkomunikasi secara efektif
    • Punya self-awareness yang baik
    • Mampu berkolaborasi

4 Karakter Agile Dalam Bekerja

  1. Punya value dan purpose yang kuat

    Inti dari menjadi ‘agile’ adalah kamu punya mindset dan kemauan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan. Tetapi sebelum menyesuaikan diri, sebagai individu kamu harus punya value dan purpose yang kuat. Begitu juga dalam bekerja, kamu perlu memahami lebih dulu budaya tempat kerjamu seperti apa dan bagaimana core valuenya.

    Misalnya nih kebutuhan konsumen dalam perusahaan tempat kamu bekerja mulai bergeser, maka kamu bersedia mengubah arah untuk keberlangsungan bisnis perusahaan, dengan catatan masih sesuai dengan budaya perusahaan tersebut alias tidak mengubah jati dirinya, ya!

    Seperti di Paradigm, kami punya value yang kuat berupa education, respect dan commitment. Arah dan batasannya jelas sehingga value ini membuat Paradigm mampu untuk pivot dengan mudah saat diperlukan. Di masa-masa awal pandemi, kami mengalami kesulitan namun dengan berpegang pada core-value, sepanjang 2020 Paradigm bisa bertahan bahkan level-up.

    “Karena menjadi agile bukan berarti menjadi labil.” –Peggy Putri

  2. Mampu berkomunikasi secara efektif

    Agility ditunjukkan dengan kemampuan berkomunikasi. Menurut Peggy Putri, COO dari Paradigm, kita tidak akan mungkin bisa beradaptasi tanpa komunikasi yang efektif, clear dan terarah.

    Mendengar, bagian dari komunikasi
    Mimi Thian for Unsplash

    Pertama, bagian dari kemampuan berkomunikasi adalah dengan mendengar. Tidak terbatas pada mendengarkan orang lain, ya, tetapi mampu mendengar dan memahami isu-isu terkini misalnya tren, pangsa pasar dan hal lainnya tentang bidang industri yang kamu geluti.

    Kedua, bagian dari kemampuan berkomunikasi adalah kamu mampu menyampaikan pesan dengan baik kepada orang lain, baik secara lisan maupun tertulis. Jadi, kamu perlu menjadi pendengar dan penyampai pesan yang baik agar dapat menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang terjadi.

    Di Paradigm, kami berkomunikasi secara terbuka. Seluruh anggota tim bisa mengekspresikan ide satu sama lain. Kami juga menerapkan sistem yang transparan sehingga siapa saja bisa membantu siapapun, melintasi batas hierarki. Hal ini memudahkan seluruh tim Paradigm untuk bekerja sama demi mencapai tujuan.

  3. Punya self-awareness yang baik

    Untuk menjadi agile, individu perlu memiliki awareness yang baik, entah itu kesadaran tentang dirinya sendiri (self-awareness) maupun kesadaran tentang dunia luar. Self-awareness ditunjukkan dengan pemahaman tentang strengths (kekuatan) dan weaknesses (kelemahan) tentang dirinya sendiri.

    Sedangkan kesadaran tentang dunia luar ditunjukkan dengan pemahaman tentang
    opportunities (peluang) dan threats (tantangan)  serta kesadaran bahwa saat ini kita menghadapi VUCA World yang merupakan singkatan dari Volatility (bergejolak), Uncertainty (tidak pasti), Complexity (kompleks) dan Ambiguity (tidak jelas). Intinya adalah bahwa kita berada dalam ketidakpastian dunia yang dinamika perubahannya sangat cepat dan semakin kompleks.

    Punya awareness yang baik membuat kita menjadi lebih proaktif di tempat kerja, artinya tidak hanya berpikir tentang masa kini tapi juga tentang masa depan kita dan perusahaan. Walaupun masa depan penuh dengan perubahan dan ketidakpastian, kita tetap perlu merencanakan dan mempersiapkan apa yang akan terjadi di masa depan.

    Hal tersebut sebagai bentuk antisipasi dalam menghadapi berbagai hal yang tidak terduga dengan lebih baik. Orang yang proaktif akan memanfaatkan sumber daya seperti waktu, energi, dan uang dengan baik. Serta mampu mengendalikan stres dan kendala-kendala yang dihadapi dalam pekerjaan.

    Pentingnya punya self awareness dalam berkarir bisa kamu pahami lebih lanjut di artikel kami disini, ya!

  4. Mampu berkolaborasi

Menjadi individu yang agile adalah yang mampu berkolaborasi. Setelah kita punya awareness yang baik, kita bisa tahu dengan siapa kita butuh berkolaborasi untuk mengisi kekurangan diri, dan dengan siapa kita butuh berkolaborasi untuk mengisi kekurangan orang lain. Kalau dalam ranah perusahaan, tempat kerja dengan agile management berupaya untuk meruntuhkan struktur hierarki sehingga setiap anggota tim bisa bereksplorasi, seperti di Paradigm.

agile and collaboration
Windows for Unsplash

Perlu diingat bahwa berkolaborasi bukan hanya dengan orang-orang di luar perusahaan tapi justru dengan tim di dalam perusahaan itu sendiri. Karena di masa sekarang ini, kita tidak mungkin berjalan sendiri-sendiri.

“Agility bukan tentang mau menang sendiri, agility adalah dimana kita bergerak bersama untuk mencapai satu tujuan dan untuk bisa menang bersama-sama.”  –Peggy Putri

SOURCE :

Bio Space. 2018. https://www.biospace.com/article/how-can-you-be-more-agile-at-work-/
Wawancara dengan Peggy Putri, Selaku COO dan Founder Paradigm, pada tanggal 19 Januari 2021 pukul 19.30 WIB.

Previous articleTips Karir Fresh Graduate, Haruskah bekerja mengikuti Passion?Karir fresh graduate, haruskah dengan passion?Next article Berdaya Berkarya Bersama ParadigmBerdaya Berkarya
PARADIGM
People & Professional Development Company.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MOST POPULAR

  • Pentingnya First Impression bagi Seorang Pemimpin: Penentu Kinerja TimAgustus 14, 2024
  • Meningkatkan Kualitas Karir dengan Training Kerja: Menyongsong Masa Depan Lebih BaikAgustus 14, 2024
  • Meningkatkan Kualitas Bisnis F&B dengan Kritik dan SaranAgustus 14, 2024
  • Pelatihan Komunikasi Efektif 'Passion with Action & Effective Communication'
    Pelatihan Komunikasi Efektif: Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Hubungan dengan PelangganMaret 31, 2024
  • Menguasai Seni Penjualan: Membuka Kesuksesan dengan Sales Training ProgramFebruari 29, 2024
logo paradigm white

PARADIGM endeavors to treat each customer with respect and kindness, to grow through innovation, invention, and creativity and to incorporate honesty and integrity in all aspects of business.

recent post

Pentingnya First Impression bagi Seorang Pemimpin: Penentu Kinerja TimAgustus 14, 2024
Meningkatkan Kualitas Karir dengan Training Kerja: Menyongsong Masa Depan Lebih BaikAgustus 14, 2024
Meningkatkan Kualitas Bisnis F&B dengan Kritik dan SaranAgustus 14, 2024
Pelatihan Komunikasi Efektif: Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Hubungan dengan PelangganMaret 31, 2024

CONTACT INFORMATION

OPERATIONAL OFFICE
Gedung Permata Cikini
lt. 3, Jl. Pegangsaan Timur No 7 Kel. Pegangsaan Kec. Menteng Jakarta Pusat 10320

CORRESPONDING OFFICE
Penthouse Plaza Marein
lt. 23, Jakarta Selatan, Indonesia
business@paradigm.co.idwww.paradigm.co.id
Monday - Friday 9.00 AM - 6.00 PM (WIB)
PT. Paradigma Lintas Semesta ©2023