Personal Development

Arti Pandemi bagi Kehidupan Personal dan Karirmu. Ini 5 Hal Positif dari Pandemi Covid-19

“Duh, mau keluar kota tapi males banget di swab lagi… swab lagi. Mau ketemu temen, harus swab juga.” Sejak Covid-19 ditetapkan sebagai pandemi global pada Maret 2020, sejumlah kebiasaan hidup manusia perlahan mengalami perubahan. Nah, salah satunya dalam screening setiap kali ingin berpergian ke luar kota dengan kendaraan umum, pasti kita diwajibkan untuk melakukan tes swab. Kadang kita merasa bahwa pandemi ini sesuatu yang sangat negatif ya? Tapi pernah nggak sih kamu berpikir, apa ya arti pandemi bagi kehidupanmu? Barangkali dibalik banyak hal negatif yang dirasakan, sebetulnya banyak hal positifnya juga.

Tes creening pun nggak cuma bepergian ke luar kota, biasanya nih setiap kali datang ke acara yang juga menghadirkan banyak orang, kita juga diwajibkan untuk tes swab. Saking seringnya, kita terkadang nggak sadar jika dulu setiap kali di tes swab pasti harus mengernyitkan dahi dan cemas takut sakit, kini justru bisa lebih menikmatinya tanpa terlalu khawatir hidung jadi gatal. Ya, gimana lagi namanya juga sudah jadi kebiasaan, ya kan?

Selain tes swab yang kini jadi seperti ‘makanan sehari-hari’, pandemi Covid-19 juga membuat sejumlah perusahaan mengubah pola kerja karyawannya. Dari yang semula selalu tatap muka secara langsung, sekarang harus bergantian dengan jadwal work from home. Ada pula perusahaan yang menerapkan kerja remote selamanya. Meski ada yang merasa bahagia dengan kebijakan work from home, tak sedikit pula pekerja yang justru merasa hal tersebut membosankan. Apalagi hampir 2 tahun ini pandemi masih cepat menyebar dan mobilitas kita masih terbatas karena kebijakan lockdown.

Dampak yang ditimbulkan akibat pandemi bagi banyak orang ini beragam. Salah satunya, tak sedikit dari kita justru semakin stress lantaran keadaan yang tak menentu. Wajar aja kok stress karena pandemi yang tak kunjung usai, apalagi bagi kamu para pekerja. Eits, tapi bukan berarti harus terus-menerus berpikiran negatif dan semangat jadi ‘melempem’ ya.

Daripada mengeluh dan merasa terjebak oleh keadaan pandemi yang masih begini-begini aja, coba di-review lagi deh hidupnya. Selama 2 tahun pandemi ini, sudah sejauh mana ya kaki kita melangkah?

Jika dirunut berdasarkan sejarah panjang kehidupan manusia, sebenarnya berbagai jenis pandemi sudah datang silih berganti lo. Seperti flu spanyol, cacar air, hingga ebola yang kasusnya sampai sekarang masih banyak terjadi di benua Afrika. Ada sejumlah virus yang akhirnya ditemukan obatnya, ada pula yang hingga saat ini masih dicari penawarnya.

Nah, karena pandemi Covid-19 ini termasuk virus baru dan masih terus bermutasi, pada akhirnya kita harus mau belajar dan beradaptasi pada efek perubahan yang terjadi. Kalau kata orang bijak, “ambil hikmahnya aja”. Karena hal tersebut tidak bisa kita kontrol, tetapi kita bisa mengontrol diri sendiri untuk beradaptasi menghadapinya.

“Happiness doesn’t come from doing what we like to do but from liking what we have to do.” – Wilferd Peterson

Meski pandemi Covid-19 punya banyak dampak negatif bagi kehidupan manusia, sebenarnya ada sejumlah dampak positifnya juga lo. Bisa dibilang sisi positif dari adanya virus ini terlihat samar-samar. Secara nggak langsung, kebiasan baru akibat pandemi membuat kehidupan personal hingga karir justru punya dampak yang baik. Nggak sadar ya? Coba deh renungkan arti pandemi bagi kehidupanmu apa saja? Dan coba cek penjelasannya dulu di bawah ini.

Baca Juga: Resolusi 2021 Kamu Gagal? Bikin Resolusi Yang Smart, Yuk! Begini Caranya…

Arti Pandemi Bagi Kehidupan, Apakah Kamu Merasakan 5 Hal Positif Ini Bagi Personal dan Karirmu?


  1.   Bekerja dan belajar lebih efektif dari rumah

Source: Edward Jenner for Pexels

Sejak adanya pandemi Covid-19, sejumlah perusahaan mulai menerapkan pola kerja work from home. Bekerja tak perlu lagi wajib datang ke kantor setiap waktu ternyata dapat meningkatkan efektivitas kerja lo. Bahkan, berdasarkan laporan yang dibuat oleh Owl Labs, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat pada 2021, menyatakan bahwa sekitar 70% orang yang melakukan work from home selama pandemi mengaku lebih minim stress.

Survei yang dilakukan kepada 2.050 pekerja full-time di Amerika Serikat itu juga menunjukkan jika 90% pekerja selama pandemi merasa lebih produktif bekerja dari rumah dibandingkan saat di kantor. Oleh Marina Gorbis, eksekutif direktur Institute for the Future bahkan memprediksi jika pola work from home akan menjadi kebijakan baru di sejumlah perusahaan sekalipun pandemi telah berakhir.

Tanpa perlu repot berkendara untuk sampai ke kantor, bekerja dari rumah justru bisa membuat pikiran kita lebih rileks saat akan memulai pekerjaan. Tak hanya itu, memiliki banyak waktu berada di rumah juga secara nggak langsung mempengaruhi kehidupan personal kita untuk lebih pandai dalam membagi waktu. Akibat adanya pandemi Covid-19, ternyata kita bisa ya bekerja dan belajar efektif dari rumah?


  1.   Memanfaatkan teknologi dengan lebih cepat dan optimal

Dipaksa untuk bekerja jarak jauh karena kebijakan pembatasan sosial, tentunya menuntut kita belajar teknologi baru. Apalagi bagi pekerja kantoran, work from home membuat kita harus mampu mengoperasikan sejumlah alat komunikasi seperti Skype, Zoom, dan Microsoft Teams guna mendukung interaksi. Tak hanya itu, aplikasi manajemen proyek seperti Slack dan Trello juga seringkali dibutuhkan dalam memperlancar pekerjaan.

Nah, karena adanya pandemi Covid-19 kita secara nggak langsung jadi terpaksa untuk menggunakan aplikasi tersebut demi kelancaran pekerjaan. Meski sejumlah aplikasi masih terasa asing digunakan, mau nggak mau ya kita harus belajar. Karena tuntutan itu pula kita bisa belajar lebih cepat dan optimal dalam memanfaatkan teknologi. Biasanya nih, orang kalau nggak kepepet, pasti akan susah untuk memulai sesuatu baru. Oleh karena itu, hadirnya pandemi Covid-19 nyatanya nggak terlalu buruk juga kan?


  1.   Membangun hubungan yang lebih ‘nyata’ dengan orang-orang terkasih disekitar kita

Source: Anna Tarazevich for Pexels

Kita terlalu sibuk menjalani ‘kehidupan’ hingga seringkali tak sadar kehilangan momen-momen nyata dan tulus yang dimiliki bersama orang-orang terkasih. Jadwal super sibuk, berlarian untuk memenuhi kebutuhan hidup, dan terburu-buru menghadiri rapat mendesak, menjadi beberapa faktor yang membuat kita seringkali abai untuk membangun hubungan lebih dekat dengan orang-orang sekitar. Hingga akhirnya pandemi Covid-19 datang, secara tidak langsung berdampak positif pada cara bagaimana kita mengekspresikan dan mempertahankan hubungan.

Hadirnya pandemi ini membuat kehidupan terasa lambat. Saat itu pula, perasaan untuk tetap terhubung dengan orang-orang terkasih meskipun secara virtual jadi semakin sering dilakukan. Kondisi tak menentu, serta penyebaran virus yang terbilang cepat, membuat kita lebih perhatian terhadap orang-orang terdekat. Bahkan, kita akan cenderung menjadi bijak untuk membagi waktu bersama keluarga dan merencanakan pekerjaan dengan lebih baik. Hal tersebut tentunya juga baik lo untuk membantu kamu membangun masa depan, terutama dalam pekerjaan dan hubungan keluarga.


  1.   Meningkatkan kesadaran untuk mencintai alam dan hidup lebih bersih

Tau nggak sih kalau kerusakan alam secara langsung dapat mempengaruhi munculnya penyakit baru? Bahkan, para pemimpin World Wide Fund (WWF), World Health Organization (WHO), dan United Nations (UN) pada 2020 pernah mengatakan jika pandemi seperti Covid-19 merupakan akibat dari kerusakan alam yang dibuat oleh manusia. Oleh karena itu, kampanye pelestarian alam pun semakin kencang digaungkan.

Selain meningkatkan kesadaran untuk mencintai alam, hadirnya pandemi Covid-19 juga membuat banyak orang mulai sadar akan kebersihan. Langkah kebersihan seperti rajin mencuci tangan dan berganti pakaian setiap kali selesai bepergian, menjadi kebiasaan baru yang kini jadi keseharian. Bahkan, saat menggunakan fasilitas umum di tempat kerja, pasti langsung auto pakai hand sanitizer setelahnya. Iya kan? Secara tidak langsung, ternyata pandemi Covid-19 membuat kita memaknai higienitas bukan lagi sebagai suatu kebiasaan baik, tetapi sebuah kemampuan yang kini kita butuhkan untuk bertahan hidup. Arti pandemi yang satu ini sangat bermanfaat, bukan?


  1.  Arti Pandemi bagi Finansialmu: Jangan boros, perbanyak menabung!

Siapa yang bakal menyangka ya jika tahun 2020 bisa mengubah 180 derajat kebiasaan hidup manusia? Bahkan, kondisi pandemi juga membuat sejumlah orang kesusahan secara finansial. Belajar dari perubahan yang terjadi secara tiba-tiba ini, kita jadi makin sadar nggak sih untuk lebih siap dalam finansial?

Barangkali, arti pandemi dalam kehidupanmu salah satunya adalah dalam pengelolaan keuangan. Sebelum pandemi Covid-19, pasti ada diantara kita yang abai untuk menabung. Setiap kali gajian, habis tak bersisa untuk segala kebutuhan atau self-reward yang perlu ditunaikan. Nah, di tengah kondisi yang tidak menentu sekarang, baru deh kita sadar untuk lebih siap finansial. Apalagi bagi pekerja kantoran swasta, bayang-bayang PHK itu nyata, terutama dalam kondisi pandemi saat ini. Hmmm, belum lagi kebijakan perusahaan yang memotong gaji dan jam kerja untuk lebih menghemat budget. Siapa yang mengalami?

Oleh karena itu, penting banget kita mulai menanamkan kesadaran untuk menabung. Nggak ada kata terlambat, kita bisa lo untuk menurunkan ego dan lebih bijak dalam membagi prioritas. Menabung bisa dilakukan dalam bentuk apapun. Bahkan, semenjak pandemi ini banyak orang juga mulai tertarik untuk mulai investasi. Jumlahnya meningkat dari 7.000 investor baru pada 2019, tumbuh menjadi 31.507 investor baru di tahun 2020.

Arti pandemi Covid-19 bagi setiap orang tentunya berbeda-beda. Namun, satu hal yang pasti kita bisa memaknainya dengan rasa syukur. Pasalnya, kehadiran pandemi bukanlah sesuatu yang bisa kita kendalikan, tetapi kita bisa mengendalikan diri kita sendiri untuk menghadapinya. Kita semua berusaha untuk tetap bertahan di tengah pandemi ini. Meski berat, kita harus tetap melihat ke depan dan fokus pada hal baik.

Source:

https://blog.v-hr.com/blog/5-positive-ways-the-workforce-will-change-after-coronavirus

https://surveysparrow.com/blog/positive-impacts-to-look-forward-to-post-covid-19-pandemic/

https://www.apollotechnical.com/working-from-home-productivity-statistics/#:~:text=Several%20studies%20over%20the%20past,and%20are%2047%25%20more%20productive.

Asy Syaffa Nada A.

Syaffa is a Freelance Content Writer at Paradigm, type of an introvert who always excited to learn and adaptable with new things. Besides writing, she loves to making story and drawing doodle at @dudlethings~

Recent Posts

Pelatihan Komunikasi Efektif: Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Hubungan dengan Pelanggan

Sebagai pekerja di suatu perusahaan, kita diharuskan untuk bisa bekerja baik secara individual maupun berkelompok,…

4 minggu ago

Menguasai Seni Penjualan: Membuka Kesuksesan dengan Sales Training Program

‘Penjualan adalah seni!’ Sebagian mengatakannya seperti itu. Memang dimana letak seninya? Kemampuan dasar dari menjual…

2 bulan ago

Mastering the Language of Success: How an English for Business Course Can Enhance Your Career

While attending a conference in downtown Jakarta recently, I had the opportunity to meet and…

2 bulan ago

Dari Baik Menjadi Unggul: Bagaimana Pelatihan Service Excellence Meningkatkan Kinerja Perusahaan

Pelanggan merupakan salah satu aset penting dalam suatu usaha, baik yang bergerak dibidang produksi barang…

2 bulan ago

Tingkatkan Kualitas Pemimpin, Pakuwon Jati Adakan Excellent Leadership Training

Setelah sukses menyelenggarakan Sales Training dalam rangka menghadapi event Expo Pakuwon, training untuk Pakuwon Jati…

6 bulan ago

Persiapan Expo, Pakuwon Jati Gaet PARADIGM adakan Sales Training

Dalam rangka memperkuat kemampuan tim sales, Pakuwon Jati menggaet PARADIGM sebagai vendor pelatihan untuk menyelenggarakan…

6 bulan ago