PARADIGMPARADIGM
  • HOME
  • Blog
    • Paradigm Latest Event
    • Personal Development
    • Professional English
    • Service Excellence
    • Our Programs
    • Character Building
    • Others
  • Programs
  • Prakerja
  • About
  • Contact Us
  • id_IDID
    • en_USEN
Mei 10, 2022 by Runa Aviena

Generalis Vs Spesialis? Pentingnya Memilih Bidang Pekerjaan

Generalis Vs Spesialis? Pentingnya Memilih Bidang Pekerjaan
Mei 10, 2022 by Runa Aviena

“Bingung deh, kata orang aku banyak bisanya sih. Tapi aku sendiri merasa nggak ada bidang pekerjaan yang menonjol banget nih!” Kalau kamu pernah merasa begitu, bisa jadi kamu adalah seorang generalis. Tapi, apa sih generalis itu?

Dalam dunia kerja, sering kali kamu akan dihadapkan pada dua jalur. Menjadi seorang generalis yang tahu banyak hal dan punya banyak kemampuan, atau menjadi spesialis yang fokus di satu area saja. Sebenarnya, setiap orang memiliki kecenderungannya masing-masing.

Memahami apakah kamu seorang generalis atau spesialis akan memberikan banyak manfaat. Khususnya dalam bidang pekerjaan. Nah, untuk membantu kamu mengenal generalis atau spesialis, kami sudah merangkumnya di artikel ini.

Daftar Isi

  • Apa Itu Generalis Dan Spesialis?
  • Dalam Suatu Bidang Pekerjaan, Ini Kelebihan Generalis Dan Spesialis
    • Kelebihan Seorang Generalis
      • 1. Koneksi Lintas Departemen
      • 2. Fleksibilitas Karir
      • 3. Kemampuan Adaptasi
    • Kelebihan Seorang Spesialis
      • 1. Gaji yang Lebih Tinggi
      • 2. Kompetisi yang Lebih Rendah
      • 3. Pengetahuan yang Spesifik
  • Dalam Suatu Bidang Pekerjaan, Ini Kekurangan Generalis Dan Spesialis
    • Kekurangan Seorang Generalis
      • 1. Kelayakan Dalam Pekerjaan
      • 2. Sulit Mendapat Keamanan Pekerjaan
      • 3. Kelelahan dan Burnout
    • Kekurangan Seorang Spesialis
      • 1. Potensi Tergantikan
      • 2. Karir yang Tidak Fleksibel
  • Contoh Bidang Karir Sebagai Generalis Dan Spesialis
    • Bidang Karir Seorang Generalis
      • 1. Pemimpin Perusahaan
      • 2. Dokter Hewan
      • 3. Customer Service
    • Bidang Karir Seorang Spesialis
      • 1. Content Creator
      • 2. Dokter Hewan Spesialis
  • Generalis Vs Spesialis, Mana Yang Lebih Baik?

Apa Itu Generalis Dan Spesialis?

Secara sederhana, generalis adalah orang yang memiliki pengetahuan dan keahlian di banyak topik. Biasanya, seorang generalis memiliki ketertarikan pada berbagai hal dan memiliki banyak hobi. 

Sedangkan seorang spesialis adalah seseorang yang ahli di satu bidang. Seorang spesialis cenderung tertarik pada satu topik spesifik dan mengembangkan keahlian pada bidang tersebut saja. Sehingga, dia dapat memahami topik tersebut secara mendalam.

Dalam Suatu Bidang Pekerjaan, Ini Kelebihan Generalis Dan Spesialis

Banyak orang yang menganggap bahwa generalis lebih baik dari spesialis atau sebaliknya. Sebenarnya, baik generalis atau spesialis memiliki kelebihannya masing-masing. Sebagai gambaran, berikut ini adalah kelebihan yang dimiliki seorang generalis dan spesialis:

Kelebihan Seorang Generalis

Kelebihan Seorang Generalis, Pentingnya Memilih Bidang Pekerjaan
Source: Jason Goodman for Unsplash

1. Koneksi Lintas Departemen

Seorang generalis memiliki banyak pengetahuan mengenai berbagai bidang pekerjaan. Dengan pengetahuan ini, seorang generalis bisa lebih mudah melihat koneksi antar departemen. Sehingga, mencari solusi dari permasalahan yang ada juga jadi lebih mudah.

2. Fleksibilitas Karir

Pemahaman yang luas dan kemampuan yang beragam memberikan keuntungan tersendiri bagi seorang generalis. Dengan pemahaman dan kemampuan yang dimiliki, seorang generalis bisa membantu generalis untuk mengejar karir yang diinginkannya. Selain itu, hal tersebut juga membuat seorang generalis tidak mudah bosan.

Umumnya, seorang generalis juga memiliki kemampuan problem solving dan komunikasi yang baik. Dua keahlian ini sering kali dibutuhkan di berbagai industri. Sehingga, seorang generalis cenderung mudah mendapatkan pekerjaan atau memiliki opsi pekerjaan yang lebih fleksibel.

3. Kemampuan Adaptasi

Keberadaan seorang generalis bisa menguntungkan bagi perusahaan. Apalagi jika generalis tersebut memiliki berbagai keahlian dan pengalaman yang sesuai dengan bidang pekerjaan yang dibutuhkan. Keahlian yang dimiliki seorang generalis membantunya menangani berbagai tugas dengan lebih mudah.

Kelebihan Seorang Spesialis

Kelebihan Seorang Spesialis, Pentingnya Memilih Bidang Pekerjaan
Source: Usman Yousaf for Unsplash

1. Gaji yang Lebih Tinggi

Seorang spesialis biasanya bekerja sesuai dengan pendidikan yang dimiliki. Hal ini membuat seorang spesialis menjadi lebih unggul secara latar belakang dan kualifikasi. Sehingga, gaji yang didapatkan juga cenderung lebih tinggi.

2. Kompetisi yang Lebih Rendah

Seorang spesialis di bidang yang unik dan langka memiliki nilai tambah yang menguntungkan. Semakin unik atau langka bidang pekerjaan yang dikuasai, semakin rendah juga kompetisi yang ada di dalamnya. Sehingga, akan lebih mudah untuk mendapatkan pekerjaan dengan bayaran yang tinggi.

3. Pengetahuan yang Spesifik

 Fokus mempelajari satu hal dalam waktu yang panjang membuat seorang spesialis memahami satu hal secara mendalam. Sehingga, seorang spesialis dapat menemukan dan menyelesaikan masalah dengan lebih tepat. Serta memberikan usulan pengembangan yang lebih tepat sesuai kebutuhan dan tujuan.

Dalam Suatu Bidang Pekerjaan, Ini Kekurangan Generalis Dan Spesialis

Selain memiliki banyak kelebihan, menjadi generalis atau spesialis juga memiliki beberapa kekurangan. Dengan memahami kekurangan tersebut, kamu bisa belajar meminimalisir kekurangan tersebut sesuai dengan tipe dan kebutuhan dalam bidang pekerjaan yang dibutuhkan.

Kekurangan Seorang Generalis

1. Kelayakan Dalam Pekerjaan

Kalau kamu seorang generalis, kamu pasti pernah merasa bingung dan kurang layak. Umumnya, perasaan tersebut muncul karena kamu merasa kalau tidak ada satu bidang pekerjaan yang kamu kuasai dengan baik. Apalagi jika pekerjaan yang kamu geluti bersifat teknikal.

Akan tetapi, kalau kamu melihat dari sisi positifnya, kamu bisa mengatakan kalau kamu memiliki banyak keahlian dan pengetahuan. Dua hal tersebut menjadi keunggulan utama seorang generalis di dunia kerja.

2. Sulit Mendapat Keamanan Pekerjaan

Mengganti seorang generalis dengan generalis lain adalah sesuatu yang sangat mudah dibandingkan dengan mengganti seorang spesialis. Akan tetapi, mencari pekerjaan baru juga bukan hal yang sangat sulit bagi seorang generalis.

3. Kelelahan dan Burnout

Seorang generalis cenderung mudah lelah, baik secara mental maupun fisik. Apalagi jika seorang generalis dituntut untuk melakukan banyak pekerjaan yang membutuhkan keahlian berbeda. Jika kamu seorang generalis, pertimbangkan untuk mencari posisi yang jelas dengan pekerjaan yang konsisten. Hal ini akan meminimalisir kemungkinan burnout.
Baca Juga: Stres Kerja Bikin Burnout? Terapkan 5 Mindfulness Berikut Ini…

Kekurangan Seorang Spesialis

1. Potensi Tergantikan

Meski posisi seorang spesialis cenderung aman, posisi seorang spesialis tetap memiliki resiko dan bisa tergantikan. Salah satunya adalah tergantikan oleh teknologi. Jika hal ini terjadi, kemungkinan besar seorang spesialis perlu mencari jalur karir dan bidang pekerjaan yang baru.

Akan tetapi, seorang spesialis tetap bisa menghindari atau meminimalisir kemungkinan tergantikan. Misalnya dengan mengasah kemampuan di bidang pengembangan dan pembuatan teknologi baru. Posisi ini cenderung lebih minim risiko tergantikan.

2. Karir yang Tidak Fleksibel

Kalau kamu seorang spesialis, kamu pasti menyadari kalau pengetahuan dan keahlian yang kamu punya sangat spesifik. Seringkali, hal ini membuat kamu cukup kesulitan mencari pekerjaan. Akan tetapi, begitu kamu menemukan bidang pekerjaan yang cocok, kamu cenderung bertahan selama bertahun-tahun atau bahkan sepanjang usia kerjamu.

Contoh Bidang Karir Sebagai Generalis Dan Spesialis

Setelah mengetahui definisi, kelebihan, dan kekurangan generalis dan spesialis, akan lebih mudah bagimu untuk mengetahui apakah kamu termasuk generalis atau spesialis. Selanjutnya, bagaimana mencari bidang pekerjaan yang sesuai dengan profil kamu?

Baik generalis atau spesialis cenderung memiliki bidang karir yang berbeda. Menemukan bidang karir yang tepat membantumu untuk berkembang dengan lebih baik di dunia kerja. Berikut ini adalah beberapa contoh bidang karir yang bisa kamu jadikan gambaran atau pertimbangan dalam mencari kerja:

Bidang Karir Seorang Generalis

1. Pemimpin Perusahaan

Karena memiliki banyak keahlian dan pengetahuan dan keahlian, seorang generalis bisa menjalankan posisi pemimpin dengan lebih baik. Keahlian dan pengetahuan yang dimilikinya bisa bermanfaat untuk memahami pekerjaan setiap departemen yang berjalan dalam perusahaan.

2. Dokter Hewan

Seorang dokter hewan biasanya diminta untuk menangani hewan dari berbagai spesies. Sebagai seorang generalis, kamu bisa menerapkan kemampuan dan pengetahuanmu akan berbagai spesies hewan dengan baik.

3. Customer Service

Seorang generalis yang memiliki kemampuan komunikasi bisa berkembang baik di berbagai bidang pekerjaan. Apalagi jika kemampuan komunikasi yang dimiliki mencakup kemampuan secara verbal dan tertulis. Pekerjaan sebagai customer service bisa jadi pilihan yang baik.

Bidang Karir Seorang Spesialis

1. Content Creator

Sebenarnya, baik generalis ataupun spesialis dapat menjadi content creator. Hanya saja, cara bekerja dan ruang lingkup pekerjaan yang digeluti bisa sangat berbeda. Seorang generalis bisa menjadi mempelajari keahlian SEO, copywriting, dan sosial media dari berbagai industri. 

Sementara seorang spesialis cenderung berpusat pada detail spesifik atau industri tertentu. Sebagai contoh, seorang spesialis bisa menjadi konten kreator yang fokus pada teknologi. Sehingga, konten yang dibuatnya akan membahas seputar teknologi, hardware, sistem, dan hal lain yang berkaitan.

2. Dokter Hewan Spesialis

Seorang spesialis juga bisa menjadi dokter hewan. Namun, akan lebih baik jika mengambil spesialisasi. Misalnya spesialis hewan laut. Dengan menjadi spesialis, spesies yang ditangani akan lebih fokus dan pengetahuan yang dimiliki juga menjadi lebih dalam. Bahkan mencakup diet dan latihan yang dibutuhkan oleh hewan laut seperti lumba-lumba.

Secara umum, seorang generalis akan berkembang baik pada bidang pekerjaan yang membutuhkan banyak pengetahuan dan keahlian. Sementara seorang spesialis akan lebih baik bekerja di bidang yang membutuhkan fokus dan pengetahuan mendalam mengenai suatu hal.

Generalis Vs Spesialis, Mana Yang Lebih Baik?

Generalis Vs Spesialis, Mana Yang Lebih Baik, Pentingnya memilih bidang pekerjaan
Source: Ian Schneider for Unsplash

Lalu, apakah generalis lebih baik dari spesialis atau sebaliknya?

Ada kutipan menarik untuk menjawab hal ini:

“We just need more dots to connect. You should develop broad personal interests in a variety of subjects. What you present to the world should be narrow and show deep focus. In other words, generalize internally, and specialize externally.”

― Chris Do, Pocket Full of Do

Baik generalis maupun spesialis memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kalau kamu seorang generalis, tidak ada salahnya memilih satu bidang pekerjaan yang akan kamu kuasai lebih dalam dari bidang lainnya. Sedangkan kalau kamu seorang spesialis, tidak ada salahnya mempelajari keahlian lain yang mendukung keahlian utama yang kamu punya.

Source

Generalist vs. Specialist: Which Is Better? (indeed.com) 

The Ultimate Career Choice: Generalist vs. Specialist (cleverism.com) 

What are the Differences and Advantages between a Specialist and a Generalist?  (innovationmanagement.se)

Previous article5 Ilmu Komunikasi Efektif Bagi Manager, Bikin Tim Makin SolidIlmu komunikasi efektif bagi manager agar tim makin solidNext article Memperingati Hari Pancasila Tanggal 1 Juni, Apa Saja Nilai-Nilai Pancasila dalam Bekerja?Memperingati Hari Pancasila Tanggal 1 Juni, Nilai-Nilai Pancasila dalam Bekerja
Runa Aviena
Runa is a Freelance Content Writer at Paradigm. Also, Runa is a housewife with bipolar disorder. She loves to write and see the world from different perspective. Tell her your story, she won't judge you!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MOST POPULAR

  • Pelatihan Komunikasi Efektif 'Passion with Action & Effective Communication'
    Pelatihan Komunikasi Efektif: Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Hubungan dengan PelangganMaret 31, 2024
  • Menguasai Seni Penjualan: Membuka Kesuksesan dengan Sales Training ProgramFebruari 29, 2024
  • Mastering the Language of Success: How an English for Business Course Can Enhance Your Career
    Mastering the Language of Success: How an English for Business Course Can Enhance Your CareerFebruari 29, 2024
  • Dari Baik Menjadi Unggul: Bagaimana Pelatihan Service Excellence Meningkatkan Kinerja Perusahaan
    Dari Baik Menjadi Unggul: Bagaimana Pelatihan Service Excellence Meningkatkan Kinerja PerusahaanFebruari 28, 2024
  • Excellent Leadership Training Pakuwon Jati bersama PARADIGM
    Tingkatkan Kualitas Pemimpin, Pakuwon Jati Adakan Excellent Leadership TrainingOktober 31, 2023
logo paradigm white

PARADIGM endeavors to treat each customer with respect and kindness, to grow through innovation, invention, and creativity and to incorporate honesty and integrity in all aspects of business.

recent post

Pelatihan Komunikasi Efektif: Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Hubungan dengan PelangganMaret 31, 2024
Menguasai Seni Penjualan: Membuka Kesuksesan dengan Sales Training ProgramFebruari 29, 2024
Mastering the Language of Success: How an English for Business Course Can Enhance Your CareerFebruari 29, 2024
Dari Baik Menjadi Unggul: Bagaimana Pelatihan Service Excellence Meningkatkan Kinerja PerusahaanFebruari 28, 2024

CONTACT INFORMATION

OPERATIONAL OFFICE
Gedung Permata Cikini
lt. 3, Jl. Pegangsaan Timur No 7 Kel. Pegangsaan Kec. Menteng Jakarta Pusat 10320

CORRESPONDING OFFICE
Penthouse Plaza Marein
lt. 23, Jakarta Selatan, Indonesia
business@paradigm.co.idwww.paradigm.co.id
Monday - Friday 9.00 AM - 6.00 PM (WIB)
PT. Paradigma Lintas Semesta ©2023