Character Building

Stres Kerja Bikin Burnout? Terapkan 5 Mindfulness Ini!

Learner, tidak terasa ya kita sudah di penghujung akhir tahun 2021. Bagi kamu yang sudah bekerja, bagaimana nih ritme pekerjaan di akhir tahun? Pasti kamu paham dong kalau bekerja itu tidak selalu menyenangkan. Banyaknya tugas kadang memaksa kamu untuk multitasking, katanya sih biar pekerjaan cepat selesai. Tapi kadang-kadang malah bikin kamu jadi susah fokus, belum lagi stres kerja bikin kamu sampai burnout. Hmm…

Apalagi nih, kalau pikiran lagi terbagi sama masalah personal, makin susah tuh buat fokus kerja. Nah, kalau kamu sering mengalaminya, sepertinya kamu perlu menerapkan mindfulness, nih!

Yap, belakangan ini, konsep mindfulness menjadi topik yang ramai dibicarakan. Secara bahasa, mindfulness berarti kesadaran penuh. Maksudnya, kita sadar penuh tentang apa yang sedang kita lakukan dan sedang terjadi saat ini. Saat bekerja ya kita fokus, pikirannya tidak mengembara kemana-mana.

Banyak pekerja yang mencari tahu bagaimana melatih mindfulness demi kesehatan mental dirinya sendiri, kamu sebagai pekerja juga perlu belajar biar nggak mudah mengalami burnout. Bahkan banyak perusahaan yang mulai berupaya memasukkan konsep ini dalam budaya kerja. Memang apa sih pentingnya mindfulness?

Stres Kerja Jangan Disepelekan, Ini 3 Manfaat Melatih Mindfulness

  1. Mengurangi Stres dan Rasa Cemas

    Sadar penuh dengan apa yang sedang kita dilakukan dan sedang terjadi saat ini membantu meredakan stres dan kecemasan. Entah stres karena pekerjaan maupun kehidupan personal karena keduanya hampir selalu berjalan beriringan. Mindfulness juga membuat keduanya seimbang, saat di kantor ya kita fokus kerja, saat di rumahnya kita fokus dengan pribadi dan keluarga.

  2. Mengurangi konflik dengan rekan kerja

    Source: Yan Krukov for Pexels

    Stres dan kecemasan yang kita rasakan di tempat kerja bisa membuat hubungan dengan rekan kerja menjadi kurang baik. Bagaimana tidak, stres membuat pikiran jadi tidak jernih. Rekan kerja bertanya baik-baik eh respon kita malah marah-marah karena sedang stres dengan tugas yang dikerjakan. Begitu juga kalau kita melihat rekan kerja yang emosinya sedang tidak stabil, mindfulness membantu kita tidak mudah terpancing dan mengkritik mereka. Mindfulness membuat kita bisa memahami diri sendiri dan orang lain.

  3. Meningkatkan kreativitas dan produktivitas

    Stres dan kecemasan yang berlebihan bisa membuat fisik kita gampang drop. Kondisi fisik yang tidak sehat dapat membuat produktivitas menurun. Kalau bisa mengendalikan stres dan kecemasan tersebut, kita bisa jauh lebih produktif. Juga bisa lebih kreatif karena kesadaran penuh pada present moment bisa membantu kita  berpikir lebih jernih dan menangkap dan mengekspresikan ide-ide dalam pikiran. Jadi, apa saja teknik mindfulness dalam bekerja yang bisa kita latih?

Baca Juga: 5 Sikap Optimisme Paling Mendasar, Demi Karir Cemerlang

5 Cara Melatih Mindfulness agar Stres Kerja Nggak Bikin Burnout

  1. Hadir dengan Sadar

    Hadir dengan sadar di tempat kerja, maksudnya adalah kita menaruh perhatian secara penuh pada aktivitas yang sedang kita lakukan. Saat melakukan sesuatu, kita juga mengelola emosional kita. Misalnya saat kita menulis laporan di kantor, perhatian kita harus sepenuhnya ke laporan tersebut.

    Kalau tiba-tiba pikiran kita mengembara kemana-mana misalnya ke kejadian semalam di rumah yang bikin sedih, akui dulu kalau kita memang memikirkannya, jangan denial. Tarik napas dan pejamkan mata sebentar lalu kembalikan perhatian kita ke aktivitas menulis laporan tadi.

    Sebelum memulai aktivitas, buatlah keputusan yang jelas, apa yang mau kamu lakukan lebih dulu? Ambil jeda sebelum melakukan sesuatu atau kalau mau berpindah ke aktivitas lainnya. Dalam posisi duduk atau berdiri, diamlah sejenak, perbarui niat untuk aktivitas yang mau dilakukan, kalau perlu berdoalah.

  2. Hindari Multitasking

    Katanya, sih, multitasking adalah skill yang membantu kita menyelesaikan banyak hal dengan cepat dan lebih produktif. Tapi pada kenyataanya, multitasking malah membuat kita mudah stres. Penelitian Zheng Wang di Ohio University, mengungkap bahwa siswanya yang merasa lebih produktif ketika multitasking, pada kenyataannya mereka justru tidak produktif.

    Untuk menghindarinya, kerjakan hanya satu tugas dalam satu waktu. Jadilah Single-Tasker bukan Multi-Tasker! Caranya, buatlah jurnal waktu tentang apa yang mau kamu selesaikan satu-persatu, buatlah skala prioritas mana yang harus diselesaikan lebih dulu, mana yang bisa ditunda, mana yang mendesak dan mana yang tidak.

  3. Perlambat Reaksi

    Kadang-kadang, handphone dan media sosial menjadi gangguan terbesar dalam pekerjaan. Sedang menyelesaikan laporan eh handphone bunyi karena ada notifikasi dari instagram. Belum lagi kalau ada email masuk setiap beberapa jam sekali. Sebentar-sebentar jadi cek handphone. Wah, pikiran bisa buyar, tuh! Tugas jadi tidak selesai-selesai. Sering tidak kamu begitu?

    Untuk itu, ada beberapa hal sederhana yang bisa kamu lakukan. Pertama, matikan notifikasi dari media sosial. Kedua, tentukan waktu khusus untuk membuka dan merespon email yang masuk. Ketiga, kalau sedang fokus mengerjakan satu tugas dan tiba-tiba handphone kamu berbunyi, perlambat reaksi, daripada langsung bergegas mengecek handphone, perhatikan sekeliling dan biarkan dulu selama bunyinya tidak mengganggu orang lain disekitar. Cek handphone saat kamu nanti sedang luang. Selesaikan dulu tugas kamu ya!

  4. Terima Apa yang Diluar Kendali

    Mindfulness di tempat kerja salah satunya dengan cara melatih ‘penerimaan’. Bahwa dalam kehidupan, ada hal-hal yang dalam kendali kita dimana kita bisa mengubahnya dan ada hal-hal diluar kendali yang tidak bisa kita ubah. Misalnya nih, kita bisa mengendalikan ucapan dan cara kita merespon rekan kerja. Tapi kita tidak bisa mengendalikan ucapan rekan kerja dan cara mereka merespon kita. Untuk iu, terimalah apa yang ada diluar kendali.

    Contoh lainnya, cuaca adalah salah satu yang tidak bisa kita kendalikan. Sudah siap-siap pergi ke kantor eh hujan. Apa yang kamu lakukan? Marah-marah mengutuk hujan? Seharusnya, kamu mencari solusi misalnya menggunakan payung atau memakai jas hujan agar tetap bisa pergi ke kantor. Lakukan apa yang bisa kamu kendalikan.

  5. Miliki Growth-Mindset

    Memiliki growth-mindset artinya kita mengadopsi pola pikir berkembang. Misalnya nih, kamu menerima kritikan dari atasan kalau tugas yang kamu lakukan belum benar. Alih-alih merasa kecewa dan menganggap diri kita memang tidak berbakat, pola pikir berkembang kita justru melihatnya sebagai tantangan, bagaimana caranya agar kinerja kita kedepannya menjadi lebih baik? Skill apa yang harus kita pelajari?

    Growth-mindset membuat kita tidak keberatan mengambil tanggung jawab baru dalam pekerjaan. Growth-mindset membuat kita tidak mudah stres karena setiap tantangan yang dihadapi adalah sesuatu yang positif, bukan beban.

    Jadi, dari kelima mindfulness tersebut, mana nih yang sudah kamu terapkan dalam kegiatan bekerja sehari-hari?

SOURCE :

https://www.universalclass.com/articles/business/the-basics-of-mindfulness-in-the-workplace.htm

https://www.mindful.org/10-ways-mindful-work/

PARADIGM

People & Professional Development Company.

Recent Posts

Pelatihan Komunikasi Efektif: Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Hubungan dengan Pelanggan

Sebagai pekerja di suatu perusahaan, kita diharuskan untuk bisa bekerja baik secara individual maupun berkelompok,…

4 minggu ago

Menguasai Seni Penjualan: Membuka Kesuksesan dengan Sales Training Program

‘Penjualan adalah seni!’ Sebagian mengatakannya seperti itu. Memang dimana letak seninya? Kemampuan dasar dari menjual…

2 bulan ago

Mastering the Language of Success: How an English for Business Course Can Enhance Your Career

While attending a conference in downtown Jakarta recently, I had the opportunity to meet and…

2 bulan ago

Dari Baik Menjadi Unggul: Bagaimana Pelatihan Service Excellence Meningkatkan Kinerja Perusahaan

Pelanggan merupakan salah satu aset penting dalam suatu usaha, baik yang bergerak dibidang produksi barang…

2 bulan ago

Tingkatkan Kualitas Pemimpin, Pakuwon Jati Adakan Excellent Leadership Training

Setelah sukses menyelenggarakan Sales Training dalam rangka menghadapi event Expo Pakuwon, training untuk Pakuwon Jati…

6 bulan ago

Persiapan Expo, Pakuwon Jati Gaet PARADIGM adakan Sales Training

Dalam rangka memperkuat kemampuan tim sales, Pakuwon Jati menggaet PARADIGM sebagai vendor pelatihan untuk menyelenggarakan…

6 bulan ago