Bagi pelaku bisnis Food and Beverage (F&B) salah satunya restoran, menyajikan kualitas produk makanan dan minuman memang sangat penting untuk kelangsungan bisnis, baik dari segi cita rasa maupun hal lain seperti bahan baku dan prosesnya. Namun tahukah anda bahwa untuk memenangkan hati para pelanggan anda saat ini, bukan lagi hanya tentang makanan dan minuman itu sendiri namun juga tentang pelayanan restoran anda seperti apa.
Ada 2 faktor utama yang perlu menjadi pertimbangan anda agar bisa memberikan pengalaman pelanggan yang luar biasa kepada mereka, pertama dari segi restoran itu sendiri, ada 5 pertimbangan penting. Kedua dari segi harapan pelanggan, juga ada 5 hal yang menjadi pertimbangan. Mari kita bahas keduanya.
Ya, saat ini kemampuan untuk memberikan pengalaman tersebut menjadi lebih penting dari sebelumnya. Seperti yang telah dibahas pada artikel sebelumnya, banyak restoran dengan makanan dan minuman enak, suasana yang menyenangkan, instagramable namun sedikit pelayanan restoran yang bisa memuaskan pelanggan. Kira-kira hal apa saja ya yang harus anda pertimbangkan sebagai pelaku bisnis restoran?
Daftar Isi
5 Pertimbangan Pelanggan Dari Segi Restoran
-
Quality
Yap, tentu saja kualitas menjadi hal pertama yang perlu diperhatikan dalam bisnis restoran. Restoran yang baik menetapkan standar yang tinggi dalam kualitas makanan dan minumannya, anda perlu memastikan kalau para pelanggan menerima kualitas yang sama setiap kali mereka membeli produk anda. Tentu kualitas yang meningkat jauh lebih baik, namun setidaknya sama, bukan semakin menurun.
Menyajikan produk yang berkualitas dapat membuat restoran anda punya reputasi yang baik, meningkatkan loyalitas pelanggan dan mendorong mereka untuk melakukan kunjungan secara berulang kali. Bahan-bahan berkualitas tinggi yang dimasak oleh juru masak yang berpengalaman perlu menjadi pertimbangan anda agar bisa menyajikan kualitas yang baik secara konsisten. -
Value
Restoran anda harus punya nilai! Nilai menentukan bagaimana setiap tindakan yang dilakukan pada bisnis restoran anda dapat berdampak positif pada staf, pelanggan dan komunitas/masyarakat. Nilai berfungsi sebagai ‘kompas’ yang akan memandu segala keputusan bisnis termasuk perekrutan karyawan, penetapan menu, pemasaran dan gaya manajemen. Menetapkan nilai memang tidak mudah.
Bagaimana sih contoh value? Contohnya Paradigm nih, sebagai Training and Coaching Provider, kami berpegang pada 3 core value: education, respect dan commitment! Anda juga bisa belajar dari restoran-restoran besar, coba cari tahu value mereka ya dan tentukan value restoran anda sendiri. -
Sanitary
Terlepas dari seberapa lezatnya makanan atau pelayanan yang ramah, pelanggan tidak akan mau kembali ke restoran anda lagi apabila restoran anda tidak bersih dan memiliki tingkat sanitasi yang buruk. Beberapa restoran di New York bahkan telah menerapkan pemeriksaan standar sanitasi dimana penilaiannya dalam bentuk huruf. Bahkan departemen kesehatan disana secara otomatis akan menutup restoran dengan nilai kebersihan C kebawah. Hal itu dilakukan bukan hanya untuk pelanggan namun juga untuk staf. Sanitasi mencakup kualitas perlengkapan kebersihan. Sebisa mungkin, pilihlah vendor peralatan restoran yang membantu menjaga kebersihan dan sanitasi tingkat tinggi.
-
Location
Memilih lokasi restoran menjadi salah satu hal yang juga penting untuk anda agar bisnis dapat berkembang pesat. Namun sebetulnya tergantung dari tujuan anda. Seorang konsultan yang diawancara oleh entrepreneur.com mengakui bahwa ia menyarankan klien-klien terkenalnya seperti Subway dan Arby’s untuk mendirikan bisnis mereka di dekat pesaing terbesar.
Alasan logisnya, pesaing telah bekerja keras untuk membangun basis pelanggan di lokasi tersebut, lokasi yang telah dikenal banyak pelanggan pesaing dapat dimanfaatkan untuk menghemat biaya pemasaran dan periklanan. Agar menarik perhatian pelanggan pesaing, biasanya diadakan penawaran berupa kupon atau sampel gratis.
Hal terpenting dari lokasi adalah pertimbangkan lokasi yang mudah dijangkau oleh transportasi. Bayangkan apabila restoran anda berada di daerah yang tidak bisa dilalui oleh transportasi umum dan berada di gang-gang sempit, apalagi jika tidak mana. Kemudahan dalam menjangkau dan keamanan menjadi faktor penting dalam memilih lokasi. -
Staff
Tidak bisa dipungkiri bahwa memiliki staf terbaik sangat penting dalam pelayanan restoran. Bagaimanapun, merekalah yang akan bertanggung jawab untuk memastikan kepuasan pelanggan dalam bersantap di restoran anda, sejak awal datang hingga keluar, bahkan staf yang bertanggung jawab melayani telekomunikasi pelanggan juga harus bisa memberikan yang terbaik. Artinya, staf yang dimaksud bukan hanya server dan pramusaji namun mulai dari pencuci piring, satpam, hingga koki dan kepala koki.
Staf restoran anda punya peranan besar dalam memastikan customer journey berjalan dengan semestinya. Ibaratnya, staf anda perlu memberikan service yang excellence yang mengubah pelanggan yang lapar menjadi pelanggan yang bahagia. Dengan begitu, loyalitas pelanggan restoran anda akan meningkat.
Baca Juga : Komunikasi Adalah Kunci Service Excellence, Pahami 5 Fakto Ini
5 Pertimbangan Pelanggan Dari Segi Harapan Mereka Pada Pelayanan Restoran
-
Engage Me
Pelanggan sangat ingin untuk dilibatkan. Pelanggan ingin agar seluruh staf restoran bisa bersikap ramah, juga otentik dalam artian tulus dan tidak dibuat-buat.
-
Empower Me
Pelanggan berekspektasi agar bisa tetap berdaya sebagai tamu. Mereka ingin diperlakukan sesuai dengan kebutuhan. Karena itu dalam pelayanan restoran, apabila pelanggan punya kebutuhan spesifik, mereka ingin kebutuhannya diupayakan dan tidak ditolak, juga ingin ditanggapi ketika punya feedback untuk restoran
-
Hear Me
Pelanggan ingin didengar. Mereka ingin adanya mereka disadari oleh staf, dimulai dari adanya perlakuan positif ketika mereka baru memasuki area restoran.
-
Delight Me
Sebelum memasuki restoran, tentunya mereka memiliki ekspektasi masing-masing. Mereka ingin mendapatkan momen terbaik sebagai pelanggan.
-
Know Me
Sebagai pelanggan, mereka juga ingin dikenal, apalagi jika mereka bukan pertama kalinya ke restoran anda. Mereka ingin diingat dan diperlakukan secara personal. Sesederhana diingat oleh pramusaji termasuk kebutuhan spesifik mereka.
Ternyata membuat pelanggan kita merasa kenyang dengan sajian makanan saja tidak cukup ya? Sekarang tantangannya adalah bagaimana cara anda membuat pelanggan merasa dilibatkan, diberdayakan, didengar, disadari dan dikenal.
Referensi
Serving up a great restaurant customer experience strategy | Deloitte US




